Dengan dukungan OCPP 1.6 JSON smart charging, konektivitas Ethernet, Bluetooth, Modbus TCP, serta opsi modem 3G/4G, EVlink Pro AC dapat diintegrasikan ke dalam sistem pengelolaan charging yang lebih terhubung dan terkontrol.
Ringkasan Produk Schneider EVlink Pro AC
Schneider EVlink Pro AC adalah AC EV charging station yang dikembangkan untuk kebutuhan pengisian kendaraan listrik pada lingkungan komersial dan operasional fleet.
Seri ini tersedia dalam tiga pilihan kapasitas daya utama, yaitu 7,4 kW, 11 kW, dan 22 kW. Varian 7,4 kW menggunakan konfigurasi 1P+N dengan tegangan 220–240 V, sedangkan varian 22 kW menggunakan konfigurasi 3P+N dengan tegangan 380–415 V pada arus hingga 32 A.
EVlink Pro AC menggunakan attached Type 2 cable sepanjang 5 meter dengan silver-plated contacts. Konfigurasi ini memungkinkan kabel charging tersedia langsung pada unit tanpa membutuhkan kabel Type 2 terpisah ketika melakukan proses pengisian.
Dari sisi akses dan pengelolaan pengguna, EVlink Pro AC dilengkapi RFID dan NFC access control. Sistem tersebut dapat digunakan untuk autentikasi pengguna sebelum charging, sementara mode free access juga tersedia sesuai konfigurasi operasional.
Pilihan Daya 7.4 kW, 11 kW, dan 22 kW
Salah satu karakteristik utama EVlink Pro AC adalah ketersediaan beberapa pilihan kapasitas charging. Hal ini memberikan fleksibilitas ketika EV charger digunakan pada berbagai jenis fasilitas.
7.4 kW – EVB3S07NCA
Varian 7,4 kW menggunakan konfigurasi 1P+N 220–240 V dengan arus hingga 32 A. Cocok untuk kebutuhan AC charging dengan kapasitas daya yang lebih rendah.
11 kW – EVB3S11NCA
Varian 11 kW memberikan kapasitas charging AC menengah dan dapat digunakan pada fasilitas komersial maupun kebutuhan operasional fleet yang membutuhkan charging secara rutin.
22 kW – EVB3S22NCA
Varian 22 kW menggunakan konfigurasi 3P+N 380–415 V dengan arus hingga 32 A untuk kebutuhan AC charging berdaya lebih tinggi.
Attached Type 2 Cable
Seluruh konfigurasi menggunakan attached Type 2 cable sepanjang 5 meter dengan silver-plated contacts.
| Model | Rated Power | Electrical Configuration |
|---|---|---|
| EVB3S07NCA | 7.4 kW | 1P+N, 220–240 V |
| EVB3S11NCA | 11 kW | AC charging configuration |
| EVB3S22NCA | 22 kW | 3P+N, 380–415 V, 32 A |
Connected AC Charging dengan OCPP 1.6 JSON
EVlink Pro AC dirancang sebagai connected charging station yang dapat terhubung dengan sistem pengelolaan charging melalui berbagai opsi komunikasi.
Protokol komunikasi utama yang digunakan adalah OCPP 1.6 JSON dengan dukungan smart charging. OCPP memungkinkan EV charger diintegrasikan dengan platform charging management yang kompatibel.
Untuk kebutuhan komunikasi lokal dan jaringan, perangkat mendukung Ethernet, Bluetooth, dan Modbus TCP. EVlink Pro AC juga menyediakan opsi 3G/4G modem serta memiliki 2× RJ45 LAN ports.
Ethernet
Mendukung koneksi jaringan kabel untuk integrasi dan komunikasi charging station.
Bluetooth
Mendukung konektivitas lokal untuk kebutuhan konfigurasi dan pengoperasian tertentu.
Modbus TCP
Mendukung komunikasi dengan sistem manajemen energi dan infrastruktur kelistrikan yang kompatibel.
3G / 4G Optional
Opsi modem seluler tersedia untuk kebutuhan konektivitas tanpa ketergantungan penuh pada jaringan Ethernet.
Load Management untuk Operasional Charging
EVlink Pro AC dilengkapi kemampuan load management untuk mendukung pengelolaan kebutuhan daya ketika beberapa charging station digunakan dalam satu fasilitas.
Sistem ini dapat digunakan dalam konfigurasi standalone maupun clustered. Selain load management, EVlink Pro AC juga mendukung diagnostics dan charge detail records untuk membantu pengelolaan aktivitas charging.
Pada instalasi commercial atau fleet dengan beberapa unit EV charger, pengelolaan beban menjadi salah satu aspek penting karena charging dapat berlangsung secara bersamaan dengan beban listrik lain di dalam fasilitas.
RFID dan NFC Access Control
Untuk mendukung pengelolaan akses pengguna, Schneider EVlink Pro AC memiliki sistem RFID/NFC access control. Teknologi RFID yang didukung mencakup ISO/IEC 14443 A/B dan ISO/IEC 15693.
Perangkat juga mendukung NFC 13.56 MHz, termasuk teknologi MIFARE. Selain mode autentikasi, EVlink Pro AC dapat dikonfigurasi untuk free access sesuai kebutuhan operasional.
| Access Feature | Specification |
|---|---|
| RFID | ISO/IEC 14443 A/B & 15693 |
| NFC | 13.56 MHz |
| NFC Technology | MIFARE |
| Access Mode | RFID/NFC atau Free Access |
Integrated Energy Meter Class 1
EVlink Pro AC memiliki integrated energy meter dengan tingkat akurasi Class 1. Metering terintegrasi dapat mendukung kebutuhan pemantauan energi yang digunakan selama proses charging.
Data energi menjadi salah satu parameter penting pada instalasi commercial dan fleet karena dapat digunakan untuk membantu monitoring penggunaan listrik dan evaluasi aktivitas charging.
Integrated Protection dengan RDC-DD dan RCD
Untuk mendukung aspek perlindungan pada sistem charging, EVlink Pro AC memiliki integrated protection yang mencakup RDC-DD 6 mA serta RCD 30 mA Type A-SI (super-immunised).
Konfigurasi proteksi tersebut menjadi bagian dari desain charging station dan perlu tetap dipertimbangkan bersama sistem proteksi kelistrikan eksternal sesuai desain instalasi dan ketentuan yang berlaku.
Protection System
RDC-DD: 6 mA
RCD: 30 mA Type A-SI (super-immunised)
Type 2 Cable 5 Meter
Schneider EVlink Pro AC menggunakan attached Type 2 cable dengan panjang 5 meter. Kabel menggunakan silver-plated contacts yang dirancang untuk kebutuhan koneksi charging kendaraan listrik.
Penggunaan kabel yang terintegrasi membuat konfigurasi EV charger lebih praktis untuk penggunaan rutin di commercial site, workplace, parking facility, maupun fleet charging area.
Desain Indoor dan Outdoor dengan IP55 dan IK10
EVlink Pro AC dirancang untuk penggunaan indoor maupun outdoor. Perangkat memiliki rating IP55 untuk perlindungan terhadap ingress dan IK10 untuk ketahanan terhadap impact.
Kombinasi rating tersebut membuat EVlink Pro AC sesuai untuk berbagai lingkungan pemasangan, dengan tetap memperhatikan kondisi lokasi, desain mounting, dan persyaratan instalasi yang berlaku.
IP55
Memberikan tingkat perlindungan terhadap masuknya debu dan air sesuai klasifikasi IP55.
IK10
Memiliki tingkat ketahanan impact IK10 untuk mendukung penggunaan pada area operasional.
Operating Temperature
Rentang temperatur pengoperasian EVlink Pro AC berbeda berdasarkan kapasitas charging. Varian 7,4 kW dapat beroperasi pada temperatur −30 hingga 45 °C, sedangkan varian 22 kW memiliki rentang pengoperasian −30 hingga 40 °C.
| Parameter | 7.4 kW | 22 kW |
|---|---|---|
| Operating Temperature | −30 hingga 45 °C | −30 hingga 40 °C |
Flexible Mounting Configuration
EVlink Pro AC dapat dipasang menggunakan beberapa pilihan mounting, yaitu wall-mounted, pedestal, atau kit enclosure. Fleksibilitas mounting memberikan pilihan konfigurasi berdasarkan kondisi lokasi dan kebutuhan instalasi.
Untuk instalasi dengan satu maupun dua charging station, tersedia berbagai aksesori pedestal dan metallic floor-standing kit yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek.
Aksesori dan Options EVlink Pro AC
| Accessory | Function |
|---|---|
| EVA1RFKS1 | Metallic Kit Floor Standing untuk 1 station |
| EVA1RFKS2 | Metallic Kit Floor Standing untuk 2 stations |
| EVA1PBS1 | Standing Pedestal untuk 1 station |
| EVA1PBS2 | Standing Pedestal untuk 2 stations |
| EVA1FWHS12 | Cable Holder, mandatory untuk Metallic Kit |
| EVP1BNS | RFID Pack berisi 10 badges |
Dimensi Compact dan Berat 10 kg
EVlink Pro AC memiliki dimensi sekitar 529 × 317 × 183 mm dengan berat sekitar 10 kg. Dimensi tersebut memberikan konfigurasi yang relatif compact untuk charging station dengan kemampuan konektivitas dan pengelolaan charging.
| Parameter | Specification |
|---|---|
| Height | 529 mm |
| Width | 317 mm |
| Depth | 183 mm |
| Weight | 10 kg |
Standards dan Compliance
Schneider EVlink Pro AC dirancang berdasarkan sejumlah standar yang berkaitan dengan electric vehicle charging dan konektivitas kendaraan listrik.
| Standard / Certification | Specification |
|---|---|
| Charging Standard | EN/IEC 61851-1 |
| Connector Standard | EN/IEC 62196 |
| Communication / Vehicle | ISO 15118 |
| Certification / Compliance | EV Ready, CE |
| Communication Protocol | OCPP 1.6 JSON |
Aplikasi Schneider EVlink Pro AC
Dengan pilihan daya 7,4–22 kW, konektivitas OCPP, RFID/NFC access, load management, serta pilihan mounting indoor dan outdoor, EVlink Pro AC dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan charging kendaraan listrik.
Commercial Building
Mendukung penyediaan charging station untuk gedung komersial, perkantoran, dan fasilitas bisnis.
EV Parking
Dapat digunakan untuk area parkir yang menyediakan fasilitas charging kendaraan listrik.
Fleet Charging
Mendukung kebutuhan charging kendaraan operasional dan fleet dengan sistem akses serta monitoring yang lebih terkontrol.
Workplace
Dapat diterapkan sebagai charging infrastructure untuk kendaraan listrik karyawan maupun kendaraan operasional perusahaan.
Hospitality
Sesuai untuk hotel, apartemen, dan fasilitas hospitality yang ingin menyediakan fasilitas EV charging.
Energy Management
Load management dan Modbus TCP mendukung integrasi dengan kebutuhan pengelolaan energi tertentu.
Keunggulan Utama Schneider EVlink Pro AC
7.4–22 kW Charging
Tersedia tiga pilihan kapasitas charging untuk menyesuaikan kebutuhan fasilitas dan kendaraan listrik.
OCPP Ready
Mendukung OCPP 1.6 JSON untuk integrasi dengan sistem charging management yang kompatibel.
RFID & NFC
Access control melalui RFID dan NFC membantu pengelolaan akses pengguna charging station.
Load Management
Mendukung pengelolaan charging secara standalone maupun clustered.
5 m Type 2 Cable
Attached Type 2 cable sepanjang 5 meter dengan silver-plated contacts.
Integrated Protection
Dilengkapi RDC-DD 6 mA dan RCD 30 mA Type A-SI.
Spesifikasi Teknis Schneider EVlink Pro AC
Berikut merupakan spesifikasi teknis utama Schneider EVlink Pro AC berdasarkan konfigurasi seri EVB3S07NCA, EVB3S11NCA, dan EVB3S22NCA.
| Parameter | Specification |
|---|---|
| Product Family | Schneider EVlink Pro AC |
| Model 7.4 kW | EVB3S07NCA |
| Model 11 kW | EVB3S11NCA |
| Model 22 kW | EVB3S22NCA |
| Charging Type | AC Charging Station |
| Rated Power | 7.4 / 11 / 22 kW |
| 7.4 kW Electrical Supply | 1P+N, 220–240 V |
| 22 kW Electrical Supply | 3P+N, 380–415 V, 32 A |
| Connector | Attached Type 2 Cable |
| Cable Length | 5 m |
| Cable Contact | Silver-plated contacts |
| Communication Protocol | OCPP 1.6 JSON |
| Connectivity | Ethernet, Bluetooth, Modbus TCP |
| Cellular Connectivity | Optional 3G/4G modem |
| LAN Ports | 2× RJ45 |
| Access Control | RFID / NFC / Free Access |
| RFID Standard | ISO/IEC 14443 A/B & 15693 |
| NFC | 13.56 MHz, MIFARE |
| Load Management | Supported, standalone or clustered |
| Diagnostics | Supported |
| Charge Detail Records | Supported |
| Energy Meter | Integrated, Class 1 accuracy |
| RDC-DD | 6 mA |
| RCD | 30 mA Type A-SI |
| Ingress Protection | IP55 |
| Impact Protection | IK10 |
| Operating Temperature 7.4 kW | −30 to 45 °C |
| Operating Temperature 22 kW | −30 to 40 °C |
| Mounting | Wall-mounted / Pedestal / Kit Enclosure |
| Dimensions | 529 × 317 × 183 mm |
| Weight | 10 kg |
| Standards | EN/IEC 61851-1, EN/IEC 62196, ISO 15118 |
| Compliance | EV Ready, CE |
Perbandingan Varian EVlink Pro AC
| Parameter | EVB3S07NCA | EVB3S11NCA | EVB3S22NCA |
|---|---|---|---|
| Rated Power | 7.4 kW | 11 kW | 22 kW |
| Phase | 1P+N | AC | 3P+N |
| Voltage | 220–240 V | AC configuration | 380–415 V |
| Maximum Current | 32 A | 32 A | 32 A |
| Connector | Type 2 Cable | Type 2 Cable | Type 2 Cable |
| Cable Length | 5 m | 5 m | 5 m |
| OCPP | 1.6 JSON | 1.6 JSON | 1.6 JSON |
Schneider EVlink Pro AC untuk Commercial & Fleet Charging
Kebutuhan EV charging pada fasilitas commercial dan fleet tidak hanya berkaitan dengan besarnya daya charging. Infrastruktur juga perlu mempertimbangkan akses pengguna, konektivitas, load management, metering, proteksi, mounting, serta kemampuan integrasi dengan sistem pengelolaan charging.
Schneider EVlink Pro AC menggabungkan berbagai fungsi tersebut dalam satu charging station. Dengan pilihan daya hingga 22 kW, OCPP 1.6 JSON, RFID/NFC, integrated energy meter, load management, dan berbagai pilihan konektivitas, perangkat ini dapat digunakan sebagai bagian dari infrastruktur EV charging yang lebih terhubung.
Untuk proyek dengan beberapa charging station, kemampuan clustered load management dapat menjadi salah satu pertimbangan penting dalam perencanaan sistem, terutama ketika fasilitas memiliki keterbatasan kapasitas daya atau memiliki banyak kendaraan listrik yang perlu melakukan charging.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Instalasi
Sebelum memilih dan memasang EVlink Pro AC, beberapa parameter perlu dianalisis agar konfigurasi charging station sesuai dengan kondisi fasilitas.
- Kapasitas daya listrik yang tersedia di lokasi.
- Jumlah kendaraan listrik yang akan melakukan charging.
- Durasi dan pola charging kendaraan.
- Pilihan daya 7,4 kW, 11 kW, atau 22 kW.
- Kebutuhan load management untuk instalasi multi-charger.
- Kebutuhan RFID/NFC atau free access.
- Kebutuhan integrasi OCPP dan charging management platform.
- Konfigurasi wall-mounted atau pedestal.
- Lokasi pemasangan indoor atau outdoor.
- Kebutuhan proteksi dan desain kelistrikan sesuai standar instalasi.
Kesimpulan
Schneider EVlink Pro AC merupakan connected AC EV charger yang dirancang untuk kebutuhan commercial dan fleet charging dengan pilihan kapasitas 7,4 kW, 11 kW, dan 22 kW.
Dengan attached Type 2 cable 5 meter, OCPP 1.6 JSON, Ethernet, Bluetooth, Modbus TCP, optional 3G/4G modem, serta RFID/NFC access control, EVlink Pro AC memberikan fleksibilitas untuk diterapkan pada berbagai skenario charging.
Perangkat juga dilengkapi integrated energy meter Class 1, load management, diagnostics, charge detail records, serta integrated protection berupa RDC-DD 6 mA dan RCD 30 mA Type A-SI. Rating IP55 dan IK10 mendukung penggunaan pada konfigurasi indoor maupun outdoor.
Dengan pilihan mounting wall-mounted, pedestal, maupun kit enclosure, EVlink Pro AC dapat disesuaikan dengan kebutuhan desain lokasi. Sementara itu, dukungan standar EN/IEC 61851-1, EN/IEC 62196, ISO 15118, EV Ready, dan CE menjadi bagian dari karakteristik produk untuk kebutuhan infrastruktur kendaraan listrik.
Konsultasi Schneider EVlink Pro AC
Membutuhkan EV Charger Schneider EVlink Pro AC 7,4 kW, 11 kW, atau 22 kW untuk commercial building, workplace, parking area, hotel, apartment, atau fleet charging?
PT SARANA ENERGI INVESTAMA dapat membantu kebutuhan pemilihan kapasitas, konfigurasi charging station, mounting, load management, hingga kebutuhan instalasi EV charging sesuai kondisi proyek.
Hubungi PT SARANA ENERGI INVESTAMA untuk konsultasi, informasi spesifikasi, dan penawaran EVlink Pro AC.
Ringkasan Spesifikasi
| Specification | Schneider EVlink Pro AC |
|---|---|
| Product | EVlink Pro AC |
| Power Range | 7.4 / 11 / 22 kW |
| Model | EVB3S07NCA / EVB3S11NCA / EVB3S22NCA |
| Charging Type | AC |
| Connector | Attached Type 2 Cable |
| Cable Length | 5 m |
| Protocol | OCPP 1.6 JSON |
| Connectivity | Ethernet, Bluetooth, Modbus TCP, Optional 3G/4G |
| Access Control | RFID / NFC / Free Access |
| Load Management | Standalone / Clustered |
| Energy Meter | Integrated Class 1 |
| Protection | RDC-DD 6 mA + RCD 30 mA Type A-SI |
| Ingress / Impact | IP55 / IK10 |
| Operating Temperature | −30 to 45 °C / −30 to 40 °C depending on variant |
| Mounting | Wall / Pedestal / Kit Enclosure |
| Dimensions | 529 × 317 × 183 mm |
| Weight | 10 kg |
| Standards | EN/IEC 61851-1, EN/IEC 62196, ISO 15118 |
| Compliance | EV Ready, CE |
Full technical data sheet (PDF) available on request. Contact PT SARANA ENERGI INVESTAMA for consultation, product availability, technical specifications, and quotation.