Home / Industries

Data Centers

BESS · critical power

Data Centers & Critical Facilities

EV Infrastructure Tanpa Mengganggu Critical Power

EV Charging untuk Data Center adalah bagian dari Electrical Engineering yang serius. Kami merancang arsitektur mobilitas yang melindungi uptime Anda.

Karakteristik Fasilitas Kritis

High Availability

Critical Power

Redundancy

24/7 Operation

Tantangan Beban Baru (Electrical Load)

Di fasilitas Data Center, penambahan EV Charger bukan sekadar menambah colokan listrik. EV Charger berdaya tinggi (terutama DC Fast Charger) dapat menyumbang beban kejut (inrush/surge load) yang harus diperhitungkan dengan sangat hati-hati terhadap ekosistem eksisting:

Transformer
LV Switchgear
UPS Architecture
Generator
Critical Load
Cooling (HVAC)
Power Capacity

Solusi Infrastruktur Cerdas PartnerEV

Metodologi *engineering* berlapis untuk memitigasi risiko *downtime*.

Electrical
Assessment
Load
Study
Charging
Strategy
Electrical
Protection
Load
Management
EV
Charger

Smart Charging Control

Daya charging wajib dibatasi secara dinamis agar tidak menyentuh threshold kritis fasilitas. Sistem kami mengatur charging berdasarkan:

  • Available Capacity: Sisa daya aman dari Trafo.
  • Site Load: Menurunkan daya charger saat beban Cooling (Chiller) memuncak.
  • Charging Priority: Memprioritaskan armada operasional kritis (jika ada).
  • Time / Schedule: Pengisian lambat di jam operasional tinggi.

Integrasi BESS

BESS (Battery Energy Storage System) dikaji khusus bukan sebagai pengganti UPS Data Center, melainkan untuk mendukung EV Charging power management:

  • Peak Management: Mencegah tarikan listrik mendadak ke grid (Peak Shaving).
  • Charging Support: Buffer daya untuk kebutuhan Fast Charging.
  • Energy Optimization: Efisiensi biaya demand charge bulanan.
  • Renewable Integration: Menampung daya dari panel surya di siang hari.

Data Center Architecture Constraint

Perancangan BESS dan Load Management untuk EV Charging harus diisolasi atau dikoordinasikan secara presisi dengan Critical Power Architecture (seperti arsitektur Tier III/Tier IV) agar tidak memicu gangguan *harmonic* atau berebut *backup* dengan Generator dan UPS ruang server.

AIOTKU: Layisan Visibilitas Energi Menyeluruh

Tim Fasilitas (Facility Management) Data Center tidak boleh buta terhadap aliran daya. Platform AIOTKU memantau secara real-time interaksi antara beban operasional dan beban EV:

Grid Load

Pemantauan batas kapasitas masuk PLN.

Building (IT/Cooling)

Beban total gedung dan ruang server.

EV Charger

Status koneksi dan daya charging.

BESS Status

Level baterai penyangga (SOC) & daya pelepasan.

Solar PV

Produksi energi terbarukan aktual.

Electrical Assets

Kesehatan dan suhu aset kelistrikan pendukung.

“EV charging should be integrated into the critical facility power strategy, not treated as an isolated load.”

(Pengisian daya EV harus diintegrasikan secara utuh ke dalam strategi kelistrikan fasilitas kritis, bukan diperlakukan sebagai beban yang berdiri sendiri.)

Amankan Ekosistem Critical Power Anda

Transisi mobilitas elektrik di Data Center membutuhkan kepastian teknis yang presisi. Diskusikan Load Study dan topologi arsitektur EV Charging fasilitas Anda bersama tim ahli PartnerEV.

PartnerEV – Critical Facility Electrification

Discuss this with our engineering team

Site assessment, technical specifications, and a phased plan — at no cost.