Home / Products

Smart AC Charger

Wall-mounted or pedestal AC charging from 7 kW to 22 kW, OCPP-ready with RFID and app access.

Smart AC Charger

Apa Itu AC Home Charging?

AC Home Charging adalah sistem pengisian kendaraan listrik menggunakan sumber listrik AC dari instalasi rumah. Solusi ini cocok untuk kendaraan yang parkir cukup lama, terutama pada malam hari.

Berbeda dengan DC Fast Charging yang dirancang untuk pengisian cepat berdaya tinggi, AC Home Charger lebih praktis untuk penggunaan harian di rumah, apartemen, villa, private residence, dan home office.

Kenapa Memasang Home Charger?

Charging Saat Anda Tidur

Tidak perlu mencari charging station setiap hari. Kendaraan dapat mengisi daya saat malam dan siap digunakan pagi hari.

Lebih Praktis untuk Harian

Cocok untuk daily commuting, kendaraan keluarga, corporate car, private residence, apartment, villa, dan weekend vehicle.

Lebih Terkontrol

Dengan charger yang mendukung smart charging, pengguna dapat melihat status charging, jadwal, konsumsi energi, dan riwayat penggunaan.

Pilihan AC Home Charger 7 kW, 11 kW, dan 22 kW

PartnerEV menyediakan solusi AC Home Charger dengan beberapa pilihan kapasitas. Pemilihan charger sebaiknya disesuaikan dengan kendaraan, kapasitas listrik rumah, dan pola penggunaan Anda.

AC Charger 7 kW

Pilihan umum untuk rumah tinggal dan overnight charging. Cocok untuk daily commuter, private garage, dan kendaraan yang parkir semalaman.

AC Charger 11 kW

Cocok untuk rumah dengan kapasitas listrik memadai dan instalasi 3-phase, terutama jika membutuhkan charging lebih cepat.

AC Charger 22 kW

Untuk rumah, villa, private compound, corporate residence, atau small commercial property dengan kapasitas listrik besar.

Catatan penting:

Menggunakan charger 22 kW tidak berarti kendaraan pasti menerima daya 22 kW. Kecepatan charging aktual dipengaruhi oleh kemampuan on-board charger kendaraan, kapasitas listrik, kondisi baterai, dan konfigurasi instalasi.

7 kW, 11 kW, atau 22 kW?

Kapasitas Cocok Untuk Pertimbangan
7 kW Rumah tinggal dan daily EV Praktis untuk overnight charging.
11 kW Rumah dengan sistem 3-phase Charging lebih cepat, perlu dukungan instalasi listrik.
22 kW Rumah atau properti dengan daya besar Membutuhkan kapasitas listrik yang memadai dan kendaraan yang mendukung.

Apakah Listrik Rumah Saya Cukup?

Kapasitas listrik rumah tidak boleh dihitung hanya dari kapasitas charger. Beban lain seperti AC, water heater, pompa air, kompor induksi, kulkas, lighting, dan peralatan rumah tangga juga harus diperhitungkan.

Existing Load

Beban listrik rumah yang sudah berjalan saat ini.

EV Charging Load

Tambahan beban dari Home Charger.

Peak Load

Beban tertinggi yang mungkin terjadi pada waktu tertentu.

Available Capacity

Kapasitas listrik yang masih tersedia untuk charger.

Perlukah Tambah Daya PLN?

Tidak selalu. Ada rumah yang kapasitas listriknya sudah cukup, ada yang membutuhkan load management, dan ada juga yang perlu upgrade instalasi atau tambah daya.

Kapasitas Cukup

Charger dapat dipasang dengan konfigurasi yang sesuai hasil assessment.

Kapasitas Terbatas

Dapat dipertimbangkan smart charging atau load management.

Kapasitas Tidak Memadai

Diperlukan evaluasi electrical upgrade atau tambah daya.

Smart Charging dan Load Management

Smart charging memungkinkan daya EV Charger disesuaikan dengan kondisi beban rumah. Ketika beban rumah rendah, charger dapat bekerja dengan daya lebih tinggi. Ketika beban rumah meningkat, daya charging dapat dikurangi agar sistem tetap aman.

Connect Identify Schedule Charge Monitor

Fitur yang dapat tersedia tergantung model charger dan platform, seperti charging schedule, charging status, energy consumption, charging history, remote control, RFID access, dan mobile application.

Safety Adalah Prioritas

Home Charger bukan sekadar perangkat yang dicolokkan ke stop kontak. Sistem harus dirancang dan dipasang dengan benar agar aman digunakan dalam jangka panjang.

Dedicated Circuit

EV Charger sebaiknya memiliki sirkit khusus dengan proteksi yang sesuai.

Cable Sizing

Kabel dipilih berdasarkan arus, panjang instalasi, metode pemasangan, dan faktor teknis lainnya.

Grounding

Sistem grounding harus diperiksa dan dipastikan sesuai kebutuhan instalasi.

Protection

Proteksi listrik, RCD, SPD, dan panel disesuaikan dengan spesifikasi EVSE.

Weather Protection

Untuk outdoor, perangkat dan enclosure harus sesuai kondisi lingkungan.

Testing

Sistem diuji sebelum digunakan untuk memastikan charger, proteksi, dan instalasi bekerja dengan benar.

Hindari instalasi sembarangan.

Jangan menggunakan extension cable atau stop kontak rumah biasa untuk charging berulang dengan daya tinggi tanpa assessment. EV Charger adalah beban listrik yang dapat bekerja dalam waktu lama.

Home Charging untuk Rumah, Apartemen, dan Villa

Rumah Tinggal

Penempatan charger dapat disesuaikan dengan garasi, carport, basement, atau private parking. Pertimbangan utama adalah jarak panel, jalur kabel, perlindungan perangkat, dan kemudahan penggunaan.

Apartemen

Pemasangan charger perlu mempertimbangkan parking ownership, kapasitas listrik, common area, metering, access control, load management, billing, dan koordinasi dengan building management.

Villa & Private Residence

Untuk villa, sistem dapat dikembangkan dengan Solar PV, Battery Storage, Energy Monitoring, multiple EV, dan future expansion.

Home Charging + Solar PV

Jika rumah sudah memiliki atau berencana memasang Solar PV, EV Charging dapat diintegrasikan dengan sistem energi rumah. Dengan strategi smart charging, pengisian kendaraan dapat disesuaikan dengan ketersediaan energi dan profil beban rumah.

Solar PV Home Energy System EV Charger Electric Vehicle

Home Charging untuk Dua atau Lebih EV

Jika rumah memiliki dua atau lebih kendaraan listrik, tidak selalu harus memasang charger dengan kapasitas berlipat. Solusi dapat menggunakan load sharing atau smart charging agar daya yang tersedia dapat dikelola sesuai prioritas dan jadwal charging.

Berapa Lama Mengisi EV di Rumah?

Waktu charging tidak hanya ditentukan oleh kapasitas charger. Secara sederhana, waktu charging dapat dihitung dengan rumus:

Charging Time ≈ Energy Required ÷ Charging Power

Contoh: jika kendaraan membutuhkan 35 kWh dan charging berjalan sekitar 7 kW, estimasi teoritisnya sekitar 35 ÷ 7 = 5 jam. Dalam kondisi nyata, waktunya dapat berbeda.

Faktor yang mempengaruhi waktu charging antara lain battery capacity, state of charge, charging curve, on-board charger, charger capacity, temperatur, dan strategi charging kendaraan.

Home Charging vs Public DC Charging

Kebutuhan Home Charging Public DC Charging
Penggunaan harianSangat cocokCocok
Overnight chargingSangat cocokTidak ideal
Charging cepatTerbatasSangat cocok
Biaya infrastrukturLebih sederhanaLebih kompleks
KenyamananSangat tinggiTergantung lokasi
PenggunaanPrivatePublic / commercial

Strategi terbaik adalah menggunakan Home Charging untuk kebutuhan harian dan Public DC Fast Charging untuk perjalanan jauh atau kebutuhan charging cepat.

PartnerEV Home Charging Solution

PartnerEV tidak hanya menjual wallbox. Kami membantu dari assessment awal sampai charger siap digunakan.

Vehicle Assessment Electrical Assessment Charger Recommendation Site Survey Engineering Installation Testing & Commissioning User Guidance Maintenance

Data yang Dibutuhkan untuk Assessment

Untuk preliminary Home Charging Assessment, Anda dapat menyiapkan informasi berikut:

  • Tipe kendaraan EV.
  • Kapasitas listrik rumah.
  • Foto electrical panel.
  • Foto lokasi parkir.
  • Jarak panel ke lokasi charger.
  • Rencana instalasi indoor atau outdoor.
  • Informasi apakah rumah sudah memiliki Solar PV.

FAQ Home Charging EV

Apakah semua mobil listrik bisa menggunakan AC Home Charger?

Sebagian besar EV mendukung AC charging, tetapi kemampuan daya dan konektor dapat berbeda. Spesifikasi kendaraan perlu diperiksa sebelum menentukan charger.

Apakah saya harus menggunakan charger 22 kW?

Tidak. Untuk banyak penggunaan residential, charger 7 kW sudah memadai, terutama jika kendaraan charging semalaman.

Apakah rumah 1 phase bisa menggunakan Home Charger?

Bisa, selama charger memang dirancang untuk sistem 1-phase dan kapasitasnya sesuai dengan kondisi listrik rumah.

Apakah 11 kW dan 22 kW membutuhkan listrik 3 phase?

Umumnya AC Charger 11 kW dan 22 kW menggunakan konfigurasi 3-phase, tetapi tetap harus mengikuti spesifikasi charger dan kendaraan.

Apakah harus tambah daya PLN?

Tidak selalu. Assessment diperlukan untuk melihat kapasitas listrik rumah dan profil beban yang ada.

Apakah Home Charger aman digunakan saat hujan?

Untuk instalasi outdoor, perangkat dan instalasi harus memiliki rating serta perlindungan yang sesuai kondisi lingkungan.

Apakah Home Charger bisa dikombinasikan dengan Solar PV?

Bisa, tergantung konfigurasi sistem energi rumah dan strategi pengelolaan bebannya.

Rumah Anda Siap untuk EV?

Tidak perlu menebak apakah listrik rumah Anda cukup. PartnerEV dapat membantu melakukan Home Charging Assessment, memilih charger yang tepat, dan memasang sistem charging yang aman untuk kendaraan listrik Anda.

Konsultasikan Home Charger Anda Request Home Charging Assessment
Request a Quote

Interested in this unit?

Get pricing, availability, and a spec match for your operation from our engineering team.