Industrial Manufacturing
Elektrifikasi untuk Ekosistem Industri & Pabrik
Membangun infrastruktur energi dan mobilitas (Electric Fleet & Forklift) yang terintegrasi langsung dengan operasional pabrik Anda.
Tantangannya Bukan “Beli Charger Apa?”
Fasilitas manufaktur sangat kompleks. Ada mesin produksi, Chiller, HVAC, armada pengiriman (EV Fleet), dan Forklift Listrik di gudang. Ketika EV ditambahkan, pertanyaannya adalah: “Apakah Trafo & Panel existing kita mampu menanggung beban charging ini bersamaan dengan beban produksi?”
Tantangan Elektrifikasi Manufaktur
Kapasitas Grid Terbatas
Banyak pabrik beroperasi mendekati limit kapasitas Trafo/Panel. Menambah DC Fast Charger tanpa analisis Load Study dapat menyebabkan Peak Demand yang menjebol sistem.
Bentrokan Jadwal (Shift)
Sore hari (17.00), beban mesin pabrik mungkin masih tinggi, namun bersamaan dengan kembalinya armada pengiriman yang butuh charging serentak. Butuh Smart Charging Strategy.
Kesiapan Electric Forklift
Forklift adalah urat nadi Material Flow gudang. Jika jadwal charging dan infrastruktur kabel tidak tepat, ketersediaan baterai (Battery Availability) menjadi bottleneck produksi.
Dari Factory Electrification menuju Energy & Mobility Hub
Kami tidak hanya memasang Charger. PartnerEV mengintegrasikan infrastruktur kelistrikan yang mengamankan proses produksi (Matahari, Baterai, Grid) dengan mobilitas operasional (Armada & Forklift).
Engineering Approach PartnerEV
01. Fleet & Mobility Assessment
Menganalisis jenis armada, daily mileage, rute, payload, waktu parkir (dwell time), dan kebutuhan Forklift untuk menentukan jenis charger yang tepat (AC / DC / Dedicated).
02. Electrical Load Study (Kritis!)
Evaluasi Trafo eksisting, kapasitas Main LV Panel, dan proteksi. Kami membandingkan profil beban pabrik saat ini vs tambahan EV Charging untuk memastikan kapasitas mencukupi.
03. Load Management Strategy
Jika kapasitas terbatas, kami menerapkan EMS (Energy Management System). Contoh: Saat mesin pabrik load-nya tinggi, daya Charger akan diturunkan otomatis (Dynamic Load Management).
04. BESS & Solar Integration (Opsional)
Jika diperlukan untuk mengatasi kekurangan daya atau pemotongan tagihan Peak Demand, kami memadukan Rooftop Solar dan BESS (Battery Energy Storage System).
05. TCO & Roadmap Implementation
Dari CAPEX instalasi, OPEX tarif listrik, hingga penghematan vs BBM. Implementasi dilakukan bertahap (Phase 1: Pilot Fleet → Phase 2: Scale-up).
Industrial Use Cases Terintegrasi
Solar + Electric Forklift Warehouse
Area atap pabrik (Rooftop) dipasangi Solar PV. Pada siang hari, energi surya menyuplai beban gedung dan men-charge Forklift. BESS opsional bisa dipakai untuk menyimpan daya berlebih demi shift malam.
Factory Fleet BESS Peak Shaving
Armada distribusi logistik butuh DC Fast Charging serentak sore hari (Peak Hour pabrik). BESS (Baterai) mengeluarkan energi cadangannya ke Charger agar beban grid PLN tidak melonjak (Peak Shaving).
Arsitektur Kelistrikan Manufaktur (Conceptual)
Arsitektur aktual akan disesuaikan dengan protokol komunikasi pabrik, kapasitas panel, dan desain tim Engineering.
Support Engineering Pabrik
Punya kontraktor/tim MEP sendiri? Tidak masalah. PartnerEV bisa menjadi Konsultan Teknis khusus elektrifikasi EV Anda.
- Ada Kontraktor → Kami bantu Technical Design & Commissioning.
- Ada Desain → Kami bantu Review, Supply Charger & Testing.
- Mulai dari Nol → Kami garap EPC End-to-End.
QR Maintenance System
Fasilitas logistik tidak mentolerir Downtime. Dengan platform AIOTKU, setiap Charger & Forklift memiliki QR Code.
Workflow: Alarm Menyala di Dashboard → Teknisi Scan QR → Cek History Kerusakan → Lakukan Corrective Maintenance → Selesai dengan laporan digital.
Electrify Your Factory. Power Your Mobility.
Jangan mulai dengan membeli Charger. Mulailah dengan menanyakan kapasitas Trafo dan jadwal operasi logistik Anda. Diskusikan rencana elektrifikasi armada & material handling fasilitas Anda bersama tim ahli kami.
Assess. Engineer. Electrify. Monitor. Maintain. Optimize.