Products – PartnerEV.ID https://partnerev.id Charge. Move. Grow. Fri, 28 Aug 2026 09:20:11 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1.4 https://partnerev.id/wp-content/uploads/2026/07/cropped-PARTNEREV.ID_-32x32.png Products – PartnerEV.ID https://partnerev.id 32 32 Schneider EVlink Pro AC (7.4–22 kW) https://partnerev.id/products/schneider-evlink-pro-ac-7-4-22-kw/ Sat, 22 Aug 2026 12:13:30 +0000 https://partnerev.id/products/schneider-evlink-pro-ac-7-4-22-kw/

Dengan dukungan OCPP 1.6 JSON smart charging, konektivitas Ethernet, Bluetooth, Modbus TCP, serta opsi modem 3G/4G, EVlink Pro AC dapat diintegrasikan ke dalam sistem pengelolaan charging yang lebih terhubung dan terkontrol.

Ringkasan Produk Schneider EVlink Pro AC

Schneider EVlink Pro AC adalah AC EV charging station yang dikembangkan untuk kebutuhan pengisian kendaraan listrik pada lingkungan komersial dan operasional fleet.

Seri ini tersedia dalam tiga pilihan kapasitas daya utama, yaitu 7,4 kW, 11 kW, dan 22 kW. Varian 7,4 kW menggunakan konfigurasi 1P+N dengan tegangan 220–240 V, sedangkan varian 22 kW menggunakan konfigurasi 3P+N dengan tegangan 380–415 V pada arus hingga 32 A.

EVlink Pro AC menggunakan attached Type 2 cable sepanjang 5 meter dengan silver-plated contacts. Konfigurasi ini memungkinkan kabel charging tersedia langsung pada unit tanpa membutuhkan kabel Type 2 terpisah ketika melakukan proses pengisian.

Dari sisi akses dan pengelolaan pengguna, EVlink Pro AC dilengkapi RFID dan NFC access control. Sistem tersebut dapat digunakan untuk autentikasi pengguna sebelum charging, sementara mode free access juga tersedia sesuai konfigurasi operasional.

Catatan: Pemilihan varian 7,4 kW, 11 kW, atau 22 kW perlu disesuaikan dengan kapasitas daya listrik, konfigurasi instalasi, kebutuhan charging, serta karakteristik kendaraan listrik yang akan menggunakan EV charger.

Pilihan Daya 7.4 kW, 11 kW, dan 22 kW

Salah satu karakteristik utama EVlink Pro AC adalah ketersediaan beberapa pilihan kapasitas charging. Hal ini memberikan fleksibilitas ketika EV charger digunakan pada berbagai jenis fasilitas.

⚡

7.4 kW – EVB3S07NCA

Varian 7,4 kW menggunakan konfigurasi 1P+N 220–240 V dengan arus hingga 32 A. Cocok untuk kebutuhan AC charging dengan kapasitas daya yang lebih rendah.

⚡

11 kW – EVB3S11NCA

Varian 11 kW memberikan kapasitas charging AC menengah dan dapat digunakan pada fasilitas komersial maupun kebutuhan operasional fleet yang membutuhkan charging secara rutin.

⚡

22 kW – EVB3S22NCA

Varian 22 kW menggunakan konfigurasi 3P+N 380–415 V dengan arus hingga 32 A untuk kebutuhan AC charging berdaya lebih tinggi.

🔌

Attached Type 2 Cable

Seluruh konfigurasi menggunakan attached Type 2 cable sepanjang 5 meter dengan silver-plated contacts.

Model Rated Power Electrical Configuration
EVB3S07NCA 7.4 kW 1P+N, 220–240 V
EVB3S11NCA 11 kW AC charging configuration
EVB3S22NCA 22 kW 3P+N, 380–415 V, 32 A

Connected AC Charging dengan OCPP 1.6 JSON

EVlink Pro AC dirancang sebagai connected charging station yang dapat terhubung dengan sistem pengelolaan charging melalui berbagai opsi komunikasi.

Protokol komunikasi utama yang digunakan adalah OCPP 1.6 JSON dengan dukungan smart charging. OCPP memungkinkan EV charger diintegrasikan dengan platform charging management yang kompatibel.

Untuk kebutuhan komunikasi lokal dan jaringan, perangkat mendukung Ethernet, Bluetooth, dan Modbus TCP. EVlink Pro AC juga menyediakan opsi 3G/4G modem serta memiliki 2× RJ45 LAN ports.

🌐

Ethernet

Mendukung koneksi jaringan kabel untuk integrasi dan komunikasi charging station.

📱

Bluetooth

Mendukung konektivitas lokal untuk kebutuhan konfigurasi dan pengoperasian tertentu.

🏭

Modbus TCP

Mendukung komunikasi dengan sistem manajemen energi dan infrastruktur kelistrikan yang kompatibel.

📶

3G / 4G Optional

Opsi modem seluler tersedia untuk kebutuhan konektivitas tanpa ketergantungan penuh pada jaringan Ethernet.

Load Management untuk Operasional Charging

EVlink Pro AC dilengkapi kemampuan load management untuk mendukung pengelolaan kebutuhan daya ketika beberapa charging station digunakan dalam satu fasilitas.

Sistem ini dapat digunakan dalam konfigurasi standalone maupun clustered. Selain load management, EVlink Pro AC juga mendukung diagnostics dan charge detail records untuk membantu pengelolaan aktivitas charging.

Pada instalasi commercial atau fleet dengan beberapa unit EV charger, pengelolaan beban menjadi salah satu aspek penting karena charging dapat berlangsung secara bersamaan dengan beban listrik lain di dalam fasilitas.

Untuk instalasi multi-charger: konfigurasi load management perlu direncanakan berdasarkan kapasitas daya tersedia, jumlah charging station, pola penggunaan kendaraan, dan sistem manajemen energi yang digunakan.

RFID dan NFC Access Control

Untuk mendukung pengelolaan akses pengguna, Schneider EVlink Pro AC memiliki sistem RFID/NFC access control. Teknologi RFID yang didukung mencakup ISO/IEC 14443 A/B dan ISO/IEC 15693.

Perangkat juga mendukung NFC 13.56 MHz, termasuk teknologi MIFARE. Selain mode autentikasi, EVlink Pro AC dapat dikonfigurasi untuk free access sesuai kebutuhan operasional.

Access Feature Specification
RFID ISO/IEC 14443 A/B & 15693
NFC 13.56 MHz
NFC Technology MIFARE
Access Mode RFID/NFC atau Free Access

Integrated Energy Meter Class 1

EVlink Pro AC memiliki integrated energy meter dengan tingkat akurasi Class 1. Metering terintegrasi dapat mendukung kebutuhan pemantauan energi yang digunakan selama proses charging.

Data energi menjadi salah satu parameter penting pada instalasi commercial dan fleet karena dapat digunakan untuk membantu monitoring penggunaan listrik dan evaluasi aktivitas charging.

Integrated Protection dengan RDC-DD dan RCD

Untuk mendukung aspek perlindungan pada sistem charging, EVlink Pro AC memiliki integrated protection yang mencakup RDC-DD 6 mA serta RCD 30 mA Type A-SI (super-immunised).

Konfigurasi proteksi tersebut menjadi bagian dari desain charging station dan perlu tetap dipertimbangkan bersama sistem proteksi kelistrikan eksternal sesuai desain instalasi dan ketentuan yang berlaku.

🛡

Protection System

RDC-DD: 6 mA
RCD: 30 mA Type A-SI (super-immunised)

Type 2 Cable 5 Meter

Schneider EVlink Pro AC menggunakan attached Type 2 cable dengan panjang 5 meter. Kabel menggunakan silver-plated contacts yang dirancang untuk kebutuhan koneksi charging kendaraan listrik.

Penggunaan kabel yang terintegrasi membuat konfigurasi EV charger lebih praktis untuk penggunaan rutin di commercial site, workplace, parking facility, maupun fleet charging area.

Desain Indoor dan Outdoor dengan IP55 dan IK10

EVlink Pro AC dirancang untuk penggunaan indoor maupun outdoor. Perangkat memiliki rating IP55 untuk perlindungan terhadap ingress dan IK10 untuk ketahanan terhadap impact.

Kombinasi rating tersebut membuat EVlink Pro AC sesuai untuk berbagai lingkungan pemasangan, dengan tetap memperhatikan kondisi lokasi, desain mounting, dan persyaratan instalasi yang berlaku.

💧

IP55

Memberikan tingkat perlindungan terhadap masuknya debu dan air sesuai klasifikasi IP55.

🛡

IK10

Memiliki tingkat ketahanan impact IK10 untuk mendukung penggunaan pada area operasional.

Operating Temperature

Rentang temperatur pengoperasian EVlink Pro AC berbeda berdasarkan kapasitas charging. Varian 7,4 kW dapat beroperasi pada temperatur −30 hingga 45 °C, sedangkan varian 22 kW memiliki rentang pengoperasian −30 hingga 40 °C.

Parameter 7.4 kW 22 kW
Operating Temperature −30 hingga 45 °C −30 hingga 40 °C

Flexible Mounting Configuration

EVlink Pro AC dapat dipasang menggunakan beberapa pilihan mounting, yaitu wall-mounted, pedestal, atau kit enclosure. Fleksibilitas mounting memberikan pilihan konfigurasi berdasarkan kondisi lokasi dan kebutuhan instalasi.

Untuk instalasi dengan satu maupun dua charging station, tersedia berbagai aksesori pedestal dan metallic floor-standing kit yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek.

Aksesori dan Options EVlink Pro AC

Accessory Function
EVA1RFKS1 Metallic Kit Floor Standing untuk 1 station
EVA1RFKS2 Metallic Kit Floor Standing untuk 2 stations
EVA1PBS1 Standing Pedestal untuk 1 station
EVA1PBS2 Standing Pedestal untuk 2 stations
EVA1FWHS12 Cable Holder, mandatory untuk Metallic Kit
EVP1BNS RFID Pack berisi 10 badges
Penting: EVA1FWHS12 merupakan cable holder yang diperlukan ketika menggunakan Metallic Kit. Pemilihan aksesori perlu disesuaikan dengan konfigurasi mounting dan jumlah charging station dalam proyek.

Dimensi Compact dan Berat 10 kg

EVlink Pro AC memiliki dimensi sekitar 529 × 317 × 183 mm dengan berat sekitar 10 kg. Dimensi tersebut memberikan konfigurasi yang relatif compact untuk charging station dengan kemampuan konektivitas dan pengelolaan charging.

Parameter Specification
Height 529 mm
Width 317 mm
Depth 183 mm
Weight 10 kg

Standards dan Compliance

Schneider EVlink Pro AC dirancang berdasarkan sejumlah standar yang berkaitan dengan electric vehicle charging dan konektivitas kendaraan listrik.

Standard / Certification Specification
Charging Standard EN/IEC 61851-1
Connector Standard EN/IEC 62196
Communication / Vehicle ISO 15118
Certification / Compliance EV Ready, CE
Communication Protocol OCPP 1.6 JSON

Aplikasi Schneider EVlink Pro AC

Dengan pilihan daya 7,4–22 kW, konektivitas OCPP, RFID/NFC access, load management, serta pilihan mounting indoor dan outdoor, EVlink Pro AC dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan charging kendaraan listrik.

🏢

Commercial Building

Mendukung penyediaan charging station untuk gedung komersial, perkantoran, dan fasilitas bisnis.

🚗

EV Parking

Dapat digunakan untuk area parkir yang menyediakan fasilitas charging kendaraan listrik.

🚚

Fleet Charging

Mendukung kebutuhan charging kendaraan operasional dan fleet dengan sistem akses serta monitoring yang lebih terkontrol.

🏭

Workplace

Dapat diterapkan sebagai charging infrastructure untuk kendaraan listrik karyawan maupun kendaraan operasional perusahaan.

🏨

Hospitality

Sesuai untuk hotel, apartemen, dan fasilitas hospitality yang ingin menyediakan fasilitas EV charging.

⚡

Energy Management

Load management dan Modbus TCP mendukung integrasi dengan kebutuhan pengelolaan energi tertentu.

Keunggulan Utama Schneider EVlink Pro AC

⚡

7.4–22 kW Charging

Tersedia tiga pilihan kapasitas charging untuk menyesuaikan kebutuhan fasilitas dan kendaraan listrik.

🌐

OCPP Ready

Mendukung OCPP 1.6 JSON untuk integrasi dengan sistem charging management yang kompatibel.

📡

RFID & NFC

Access control melalui RFID dan NFC membantu pengelolaan akses pengguna charging station.

📊

Load Management

Mendukung pengelolaan charging secara standalone maupun clustered.

🔌

5 m Type 2 Cable

Attached Type 2 cable sepanjang 5 meter dengan silver-plated contacts.

🛡

Integrated Protection

Dilengkapi RDC-DD 6 mA dan RCD 30 mA Type A-SI.

Spesifikasi Teknis Schneider EVlink Pro AC

Berikut merupakan spesifikasi teknis utama Schneider EVlink Pro AC berdasarkan konfigurasi seri EVB3S07NCA, EVB3S11NCA, dan EVB3S22NCA.

Parameter Specification
Product Family Schneider EVlink Pro AC
Model 7.4 kW EVB3S07NCA
Model 11 kW EVB3S11NCA
Model 22 kW EVB3S22NCA
Charging Type AC Charging Station
Rated Power 7.4 / 11 / 22 kW
7.4 kW Electrical Supply 1P+N, 220–240 V
22 kW Electrical Supply 3P+N, 380–415 V, 32 A
Connector Attached Type 2 Cable
Cable Length 5 m
Cable Contact Silver-plated contacts
Communication Protocol OCPP 1.6 JSON
Connectivity Ethernet, Bluetooth, Modbus TCP
Cellular Connectivity Optional 3G/4G modem
LAN Ports 2× RJ45
Access Control RFID / NFC / Free Access
RFID Standard ISO/IEC 14443 A/B & 15693
NFC 13.56 MHz, MIFARE
Load Management Supported, standalone or clustered
Diagnostics Supported
Charge Detail Records Supported
Energy Meter Integrated, Class 1 accuracy
RDC-DD 6 mA
RCD 30 mA Type A-SI
Ingress Protection IP55
Impact Protection IK10
Operating Temperature 7.4 kW −30 to 45 °C
Operating Temperature 22 kW −30 to 40 °C
Mounting Wall-mounted / Pedestal / Kit Enclosure
Dimensions 529 × 317 × 183 mm
Weight 10 kg
Standards EN/IEC 61851-1, EN/IEC 62196, ISO 15118
Compliance EV Ready, CE

Perbandingan Varian EVlink Pro AC

Parameter EVB3S07NCA EVB3S11NCA EVB3S22NCA
Rated Power 7.4 kW 11 kW 22 kW
Phase 1P+N AC 3P+N
Voltage 220–240 V AC configuration 380–415 V
Maximum Current 32 A 32 A 32 A
Connector Type 2 Cable Type 2 Cable Type 2 Cable
Cable Length 5 m 5 m 5 m
OCPP 1.6 JSON 1.6 JSON 1.6 JSON

Schneider EVlink Pro AC untuk Commercial & Fleet Charging

Kebutuhan EV charging pada fasilitas commercial dan fleet tidak hanya berkaitan dengan besarnya daya charging. Infrastruktur juga perlu mempertimbangkan akses pengguna, konektivitas, load management, metering, proteksi, mounting, serta kemampuan integrasi dengan sistem pengelolaan charging.

Schneider EVlink Pro AC menggabungkan berbagai fungsi tersebut dalam satu charging station. Dengan pilihan daya hingga 22 kW, OCPP 1.6 JSON, RFID/NFC, integrated energy meter, load management, dan berbagai pilihan konektivitas, perangkat ini dapat digunakan sebagai bagian dari infrastruktur EV charging yang lebih terhubung.

Untuk proyek dengan beberapa charging station, kemampuan clustered load management dapat menjadi salah satu pertimbangan penting dalam perencanaan sistem, terutama ketika fasilitas memiliki keterbatasan kapasitas daya atau memiliki banyak kendaraan listrik yang perlu melakukan charging.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Instalasi

Sebelum memilih dan memasang EVlink Pro AC, beberapa parameter perlu dianalisis agar konfigurasi charging station sesuai dengan kondisi fasilitas.

  • Kapasitas daya listrik yang tersedia di lokasi.
  • Jumlah kendaraan listrik yang akan melakukan charging.
  • Durasi dan pola charging kendaraan.
  • Pilihan daya 7,4 kW, 11 kW, atau 22 kW.
  • Kebutuhan load management untuk instalasi multi-charger.
  • Kebutuhan RFID/NFC atau free access.
  • Kebutuhan integrasi OCPP dan charging management platform.
  • Konfigurasi wall-mounted atau pedestal.
  • Lokasi pemasangan indoor atau outdoor.
  • Kebutuhan proteksi dan desain kelistrikan sesuai standar instalasi.

Kesimpulan

Schneider EVlink Pro AC merupakan connected AC EV charger yang dirancang untuk kebutuhan commercial dan fleet charging dengan pilihan kapasitas 7,4 kW, 11 kW, dan 22 kW.

Dengan attached Type 2 cable 5 meter, OCPP 1.6 JSON, Ethernet, Bluetooth, Modbus TCP, optional 3G/4G modem, serta RFID/NFC access control, EVlink Pro AC memberikan fleksibilitas untuk diterapkan pada berbagai skenario charging.

Perangkat juga dilengkapi integrated energy meter Class 1, load management, diagnostics, charge detail records, serta integrated protection berupa RDC-DD 6 mA dan RCD 30 mA Type A-SI. Rating IP55 dan IK10 mendukung penggunaan pada konfigurasi indoor maupun outdoor.

Dengan pilihan mounting wall-mounted, pedestal, maupun kit enclosure, EVlink Pro AC dapat disesuaikan dengan kebutuhan desain lokasi. Sementara itu, dukungan standar EN/IEC 61851-1, EN/IEC 62196, ISO 15118, EV Ready, dan CE menjadi bagian dari karakteristik produk untuk kebutuhan infrastruktur kendaraan listrik.

Konsultasi Schneider EVlink Pro AC

Membutuhkan EV Charger Schneider EVlink Pro AC 7,4 kW, 11 kW, atau 22 kW untuk commercial building, workplace, parking area, hotel, apartment, atau fleet charging?

PT SARANA ENERGI INVESTAMA dapat membantu kebutuhan pemilihan kapasitas, konfigurasi charging station, mounting, load management, hingga kebutuhan instalasi EV charging sesuai kondisi proyek.

Hubungi PT SARANA ENERGI INVESTAMA untuk konsultasi, informasi spesifikasi, dan penawaran EVlink Pro AC.

Ringkasan Spesifikasi

Specification Schneider EVlink Pro AC
Product EVlink Pro AC
Power Range 7.4 / 11 / 22 kW
Model EVB3S07NCA / EVB3S11NCA / EVB3S22NCA
Charging Type AC
Connector Attached Type 2 Cable
Cable Length 5 m
Protocol OCPP 1.6 JSON
Connectivity Ethernet, Bluetooth, Modbus TCP, Optional 3G/4G
Access Control RFID / NFC / Free Access
Load Management Standalone / Clustered
Energy Meter Integrated Class 1
Protection RDC-DD 6 mA + RCD 30 mA Type A-SI
Ingress / Impact IP55 / IK10
Operating Temperature −30 to 45 °C / −30 to 40 °C depending on variant
Mounting Wall / Pedestal / Kit Enclosure
Dimensions 529 × 317 × 183 mm
Weight 10 kg
Standards EN/IEC 61851-1, EN/IEC 62196, ISO 15118
Compliance EV Ready, CE

Full technical data sheet (PDF) available on request. Contact PT SARANA ENERGI INVESTAMA for consultation, product availability, technical specifications, and quotation.

]]>
Schneider EVlink Home (7.4–11 kW) https://partnerev.id/products/schneider-evlink-home-7-4-11-kw/ Sat, 22 Aug 2026 12:13:18 +0000 https://partnerev.id/products/schneider-evlink-home-7-4-11-kw/
AC EV CHARGER FOR HOME

Schneider EVlink Home 7.4–11 kW: Compact AC EV Charger untuk Pengisian Kendaraan Listrik di Rumah

Schneider EVlink Home merupakan compact wall-mounted AC charging station yang dirancang untuk kebutuhan pengisian kendaraan listrik di lingkungan residential. Dengan pilihan daya 7.4 kW hingga 11 kW, kabel Type 2 sepanjang 5 meter, integrated residual DC detection, serta desain dengan rating IP55 dan IK10, EVlink Home menawarkan solusi charging yang praktis untuk penggunaan sehari-hari di rumah.

⚡ 7.4–11 kW
🔌 Type 2 Cable
🏠 Residential
🛡 IP55 / IK10

Apa Itu Schneider EVlink Home?

Schneider EVlink Home adalah AC EV charger dari Schneider Electric yang dirancang secara khusus untuk kebutuhan pengisian kendaraan listrik di rumah. Konfigurasi wall-mounted membuat unit dapat dipasang pada dinding sehingga tidak membutuhkan area lantai yang besar.

EVlink Home tersedia dalam beberapa pilihan kapasitas, termasuk 7.4 kW untuk kebutuhan single-phase dan varian 11 kW. Dengan single charging point dan kabel Type 2 terintegrasi, charger dapat digunakan sebagai solusi pengisian kendaraan listrik yang praktis untuk penggunaan residential.

Selain kemampuan charging, EVlink Home juga dilengkapi dengan RDC-DD (Residual Direct Current Detection Device) untuk mendeteksi residual DC serta fitur proteksi earth leakage. Sistem ini membantu mendukung aspek keselamatan dalam instalasi charging kendaraan listrik.

Ringkasan Produk:
  • AC EV charger untuk kebutuhan residential
  • Pilihan daya 7.4 kW dan 11 kW
  • Attached Type 2 cable sepanjang 5 meter
  • Wall-mounted single charging point
  • RDC-DD residual DC detection
  • IP55 dan IK10
  • Operating temperature −30 hingga 50 °C
  • Auxiliary input untuk dynamic energy management

EVlink Home 7.4 kW dan 11 kW

Schneider EVlink Home tersedia dalam konfigurasi daya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan instalasi rumah. Varian EVH4S07NC memiliki rated power hingga 7.4 kW dengan supply 230 V dan arus 32 A. Sementara itu, tersedia pula varian EVHS11NC dengan kapasitas 11 kW.

Model Rated Power Supply Configuration
EVH4S07NC 7.4 kW 230 V AC, 32 A 1P + N
EVHS11NC 11 kW 230 V AC, 50 Hz ±10% 1P + N

Compact Wall-Mounted Design

Salah satu karakteristik utama EVlink Home adalah desainnya yang compact dan wall-mounted. Konfigurasi ini memungkinkan charger dipasang pada dinding rumah, garasi, carport, atau lokasi charging lain yang sesuai dengan persyaratan instalasi.

Unit memiliki dimensi sekitar 409 × 282 × 148 mm dengan berat hanya sekitar 4.5 kg. Warna enclosure menggunakan white RAL 9003, sehingga memiliki tampilan yang relatif minimalis untuk lingkungan residential.

🏠

Wall Mounted

Konfigurasi pemasangan pada dinding membantu menghemat ruang dan menjaga area charging tetap lebih terorganisir.

📐

Compact Size

Dimensi 409 × 282 × 148 mm membuat EVlink Home sesuai untuk area residential dengan ruang instalasi terbatas.

Attached Type 2 Cable 5 Meter

EVlink Home menggunakan attached Type 2 charging cable dengan panjang 5 meter. Kabel yang terintegrasi pada unit membuat pengguna tidak perlu membawa kabel charging terpisah ketika akan melakukan pengisian kendaraan.

Type 2 merupakan konfigurasi konektor yang umum digunakan pada AC charging kendaraan listrik. Penggunaan kabel terintegrasi juga memberikan pengalaman penggunaan yang lebih sederhana untuk aktivitas charging rutin di rumah.

Charging Connection:
  • Connector: Attached Type 2 cable
  • Cable length: 5 meter
  • Single charging point
  • AC charging configuration

RDC-DD untuk Residual DC Detection

Salah satu fitur penting pada EVlink Home adalah RDC-DD residual DC detection. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi keberadaan residual direct current yang dapat muncul selama proses charging kendaraan listrik.

EVlink Home juga mendukung earth-leakage protection sebagai bagian dari sistem proteksi instalasi. Untuk instalasi aktual, pemilihan perangkat proteksi upstream tetap perlu disesuaikan dengan desain instalasi, ketentuan kelistrikan, serta persyaratan teknis yang berlaku.

IP55 dan IK10: Dirancang untuk Indoor maupun Outdoor

EVlink Home memiliki tingkat perlindungan IP55 berdasarkan IEC 60529 serta tingkat ketahanan terhadap benturan IK10 berdasarkan IEC 62262.

Dengan karakteristik tersebut, unit dapat digunakan untuk instalasi indoor maupun outdoor selama lokasi pemasangan memenuhi persyaratan instalasi dan kondisi lingkungan yang ditentukan.

💧

IP55

Rating ingress protection membantu memberikan perlindungan terhadap debu dan air sesuai klasifikasi IP55.

🛡

IK10

Rating IK10 menunjukkan tingkat ketahanan enclosure terhadap dampak mekanis eksternal.

Dynamic Energy Management

EVlink Home dilengkapi auxiliary input yang dapat digunakan untuk mendukung dynamic energy management. Fitur ini menjadi penting pada instalasi rumah yang memiliki beberapa beban listrik yang bekerja secara bersamaan.

Dengan pendekatan energy management, penggunaan daya untuk EV charging dapat menjadi bagian dari pengelolaan energi rumah secara keseluruhan. Implementasi aktual bergantung pada konfigurasi sistem, perangkat pendukung, serta desain instalasi yang digunakan.

LED Status Indicator

Untuk memberikan informasi mengenai kondisi unit, EVlink Home dilengkapi LED status indication dengan warna merah, hijau, dan biru. Indikator tersebut membantu pengguna mengetahui status charger secara visual ketika unit sedang digunakan.

EVlink Home juga dilengkapi dengan emergency-stop push-button sebagai salah satu elemen pengoperasian dan keselamatan unit.

Operating Temperature −30 hingga 50 °C

EVlink Home dirancang untuk bekerja pada rentang temperatur operasi −30 hingga 50 °C. Rentang tersebut memberikan fleksibilitas penggunaan pada berbagai kondisi lingkungan.

Meskipun demikian, lokasi pemasangan tetap perlu mempertimbangkan kondisi aktual seperti paparan panas, ventilasi, kelembapan, posisi pemasangan, serta persyaratan instalasi listrik agar performa charging dapat tetap berjalan sesuai desain.

Earthing System TT dan TN-S

EVlink Home mendukung penggunaan pada sistem earthing TT dan TN-S. Pemilihan konfigurasi grounding dan proteksi harus mengikuti sistem kelistrikan bangunan serta desain instalasi yang diterapkan.

Untuk instalasi EV charger, pemeriksaan sistem grounding, proteksi arus bocor, kapasitas daya, dan kesesuaian instalasi menjadi bagian penting sebelum charger digunakan secara rutin.

Spesifikasi Teknis Schneider EVlink Home

Berikut merupakan spesifikasi teknis utama Schneider EVlink Home berdasarkan konfigurasi produk 7.4 kW dan 11 kW.

Parameter Spesifikasi
Product Schneider EVlink Home
Drive / Charging Type AC Charging
Operator / Application Residential
Rated Power – EVH4S07NC 7.4 kW
Rated Power – EVHS11NC 11 kW
Rated Current 32 A
Supply Voltage 230 V AC
Supply Frequency 50 Hz ±10%
Configuration 1P + N
Charging Point Single
Connector Attached Type 2 Cable
Cable Length 5 m
Earthing System TT, TN-S
Residual DC Protection RDC-DD
Earth Leakage Protection Yes
Load Management Auxiliary Input for Dynamic Energy Management
Status Indication Red / Green / Blue LED
Emergency Stop Push-button
Ingress Protection IP55 – IEC 60529
Impact Protection IK10 – IEC 62262
Operating Temperature −30 to 50 °C
Mounting Wall-mounted
Dimensions 409 × 282 × 148 mm
Weight 4.5 kg
Color White – RAL 9003
Standards EN/IEC 61851-1
Certifications / Compliance CE, UKCA

Perbandingan EVlink Home 7.4 kW dan 11 kW

Pemilihan kapasitas charger perlu disesuaikan dengan sistem kelistrikan rumah, kemampuan onboard charger kendaraan, serta kebutuhan penggunaan sehari-hari.

Parameter EVH4S07NC EVHS11NC
Charging Power 7.4 kW 11 kW
Voltage 230 V 230 V
Current 32 A 11 kW variant
Charging Type AC AC
Connector Type 2 Cable Type 2 Cable
Cable Length 5 m 5 m
Mounting Wall-mounted Wall-mounted

Keunggulan Utama Schneider EVlink Home

⚡

7.4–11 kW Charging

Pilihan kapasitas charging untuk menyesuaikan kebutuhan penggunaan EV di lingkungan residential.

🔌

Attached Type 2 Cable

Kabel Type 2 sepanjang 5 meter terintegrasi pada charger untuk penggunaan yang lebih praktis.

🛡

RDC-DD Protection

Residual DC detection membantu mendukung proteksi sistem charging kendaraan listrik.

🏠

Compact Wallbox

Desain wall-mounted dengan dimensi compact untuk kebutuhan instalasi charging di rumah.

🌡

−30 to 50 °C

Rentang operating temperature yang mendukung penggunaan pada berbagai kondisi lingkungan.

🔋

Dynamic Energy Management

Auxiliary input mendukung integrasi dengan konsep pengelolaan energi dinamis.

Aplikasi Schneider EVlink Home

Dengan desain compact, wall-mounted configuration, dan kapasitas charging 7.4–11 kW, EVlink Home ditujukan terutama untuk kebutuhan charging kendaraan listrik di lingkungan residential.

  • Residential Charging – pengisian kendaraan listrik di rumah.
  • Home Garage – instalasi wallbox pada area garasi.
  • Carport – solusi charging untuk kendaraan yang diparkir di carport.
  • Private EV Charging – charging point untuk penggunaan kendaraan pribadi.
  • Home Energy Management – integrasi dengan sistem pengelolaan energi melalui auxiliary input.

Standar dan Compliance

Schneider EVlink Home dirancang berdasarkan standar EN/IEC 61851-1 untuk sistem charging kendaraan listrik. Produk juga memiliki compliance CE dan UKCA.

Dalam implementasi instalasi, charger perlu dipasang dengan memperhatikan kapasitas daya listrik, sistem grounding, perangkat proteksi, ukuran kabel, dan ketentuan instalasi yang berlaku.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Instalasi

Sebelum memasang Schneider EVlink Home, terdapat beberapa parameter yang sebaiknya diperiksa agar charger sesuai dengan kondisi instalasi listrik dan kebutuhan kendaraan.

  • Kapasitas listrik rumah harus mencukupi kebutuhan EV charger dan beban lainnya.
  • Sistem grounding perlu dipastikan sesuai dengan konfigurasi instalasi.
  • Proteksi listrik harus dirancang sesuai kebutuhan charger dan sistem bangunan.
  • Ukuran kabel perlu disesuaikan dengan arus, panjang jalur, dan metode instalasi.
  • Lokasi pemasangan harus mempertimbangkan akses kendaraan, perlindungan lingkungan, dan kemudahan penggunaan.
  • On-board charger kendaraan perlu diperiksa untuk mengetahui kemampuan maksimum AC charging kendaraan.

Spesifikasi Singkat Schneider EVlink Home

Fitur Spesifikasi
Product Schneider EVlink Home
Model 7.4 kW EVH4S07NC
Model 11 kW EVHS11NC
Charging Power 7.4–11 kW
Charging Type AC
Connector Type 2
Cable 5 m Attached Cable
Mounting Wall-mounted
Protection RDC-DD + Earth Leakage Protection
Ingress Protection IP55
Impact Protection IK10
Operating Temperature −30 to 50 °C
Dimensions 409 × 282 × 148 mm
Weight 4.5 kg
Color White – RAL 9003
Standard EN/IEC 61851-1

Kesimpulan

Schneider EVlink Home merupakan compact AC EV charger yang dirancang untuk kebutuhan pengisian kendaraan listrik di lingkungan residential. Tersedia dalam kapasitas 7.4 kW dan 11 kW, unit ini menawarkan pilihan charging yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan dan sistem kelistrikan rumah.

Dengan attached Type 2 cable 5 meter, wall-mounted configuration, serta dimensi hanya 409 × 282 × 148 mm, EVlink Home memiliki desain yang praktis untuk area rumah, garasi, maupun carport.

Dari sisi proteksi, EVlink Home dilengkapi RDC-DD residual DC detection, earth-leakage protection, serta enclosure dengan rating IP55 dan IK10. Unit juga mendukung sistem earthing TT dan TN-S serta memiliki operating temperature dari −30 hingga 50 °C.

Kehadiran auxiliary input untuk dynamic energy management memberikan fleksibilitas tambahan bagi instalasi rumah yang ingin mengintegrasikan EV charging dengan pengelolaan energi.

Dengan kombinasi compact wallbox design, Type 2 charging cable, RDC-DD protection, dan pilihan kapasitas 7.4–11 kW, Schneider EVlink Home dapat menjadi salah satu opsi untuk kebutuhan home EV charging yang praktis dan terintegrasi.

FAQ Schneider EVlink Home

1. Apa itu Schneider EVlink Home?

Schneider EVlink Home adalah AC EV charging station wall-mounted yang dirancang untuk kebutuhan pengisian kendaraan listrik di lingkungan residential.

2. Berapa kapasitas Schneider EVlink Home?

EVlink Home tersedia dalam pilihan kapasitas 7.4 kW dan 11 kW, tergantung varian produk.

3. Apakah EVlink Home menggunakan konektor Type 2?

Ya. EVlink Home menggunakan attached Type 2 cable dengan panjang 5 meter.

4. Apakah EVlink Home dapat dipasang di luar ruangan?

EVlink Home memiliki rating IP55 dan IK10 serta operating temperature −30 hingga 50 °C. Namun, lokasi pemasangan tetap harus memenuhi persyaratan instalasi dan kondisi lingkungan yang sesuai.

5. Apa fungsi RDC-DD pada EVlink Home?

RDC-DD digunakan untuk residual DC detection sebagai bagian dari sistem proteksi pada charging station.

6. Apakah EVlink Home mendukung dynamic energy management?

Ya. Unit menyediakan auxiliary input yang dapat digunakan untuk mendukung dynamic energy management sesuai konfigurasi sistem instalasi.

7. Berapa ukuran Schneider EVlink Home?

Dimensi EVlink Home sekitar 409 × 282 × 148 mm dengan berat sekitar 4.5 kg.

Konsultasikan Kebutuhan EV Charger Anda

Membutuhkan Schneider EVlink Home 7.4 kW atau 11 kW untuk kebutuhan rumah, garasi, atau carport? Pastikan kapasitas charger, sistem proteksi, grounding, kabel, dan instalasi telah disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan serta kondisi kelistrikan bangunan.

Hubungi PT SARANA ENERGI INVESTAMA untuk konsultasi produk, spesifikasi, kebutuhan instalasi, dan penawaran EV charger sesuai kebutuhan Anda.

Catatan: Spesifikasi dapat berbeda berdasarkan varian, konfigurasi, dan revisi produk. Selalu gunakan technical documentation terbaru dari manufacturer sebagai acuan final sebelum pengadaan dan instalasi.

]]>
Astra Otopower ALTRO Fast & Ultra DC Charger https://partnerev.id/products/astra-otopower-altro-fast-ultra-dc-charger/ Sat, 22 Aug 2026 12:12:28 +0000 https://partnerev.id/products/astra-otopower-altro-fast-ultra-dc-charger/ .altro-article{ --primary:#0b74d1; --primary-dark:#07569d; --secondary:#10b981; --dark:#0f172a; --text:#475569; --muted:#64748b; --light:#f8fafc; --border:#dbeafe; --white:#ffffff; max-width:950px; margin:0 auto; font-family:Inter,Arial,sans-serif; color:var(--text); line-height:1.75; font-size:16px; } .altro-article *{ box-sizing:border-box; } .altro-hero{ background:linear-gradient(135deg,#0b74d1 0%,#07569d 55%,#0f172a 100%); color:#fff; padding:42px 35px; border-radius:18px; margin-bottom:32px; } .altro-hero .badge{ display:inline-block; background:rgba(255,255,255,.15); border:1px solid rgba(255,255,255,.25); padding:7px 14px; border-radius:30px; font-size:13px; font-weight:700; letter-spacing:.4px; margin-bottom:15px; } .altro-hero h1{ margin:0 0 15px; color:#fff; font-size:36px; line-height:1.2; font-weight:800; } .altro-hero p{ margin:0; color:#e0f2fe; font-size:17px; } .altro-quick{ display:grid; grid-template-columns:repeat(4,1fr); gap:14px; margin:25px 0 35px; } .altro-card{ background:var(--light); border:1px solid var(--border); border-radius:14px; padding:20px 15px; text-align:center; } .altro-card .icon{ font-size:25px; margin-bottom:7px; } .altro-card strong{ display:block; color:var(--dark); font-size:20px; line-height:1.25; } .altro-card span{ display:block; color:var(--muted); font-size:13px; margin-top:4px; } .altro-article h2{ color:var(--dark); font-size:27px; line-height:1.3; margin:42px 0 16px; padding-bottom:10px; border-bottom:2px solid var(--border); } .altro-article h3{ color:var(--dark); font-size:21px; line-height:1.35; margin:28px 0 10px; } .altro-article p{ margin:0 0 17px; } .altro-article strong{ color:var(--dark); } .altro-highlight{ background:#eff6ff; border-left:5px solid var(--primary); padding:20px 22px; border-radius:0 12px 12px 0; margin:25px 0; } .altro-highlight strong{ color:var(--primary-dark); } .altro-feature-grid{ display:grid; grid-template-columns:repeat(2,1fr); gap:18px; margin:22px 0; } .altro-feature{ border:1px solid var(--border); border-radius:14px; padding:23px; background:#fff; } .altro-feature .feature-icon{ font-size:27px; margin-bottom:7px; } .altro-feature h3{ margin:0 0 7px; font-size:19px; } .altro-feature p{ margin:0; font-size:14px; color:var(--muted); } .altro-table-wrap{ width:100%; overflow-x:auto; margin:22px 0 28px; border:1px solid var(--border); border-radius:12px; } .altro-table{ width:100%; border-collapse:collapse; min-width:620px; background:#fff; } .altro-table th{ background:#eff6ff; color:var(--dark); font-weight:700; text-align:left; padding:13px 15px; border-bottom:1px solid var(--border); } .altro-table td{ padding:12px 15px; border-bottom:1px solid #e2e8f0; vertical-align:top; } .altro-table tr:last-child td{ border-bottom:0; } .altro-table td:first-child{ color:var(--dark); font-weight:600; width:48%; } .altro-list{ padding-left:20px; margin:12px 0 20px; } .altro-list li{ margin-bottom:9px; } .altro-cta{ margin-top:45px; background:linear-gradient(135deg,#0f172a,#07569d); color:#fff; border-radius:18px; padding:35px; text-align:center; } .altro-cta h2{ color:#fff; border:0; padding:0; margin:0 0 12px; font-size:27px; } .altro-cta p{ color:#dbeafe; max-width:700px; margin:0 auto 22px; } .altro-cta .cta-button{ display:inline-block; background:#10b981; color:#fff; text-decoration:none; font-weight:700; padding:12px 23px; border-radius:9px; } .altro-note{ font-size:13px; color:var(--muted); margin-top:20px; } .altro-faq{ border:1px solid var(--border); border-radius:12px; margin-bottom:12px; overflow:hidden; } .altro-faq summary{ cursor:pointer; padding:16px 18px; color:var(--dark); font-weight:700; background:#f8fafc; } .altro-faq p{ padding:0 18px 17px; margin:15px 0 0; } @media(max-width:768px){ .altro-hero{ padding:30px 22px; } .altro-hero h1{ font-size:29px; } .altro-quick{ grid-template-columns:repeat(2,1fr); } .altro-feature-grid{ grid-template-columns:1fr; } .altro-article h2{ font-size:24px; } .altro-cta{ padding:28px 20px; } } @media(max-width:480px){ .altro-quick{ grid-template-columns:1fr 1fr; gap:10px; } .altro-card{ padding:16px 10px; } .altro-card strong{ font-size:17px; } .altro-hero h1{ font-size:26px; } }
DC FAST & ULTRA FAST CHARGING

Astra Otopower ALTRO Fast & Ultra DC Charger

Solusi DC charging untuk kendaraan listrik dengan pilihan daya mulai dari 30 kW hingga 240 kW, mendukung CCS2, CHAdeMO, OCPP 1.6, serta kebutuhan SPKLU dan charging infrastructure.

⚡
30–240 kW DC Charging Power
🔌
CCS2 + CHAdeMO EV Charging Connector
🌐
OCPP 1.6 Backend Connectivity
📱
10″ HMI Interactive Display

Apa Itu Astra Otopower ALTRO DC Charger?

Astra Otopower ALTRO merupakan rangkaian DC fast charger dan ultra-fast charger yang dikembangkan untuk mendukung kebutuhan pengisian kendaraan listrik pada berbagai lingkungan operasional.

Rangkaian ALTRO dimulai dari konfigurasi 30 kW fast charger dan dapat berkembang hingga konfigurasi 240 kW ultra-fast charger. Pilihan kapasitas tersebut memberikan fleksibilitas bagi operator dalam menentukan charging station berdasarkan kebutuhan lokasi, jumlah kendaraan, serta pola penggunaan.

ALTRO mendukung konektor CCS2 dan CHAdeMO, sementara konfigurasi ultra-fast juga dapat dilengkapi dengan AC Type 2. Dengan dukungan hingga tiga konektor dan dynamic simultaneous charging pada konfigurasi ultra-fast, sistem dapat digunakan untuk kebutuhan charging station dengan utilisasi lebih tinggi.

Highlight: Astra Otopower ALTRO tersedia dalam pilihan daya 30 kW hingga 240 kW dan mendukung integrasi backend melalui OCPP 1.6.

Range Daya 30 kW hingga 240 kW

Salah satu karakteristik utama ALTRO adalah pilihan konfigurasi daya yang cukup luas. Hal ini memungkinkan charging infrastructure disesuaikan dengan kebutuhan operasional masing-masing lokasi.

Series Rated Output Input Voltage DC Output
ALTRO Fast Charger 30 kW 300–440 VAC 450 / 750 VDC
ALTRO Ultra-Fast Charger 60–240 kW 305–520 VAC 50–500 VDC

Untuk konfigurasi ultra-fast, pilihan kapasitas tersedia pada 60 kW, 90 kW, 120 kW, 150 kW, 180 kW, 210 kW, hingga 240 kW.

Fitur Utama Astra Otopower ALTRO

⚡

30–240 kW DC Charging

Pilihan kapasitas dari 30 kW fast charging hingga 240 kW ultra-fast charging untuk berbagai kebutuhan charging infrastructure.

🔌

CCS2 & CHAdeMO

Mendukung dua tipe konektor DC yang umum digunakan pada kendaraan listrik, yaitu CCS2 dan CHAdeMO.

🌐

OCPP 1.6

Mendukung koneksi ke backend melalui OCPP 1.6 untuk kebutuhan monitoring dan pengelolaan charging station.

📱

10-inch HMI

Dilengkapi human-machine interface berukuran 10 inci untuk memberikan informasi dan kontrol selama proses charging.

🔄

Dynamic Simultaneous Charging

Konfigurasi ultra-fast mendukung dynamic simultaneous charging untuk kebutuhan pengisian lebih dari satu kendaraan.

🛡

Multiple Protection

Dilengkapi perlindungan terhadap over-voltage, over-temperature, leakage current, short circuit, dan reverse polarity.

CCS2, CHAdeMO, dan AC Type 2

Fleksibilitas konektor menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan charging station. Astra Otopower ALTRO mendukung CCS2 dan CHAdeMO pada rangkaian DC charger.

Pada konfigurasi ultra-fast, tersedia pula dukungan AC Type 2. Konfigurasi tersebut dapat mencapai hingga tiga konektor, sehingga memberikan fleksibilitas lebih besar untuk charging station dengan kebutuhan pengguna yang beragam.

  • CCS2 untuk DC fast charging.
  • CHAdeMO untuk kendaraan yang menggunakan standar tersebut.
  • AC Type 2 tersedia pada konfigurasi ultra-fast tertentu.
  • Konfigurasi ultra-fast mendukung dynamic simultaneous charging.

10-inch HMI untuk Informasi Charging

Astra Otopower ALTRO dilengkapi dengan 10-inch HMI sebagai interface utama bagi pengguna. Layar ini digunakan untuk memberikan informasi dan interaksi selama proses pengisian kendaraan listrik.

Untuk konfigurasi kiosk, tersedia pula 55-inch advertising screen yang dapat digunakan sebagai media informasi atau advertising pada lokasi charging station.

Display: 10-inch HMI pada charger utama dan opsi layar advertising 55-inch pada konfigurasi kiosk.

OCPP 1.6 dan Network Connectivity

Dalam ekosistem charging station modern, konektivitas menjadi bagian penting untuk monitoring, pengelolaan, dan pencatatan aktivitas charging.

Astra Otopower ALTRO mendukung OCPP 1.6 sehingga charging station dapat terhubung dengan backend yang kompatibel dengan protokol tersebut.

Sistem juga mendukung network connectivity untuk kebutuhan komunikasi data antara charger dan backend.

Metode Authentication

  • NFC card untuk akses pengguna.
  • App / QR melalui web client.
  • Integrasi backend menggunakan OCPP 1.6.

Dukungan untuk SPKLU dan PLN Charge.IN

Astra Otopower ALTRO dirancang untuk mendukung kebutuhan charging infrastructure kendaraan listrik, termasuk aplikasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Rangkaian ini mendukung konektivitas melalui OCPP 1.6 dan dinyatakan memenuhi kebutuhan PLN Charge.IN pada kategori SPKLU.

Dengan kemampuan konektivitas dan pilihan daya hingga 240 kW, konfigurasi ALTRO dapat digunakan sebagai bagian dari infrastruktur charging yang membutuhkan kapasitas pengisian lebih tinggi dan pengelolaan charging secara terintegrasi.

Sistem Proteksi dan Keselamatan

Charging station membutuhkan sistem proteksi yang mampu menjaga perangkat dan kendaraan selama proses pengisian. Astra Otopower ALTRO dilengkapi berbagai fitur proteksi untuk mendukung pengoperasian charging station.

⚡

Over-Voltage Protection

Perlindungan terhadap kondisi tegangan input yang melebihi batas operasi.

🌡

Over-Temperature Protection

Perlindungan terhadap kondisi temperatur berlebih selama pengoperasian.

🛡

Leakage Current Protection

Sistem proteksi terhadap kondisi leakage current sebagai bagian dari keselamatan charging.

🔒

Short-Circuit Protection

Perlindungan terhadap kondisi hubungan singkat pada sistem charging.

Selain itu, ALTRO juga dilengkapi dengan reverse-polarity protection untuk memberikan lapisan perlindungan tambahan pada sistem.

IP Rating untuk Penggunaan Charging Station

Astra Otopower ALTRO memiliki konfigurasi perlindungan enclosure yang disesuaikan dengan jenis unitnya.

Konfigurasi Ingress Protection
30 kW Fast Charger IP54
Ultra-Fast Charger IP55
Indoor Kiosk IP44

Rating tersebut perlu menjadi salah satu pertimbangan ketika menentukan lokasi pemasangan dan kondisi lingkungan operasional charging station.

Konfigurasi dan Dimensi Unit

ALTRO tersedia dalam beberapa konfigurasi enclosure dengan dimensi dan bobot yang berbeda sesuai kapasitas serta aplikasinya.

Unit Dimensi (L × W × H) Weight
30 kW Fast Charger 700 × 700 × 197 mm 50 kg
Ultra-Fast Charger 800 × 800 × 1900 mm 300–330 kg
Kiosk Variant 1000 × 507 × 1900 mm 250–350 kg
Catatan instalasi: Penentuan lokasi, kapasitas suplai listrik, proteksi, sistem grounding, serta kebutuhan konstruksi perlu disesuaikan dengan konfigurasi charger yang dipilih.

Spesifikasi Kelistrikan ALTRO Fast & Ultra

Parameter 30 kW Fast Ultra-Fast 60–240 kW
Rated Output 30 kW 60 / 90 / 120 / 150 / 180 / 210 / 240 kW
Supply Three-phase + PE Three-phase + PE
Input Voltage 300–440 VAC 305–520 VAC
DC Output Range 450 / 750 VDC 50–500 VDC
Connector CCS2 + CHAdeMO CCS2 + CHAdeMO + AC Type 2*
Simultaneous Charging — Dynamic simultaneous charging
Protocol OCPP 1.6 OCPP 1.6

*AC Type 2 tersedia pada konfigurasi ultra-fast tertentu.

Spesifikasi Proteksi dan Operasional

Parameter Spesifikasi
Protection Over-voltage, over-temperature, leakage current, short circuit, reverse polarity
IP Rating 30 kW IP54
IP Rating Ultra IP55
IP Rating Indoor Kiosk IP44
Display 10-inch HMI
Advertising Display 55-inch, kiosk variant
Authentication NFC card; App / QR via web client
Protocol OCPP 1.6

Perbandingan ALTRO Fast dan Ultra-Fast Charger

Fitur ALTRO Fast 30 kW ALTRO Ultra-Fast
Rated Power 30 kW 60–240 kW
CCS2 ✓ ✓
CHAdeMO ✓ ✓
AC Type 2 — ✓*
Dynamic Simultaneous Charging — ✓
OCPP 1.6 ✓ ✓
HMI 10″ 10″
IP Rating IP54 IP55

*Tergantung konfigurasi unit.

Aplikasi Astra Otopower ALTRO

Dengan pilihan kapasitas yang luas, dukungan berbagai konektor, serta konektivitas OCPP 1.6, ALTRO dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan charging infrastructure.

🏢

Commercial Area

Charging station untuk area komersial seperti pusat perbelanjaan, gedung, dan fasilitas publik.

🅿

Parking Area

Mendukung kebutuhan charging kendaraan listrik pada area parkir dengan utilisasi yang beragam.

🚗

SPKLU

Dapat digunakan sebagai bagian dari infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum.

🚚

Fleet Charging

Pilihan daya tinggi hingga 240 kW mendukung kebutuhan pengisian kendaraan listrik dalam operasional fleet.

⛽

Charging Hub

Konfigurasi ultra-fast dapat digunakan untuk pengembangan charging hub dengan kebutuhan kapasitas pengisian tinggi.

🏭

Industrial Facility

Cocok untuk fasilitas industri yang membutuhkan charging infrastructure untuk kendaraan operasional.

Dukungan Lokal Astra Otopower

Salah satu faktor penting dalam implementasi charging infrastructure adalah dukungan layanan setelah instalasi. Astra Otopower memiliki jaringan dukungan melalui Astra Otoparts network (PT Ardendi Jaya Sentosa).

Untuk kebutuhan bantuan dan informasi terkait Astra Otopower, tersedia layanan Halo Astra Otopower 1500-725 melalui call center 24 jam.

Halo Astra Otopower: 1500-725 — layanan call center 24 jam.

Spesifikasi Teknis Astra Otopower ALTRO

Parameter Spesifikasi
Product Series Astra Otopower ALTRO
Fast Charger Rated Output 30 kW
Ultra-Fast Rated Output 60 / 90 / 120 / 150 / 180 / 210 / 240 kW
Supply Three-phase + PE
Input Voltage Fast 300–440 VAC
Input Voltage Ultra 305–520 VAC
DC Output Fast 450 / 750 VDC
DC Output Ultra 50–500 VDC
Connector CCS2, CHAdeMO
Additional Connector Ultra AC Type 2
Maximum Connector Configuration Up to 3 connectors
Simultaneous Charging Dynamic simultaneous charging on ultra-fast configuration
Communication Protocol OCPP 1.6
Authentication NFC card; App / QR via web client
Display 10-inch HMI
Advertising Screen 55-inch, kiosk variant
Protection Over-voltage, over-temperature, leakage-current, short-circuit, reverse-polarity
IP Rating Fast IP54
IP Rating Ultra IP55
IP Rating Indoor Kiosk IP44
Dimension Fast 30 kW 700 × 700 × 197 mm
Dimension Ultra 800 × 800 × 1900 mm
Dimension Kiosk 1000 × 507 × 1900 mm
Weight Fast 30 kW 50 kg
Weight Ultra 300–330 kg
Weight Kiosk 250–350 kg
Local Support Astra Otoparts Network / PT Ardendi Jaya Sentosa
Customer Support Halo Astra Otopower 1500-725, 24-hour call center

Keunggulan Utama Astra Otopower ALTRO

⚡

Power hingga 240 kW

Pilihan kapasitas ultra-fast hingga 240 kW untuk kebutuhan charging dengan daya tinggi.

🔌

Multi-Connector

Mendukung CCS2 dan CHAdeMO serta AC Type 2 pada konfigurasi ultra-fast tertentu.

🌐

OCPP 1.6 Ready

Memungkinkan integrasi dengan backend charging station yang kompatibel dengan OCPP 1.6.

🔄

Simultaneous Charging

Dynamic simultaneous charging tersedia pada konfigurasi ultra-fast.

🛡

Protection System

Dilengkapi berbagai sistem proteksi untuk mendukung keamanan pengoperasian charging station.

🇮🇩

Local Support

Didukung jaringan Astra Otoparts serta layanan Halo Astra Otopower 1500-725.

Kesimpulan

Astra Otopower ALTRO Fast & Ultra DC Charger merupakan rangkaian charging station kendaraan listrik yang menawarkan pilihan kapasitas mulai dari 30 kW hingga 240 kW.

Dengan dukungan CCS2 dan CHAdeMO, serta opsi AC Type 2 pada konfigurasi ultra-fast, ALTRO memberikan fleksibilitas untuk berbagai kebutuhan charging infrastructure.

Dari sisi konektivitas, ALTRO mendukung OCPP 1.6, network connectivity, NFC card, serta akses melalui aplikasi atau QR melalui web client. Konfigurasi ultra-fast juga mendukung dynamic simultaneous charging dan hingga tiga konektor pada konfigurasi tertentu.

Untuk kebutuhan SPKLU, ALTRO mendukung penggunaan pada kategori SPKLU PLN Charge.IN. Kombinasi pilihan daya, multi-connector, sistem proteksi, 10-inch HMI, serta dukungan lokal Astra Otoparts membuat ALTRO menjadi salah satu opsi charging infrastructure untuk kebutuhan komersial, fleet, charging hub, dan fasilitas publik.

Ringkasan: Astra Otopower ALTRO menawarkan solusi DC Fast Charging 30 kW hingga Ultra-Fast Charging 240 kW dengan dukungan CCS2, CHAdeMO, OCPP 1.6, dynamic simultaneous charging, dan kebutuhan SPKLU.

FAQ Astra Otopower ALTRO DC Charger

Berapa kapasitas daya Astra Otopower ALTRO?

Astra Otopower ALTRO tersedia mulai dari 30 kW untuk konfigurasi fast charger hingga 240 kW untuk konfigurasi ultra-fast charger.

Apa saja pilihan daya ALTRO Ultra-Fast Charger?

Pilihan daya ultra-fast tersedia pada 60 kW, 90 kW, 120 kW, 150 kW, 180 kW, 210 kW, dan 240 kW.

Apakah Astra Otopower ALTRO mendukung CCS2?

Ya. ALTRO mendukung konektor CCS2 sebagai salah satu konektor pengisian kendaraan listrik.

Apakah ALTRO mendukung CHAdeMO?

Ya. Rangkaian ALTRO mendukung konektor CHAdeMO.

Apakah ALTRO menggunakan OCPP?

Ya. Astra Otopower ALTRO mendukung protokol OCPP 1.6 untuk konektivitas dengan backend charging station yang kompatibel.

Apakah ALTRO dapat digunakan untuk SPKLU?

ALTRO dapat digunakan untuk kebutuhan SPKLU dan mendukung kebutuhan PLN Charge.IN pada kategori SPKLU sesuai konfigurasi dan implementasi yang berlaku.

Berapa ukuran layar HMI ALTRO?

Charger dilengkapi dengan HMI berukuran 10 inci. Pada konfigurasi kiosk tersedia opsi layar advertising berukuran 55 inci.

Apakah ALTRO dapat melakukan simultaneous charging?

Dynamic simultaneous charging tersedia pada konfigurasi ultra-fast charger.

Butuh DC Fast Charger untuk SPKLU atau Fleet?

Konsultasikan kebutuhan charging station Anda, mulai dari kapasitas 30 kW hingga 240 kW, pilihan konektor, kebutuhan instalasi, hingga integrasi charging management system.

Konsultasikan Kebutuhan Anda

Catatan: Spesifikasi, konfigurasi konektor, kapasitas daya, dimensi, dan opsi perangkat dapat berbeda berdasarkan varian ALTRO yang dipilih. Pastikan melakukan verifikasi technical datasheet dan kebutuhan instalasi sebelum pengadaan. Full technical data sheet tersedia berdasarkan permintaan. Hubungi PT SARANA ENERGI INVESTAMA untuk konsultasi atau quotation.

]]>
Astra Otopower ALTRO AC Charger (7–22 kW) https://partnerev.id/products/astra-otopower-altro-ac-charger-7-22-kw/ Sat, 22 Aug 2026 12:12:18 +0000 https://partnerev.id/products/astra-otopower-altro-ac-charger-7-22-kw/ .altro-ac-article{ --primary:#0b74d1; --primary-dark:#07569d; --secondary:#10b981; --dark:#0f172a; --text:#475569; --muted:#64748b; --light:#f8fafc; --border:#dbeafe; --white:#ffffff; max-width:950px; margin:0 auto; font-family:Inter,Arial,sans-serif; color:var(--text); line-height:1.75; font-size:16px; } .altro-ac-article *{ box-sizing:border-box; } .altro-ac-hero{ background:linear-gradient(135deg,#0b74d1 0%,#07569d 55%,#0f172a 100%); color:#fff; padding:42px 35px; border-radius:18px; margin-bottom:32px; } .altro-ac-hero .badge{ display:inline-block; background:rgba(255,255,255,.15); border:1px solid rgba(255,255,255,.25); padding:7px 14px; border-radius:30px; font-size:13px; font-weight:700; letter-spacing:.4px; margin-bottom:15px; } .altro-ac-hero h1{ margin:0 0 15px; color:#fff; font-size:36px; line-height:1.2; font-weight:800; } .altro-ac-hero p{ margin:0; color:#e0f2fe; font-size:17px; } .altro-ac-quick{ display:grid; grid-template-columns:repeat(4,1fr); gap:14px; margin:25px 0 35px; } .altro-ac-card{ background:var(--light); border:1px solid var(--border); border-radius:14px; padding:20px 15px; text-align:center; } .altro-ac-card .icon{ font-size:25px; margin-bottom:7px; } .altro-ac-card strong{ display:block; color:var(--dark); font-size:20px; line-height:1.25; } .altro-ac-card span{ display:block; color:var(--muted); font-size:13px; margin-top:4px; } .altro-ac-article h2{ color:var(--dark); font-size:27px; line-height:1.3; margin:42px 0 16px; padding-bottom:10px; border-bottom:2px solid var(--border); } .altro-ac-article h3{ color:var(--dark); font-size:21px; line-height:1.35; margin:28px 0 10px; } .altro-ac-article p{ margin:0 0 17px; } .altro-ac-article strong{ color:var(--dark); } .altro-ac-highlight{ background:#eff6ff; border-left:5px solid var(--primary); padding:20px 22px; border-radius:0 12px 12px 0; margin:25px 0; } .altro-ac-highlight strong{ color:var(--primary-dark); } .altro-ac-feature-grid{ display:grid; grid-template-columns:repeat(2,1fr); gap:18px; margin:22px 0; } .altro-ac-feature{ border:1px solid var(--border); border-radius:14px; padding:23px; background:#fff; } .altro-ac-feature .feature-icon{ font-size:27px; margin-bottom:7px; } .altro-ac-feature h3{ margin:0 0 7px; font-size:19px; } .altro-ac-feature p{ margin:0; font-size:14px; color:var(--muted); } .altro-ac-table-wrap{ width:100%; overflow-x:auto; margin:22px 0 28px; border:1px solid var(--border); border-radius:12px; } .altro-ac-table{ width:100%; border-collapse:collapse; min-width:620px; background:#fff; } .altro-ac-table th{ background:#eff6ff; color:var(--dark); font-weight:700; text-align:left; padding:13px 15px; border-bottom:1px solid var(--border); } .altro-ac-table td{ padding:12px 15px; border-bottom:1px solid #e2e8f0; vertical-align:top; } .altro-ac-table tr:last-child td{ border-bottom:0; } .altro-ac-table td:first-child{ color:var(--dark); font-weight:600; width:40%; } .altro-ac-list{ padding-left:20px; margin:12px 0 20px; } .altro-ac-list li{ margin-bottom:9px; } .altro-ac-cta{ margin-top:45px; background:linear-gradient(135deg,#0f172a,#07569d); color:#fff; border-radius:18px; padding:35px; text-align:center; } .altro-ac-cta h2{ color:#fff; border:0; padding:0; margin:0 0 12px; font-size:27px; } .altro-ac-cta p{ color:#dbeafe; max-width:700px; margin:0 auto 22px; } .altro-ac-cta .cta-button{ display:inline-block; background:#10b981; color:#fff; text-decoration:none; font-weight:700; padding:12px 23px; border-radius:9px; } .altro-ac-note{ font-size:13px; color:var(--muted); margin-top:20px; } .altro-ac-faq{ border:1px solid var(--border); border-radius:12px; margin-bottom:12px; overflow:hidden; } .altro-ac-faq summary{ cursor:pointer; padding:16px 18px; color:var(--dark); font-weight:700; background:#f8fafc; } .altro-ac-faq p{ padding:0 18px 17px; margin:15px 0 0; } @media(max-width:768px){ .altro-ac-hero{ padding:30px 22px; } .altro-ac-hero h1{ font-size:29px; } .altro-ac-quick{ grid-template-columns:repeat(2,1fr); } .altro-ac-feature-grid{ grid-template-columns:1fr; } .altro-ac-article h2{ font-size:24px; } .altro-ac-cta{ padding:28px 20px; } } @media(max-width:480px){ .altro-ac-quick{ grid-template-columns:1fr 1fr; gap:10px; } .altro-ac-card{ padding:16px 10px; } .altro-ac-card strong{ font-size:17px; } .altro-ac-hero h1{ font-size:26px; } }
AC EV CHARGING 7–22 kW

Astra Otopower ALTRO AC Charger (7–22 kW)

Solusi AC charging untuk kebutuhan rumah, residential, hingga area komersial dengan pilihan daya 7 kW hingga 22 kW, konektor Type 2, OCPP 1.6J ready, serta dukungan integrasi charging infrastructure dan jaringan SPKLU.

⚡
7–22 kW AC Charging Power
🔌
Type 2 AC Charging Connector
🌐
OCPP 1.6J Backend Ready
🇮🇩
Astra Network Nationwide Support

Apa Itu Astra Otopower ALTRO AC Charger?

Astra Otopower ALTRO AC Charger merupakan rangkaian charging station kendaraan listrik berbasis AC charging yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengisian kendaraan listrik mulai dari penggunaan di rumah hingga area komersial.

Rangkaian ALTRO AC tersedia dalam pilihan 7 kW untuk kebutuhan home charging dan 22 kW untuk kebutuhan standing charger. Perbedaan konfigurasi daya tersebut memungkinkan pengguna memilih charger berdasarkan kapasitas listrik, lokasi, serta intensitas penggunaan kendaraan listrik.

Kedua konfigurasi menggunakan AC Type 2 connector dengan kabel sepanjang 5 meter. Untuk kebutuhan pengelolaan charging yang lebih terintegrasi, ALTRO AC juga mendukung OCPP 1.6J ready dan network integration.

Highlight: Astra Otopower ALTRO AC tersedia dalam konfigurasi 7 kW single-phase dan 22 kW three-phase dengan konektor AC Type 2 dan dukungan OCPP 1.6J.

Range Daya 7 kW hingga 22 kW

ALTRO AC menawarkan dua kategori utama charging station berdasarkan kebutuhan pengguna. Varian 7 kW memiliki desain compact wall-mounted yang ditujukan untuk kebutuhan home charging, sedangkan varian 22 kW menggunakan konfigurasi standing charger untuk kebutuhan komersial dan charging station dengan utilisasi lebih tinggi.

Konfigurasi Rated Output Supply Application
ALTRO AC Home Wallbox 7 kW Single-phase Home / Residential
ALTRO AC Standing Charger 22 kW Three-phase Commercial / Public Charging

Varian 22 kW tersedia dengan konfigurasi satu atau dua konektor, sehingga dapat mendukung kebutuhan simultaneous charging sesuai konfigurasi perangkat.

Fitur Utama Astra Otopower ALTRO AC

⚡

7–22 kW AC Charging

Pilihan daya 7 kW untuk kebutuhan residential hingga 22 kW untuk kebutuhan komersial dan charging station.

🔌

AC Type 2

Menggunakan konektor AC Type 2 dengan kabel output sepanjang 5 meter untuk kebutuhan pengisian kendaraan listrik.

🌐

OCPP 1.6J Ready

Mendukung integrasi dengan backend charging management melalui protokol OCPP 1.6J.

📱

App & OCPP Scheduling

Mendukung pengelolaan charging melalui aplikasi serta scheduling berbasis OCPP.

💳

NFC Authentication

Pengguna dapat melakukan autentikasi manual menggunakan NFC card.

🛡

Multiple Protection

Dilengkapi emergency button serta proteksi over-current, short-circuit, over-temperature, overload, dan relay test.

AC Type 2 Connector dengan Kabel 5 Meter

Astra Otopower ALTRO AC menggunakan AC Type 2 connector sebagai interface pengisian kendaraan listrik. Konektor ini digunakan pada kedua kategori ALTRO AC, baik varian 7 kW maupun 22 kW.

Charger dilengkapi dengan output cable sepanjang 5 meter, memberikan fleksibilitas dalam penempatan kendaraan ketika proses charging berlangsung.

  • AC Type 2 sebagai konektor charging.
  • 5 meter output cable.
  • Varian 7 kW menggunakan konfigurasi home wallbox.
  • Varian 22 kW tersedia dengan satu atau dua konektor.

ALTRO AC 7 kW untuk Home Charging

Varian 7 kW merupakan konfigurasi compact wall-mounted yang ditujukan untuk kebutuhan home charging dan penggunaan residential.

Dengan dimensi compact sekitar 160 × 230 × 89 mm dan bobot sekitar 3–5 kg, unit ini dirancang agar praktis untuk dipasang pada dinding di area rumah atau lokasi charging pribadi.

Varian ini menggunakan suplai single-phase dan memiliki rated output sekitar 7 kW.

Ideal untuk: rumah tinggal, garasi pribadi, residential area, dan pengguna kendaraan listrik yang membutuhkan charging station AC yang compact.

ALTRO AC 22 kW untuk Commercial Charging

Untuk kebutuhan dengan tingkat penggunaan lebih tinggi, Astra Otopower ALTRO tersedia dalam konfigurasi 22 kW three-phase standing charger.

Varian ini memiliki pilihan satu atau dua konektor, sehingga dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan charging kendaraan listrik secara lebih fleksibel pada area komersial.

Dengan dimensi sekitar 465 × 447 × 160 mm dan bobot sekitar 5–10 kg, konfigurasi standing charger dapat ditempatkan pada area yang membutuhkan akses charging yang lebih mudah bagi pengguna.

Ideal untuk: gedung komersial, area parkir, fasilitas publik, charging station, kantor, hotel, pusat perbelanjaan, dan kebutuhan fleet charging.

OCPP 1.6J Ready dan Network Integration

Charging station modern tidak hanya membutuhkan kemampuan mengisi kendaraan, tetapi juga membutuhkan konektivitas untuk monitoring dan pengelolaan charging.

Astra Otopower ALTRO AC mendukung OCPP 1.6J ready sehingga dapat diintegrasikan dengan backend charging management yang kompatibel.

Dukungan network integration memungkinkan charging station menjadi bagian dari ekosistem pengelolaan EV charging yang lebih terintegrasi.

Metode Authentication

  • NFC card untuk manual charging.
  • App untuk pengelolaan charging.
  • OCPP scheduling untuk penjadwalan.
  • Network integration dengan backend yang kompatibel.

Dukungan Charge.IN dan Infrastruktur SPKLU

Astra Otopower ALTRO AC dikembangkan untuk mendukung kebutuhan infrastruktur kendaraan listrik yang membutuhkan konektivitas dengan sistem backend.

Dengan dukungan OCPP 1.6J dan network integration, ALTRO AC dapat menjadi bagian dari ekosistem charging yang terhubung dengan sistem pengelolaan charging yang kompatibel.

Rangkaian ini juga ditujukan untuk kebutuhan integrasi dengan Charge.IN dan jaringan PLN SPKLU sesuai konfigurasi, persyaratan teknis, serta implementasi yang berlaku.

Connectivity: OCPP 1.6J ready, network integration, NFC authentication, serta dukungan app dan OCPP scheduling.

Sistem Proteksi dan Keselamatan

Sistem keselamatan merupakan bagian penting dalam pengoperasian EV charging station. Astra Otopower ALTRO AC dilengkapi berbagai fitur proteksi untuk mendukung pengoperasian charger.

⚡

Over-Current Protection

Perlindungan terhadap kondisi arus berlebih selama proses pengisian kendaraan listrik.

🔒

Short-Circuit Protection

Memberikan perlindungan ketika terjadi kondisi hubungan singkat pada sistem charging.

🌡

Over-Temperature Protection

Perlindungan terhadap kondisi temperatur berlebih pada perangkat.

🛡

Overload Protection

Sistem proteksi terhadap kondisi beban berlebih pada charging station.

ALTRO AC juga dilengkapi dengan emergency button dan relay test sebagai bagian dari fitur keselamatan dan pengujian sistem charging.

IP55 untuk Perlindungan Enclosure

Astra Otopower ALTRO AC memiliki IP55 protection rating yang memberikan perlindungan terhadap masuknya debu dan air sesuai dengan klasifikasi enclosure tersebut.

Rating IP perlu menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan lokasi pemasangan charger, terutama ketika perangkat digunakan pada area semi-outdoor atau outdoor.

Parameter Spesifikasi
Protection Rating IP55
Application Indoor / Outdoor sesuai kebutuhan instalasi
Safety Emergency button, over-current, short-circuit, over-temperature, overload

Dimensi dan Bobot ALTRO AC

ALTRO AC tersedia dalam dua konfigurasi fisik yang disesuaikan dengan kebutuhan pemasangan dan kapasitas charging.

Varian Dimensi (L × W × H) Bobot
ALTRO AC 7 kW Compact 160 × 230 × 89 mm 3–5 kg
ALTRO AC 22 kW Standing 465 × 447 × 160 mm 5–10 kg
Catatan instalasi: Penempatan charger perlu mempertimbangkan kapasitas suplai listrik, sistem proteksi, grounding, posisi kendaraan, akses pengguna, serta kondisi lingkungan lokasi pemasangan.

Spesifikasi Kelistrikan ALTRO AC

Parameter ALTRO AC 7 kW ALTRO AC 22 kW
Rated Output 7 kW 22 kW
Supply Single-phase Three-phase
Connector AC Type 2 AC Type 2
Number of Connectors 1 1 or 2
Output Cable 5 meters 5 meters
Protocol OCPP 1.6J Ready OCPP 1.6J Ready
Authentication NFC card / App / OCPP scheduling NFC card / App / OCPP scheduling

Spesifikasi Proteksi dan Operasional

Parameter Spesifikasi
Protection Rating IP55
Emergency Control Emergency button
Over-Current Protection Available
Short-Circuit Protection Available
Over-Temperature Protection Available
Overload Protection Available
Relay Test Available
Authentication NFC card
Scheduling App / OCPP scheduling
Connectivity Network integration / OCPP 1.6J Ready

Perbandingan ALTRO AC 7 kW dan 22 kW

Fitur ALTRO AC 7 kW ALTRO AC 22 kW
Rated Power 7 kW 22 kW
Supply Single-phase Three-phase
Installation Wall-mounted Standing
Connector AC Type 2 AC Type 2
Number of Connectors 1 1 or 2
Output Cable 5 meters 5 meters
OCPP 1.6J ✓ ✓
NFC Authentication ✓ ✓
App / OCPP Scheduling ✓ ✓
Protection IP55 IP55
Weight 3–5 kg 5–10 kg

Aplikasi Astra Otopower ALTRO AC Charger

Dengan pilihan daya 7 kW dan 22 kW, ALTRO AC dapat digunakan pada berbagai lingkungan yang membutuhkan charging kendaraan listrik berbasis AC.

🏠

Home Charging

Varian 7 kW cocok untuk kebutuhan charging kendaraan listrik di rumah dan garasi pribadi.

🏢

Office & Commercial Building

Dapat digunakan pada kantor, gedung komersial, dan fasilitas yang menyediakan EV charging bagi pengguna atau karyawan.

🅿

Parking Area

Mendukung kebutuhan charging pada area parkir dengan penggunaan kendaraan yang beragam.

🏨

Hotel & Hospitality

Dapat ditempatkan sebagai fasilitas tambahan charging kendaraan listrik untuk tamu hotel.

🛒

Retail & Shopping Area

Cocok untuk pusat perbelanjaan dan area retail yang ingin menyediakan fasilitas EV charging.

🚚

Fleet Charging

Varian 22 kW dapat digunakan untuk kebutuhan pengisian kendaraan operasional dan fleet.

22 kW dengan Pilihan hingga Dua Connector

Salah satu keunggulan konfigurasi ALTRO AC 22 kW adalah tersedianya pilihan charger dengan satu atau dua connector.

Konfigurasi dua connector dapat memberikan fleksibilitas lebih besar pada lokasi yang membutuhkan charging untuk lebih dari satu kendaraan, tergantung konfigurasi daya dan implementasi sistem.

Untuk charging station: konfigurasi 22 kW dengan hingga dua connector dapat dipertimbangkan untuk area yang membutuhkan akses charging lebih dari satu kendaraan.

Dukungan Lokal Astra Otoparts

Salah satu faktor penting dalam implementasi charging infrastructure adalah dukungan layanan setelah perangkat terpasang.

Astra Otopower mendapatkan dukungan melalui jaringan Astra Otoparts dan PT Ardendi Jaya Sentosa untuk mendukung kebutuhan layanan di berbagai wilayah Indonesia.

Untuk kebutuhan informasi dan bantuan terkait Astra Otopower, tersedia layanan Halo Astra Otopower 1500-725 melalui call center 24 jam.

Halo Astra Otopower: 1500-725 — layanan call center 24 jam.

Spesifikasi Teknis Astra Otopower ALTRO AC

Parameter Spesifikasi
Product Series Astra Otopower ALTRO AC Charger
Home Wall-Mount Rated Output 7 kW
Standing Charger Rated Output 22 kW
Supply 7 kW Single-phase
Supply 22 kW Three-phase
Connector AC Type 2
Number of Connectors 1 or 2 connectors
Output Cable 5 meters
Communication Protocol OCPP 1.6J Ready
Network Integration Supported
Authentication NFC card
Charging Control App / OCPP scheduling
Indication 7 kW LED static indication
Indication 22 kW Indicator display
Protection Rating IP55
Safety Features Emergency button, over-current, short-circuit, over-temperature, overload, relay test
Dimension Compact 160 × 230 × 89 mm
Dimension Standing 465 × 447 × 160 mm
Weight 7 kW 3–5 kg
Weight 22 kW 5–10 kg
Local Support Astra Otoparts / PT Ardendi Jaya Sentosa
Customer Support Halo Astra Otopower 1500-725, 24-hour call center

Keunggulan Utama Astra Otopower ALTRO AC

⚡

Power 7–22 kW

Pilihan daya untuk kebutuhan home charging hingga commercial AC charging.

🔌

AC Type 2

Menggunakan konektor AC Type 2 dengan kabel charging sepanjang 5 meter.

🌐

OCPP 1.6J Ready

Mendukung integrasi dengan backend charging management melalui OCPP 1.6J.

🔄

App & Scheduling

Mendukung pengelolaan charging melalui aplikasi dan OCPP scheduling.

🛡

Multiple Protection

Dilengkapi berbagai fitur proteksi termasuk over-current, short-circuit, over-temperature, overload, emergency button, dan relay test.

🇮🇩

Nationwide Support

Didukung jaringan layanan Astra Otoparts dan Halo Astra Otopower 1500-725.

Memilih ALTRO AC 7 kW atau 22 kW?

Pemilihan kapasitas charger sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan charging, kapasitas listrik yang tersedia, jumlah kendaraan, dan karakteristik lokasi.

Kebutuhan Rekomendasi Alasan
Rumah / Garasi Pribadi ALTRO AC 7 kW Compact, wall-mounted, single-phase
Office ALTRO AC 7–22 kW Disesuaikan dengan kapasitas listrik dan kebutuhan charging
Hotel / Commercial Area ALTRO AC 22 kW Three-phase dan opsi hingga dua connector
Public Charging ALTRO AC 22 kW Lebih sesuai untuk kebutuhan charging dengan utilisasi lebih tinggi
Fleet Charging ALTRO AC 22 kW Mendukung kebutuhan charging kendaraan operasional

Kesimpulan

Astra Otopower ALTRO AC Charger merupakan solusi AC charging kendaraan listrik dengan pilihan daya 7 kW hingga 22 kW yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mulai dari home charging hingga commercial charging.

Varian 7 kW menggunakan konfigurasi single-phase dan compact wall-mounted, sehingga cocok untuk kebutuhan rumah dan residential. Sementara itu, varian 22 kW menggunakan suplai three-phase dan tersedia dalam konfigurasi satu atau dua connector untuk kebutuhan charging dengan utilisasi lebih tinggi.

Dari sisi konektivitas, ALTRO AC mendukung OCPP 1.6J ready, network integration, NFC card authentication, serta app dan OCPP scheduling. Sistem juga dilengkapi berbagai fitur proteksi seperti over-current, short-circuit, over-temperature, overload, emergency button, dan relay test.

Dengan dukungan AC Type 2, kabel 5 meter, IP55, pilihan konfigurasi 7 kW dan 22 kW, serta dukungan jaringan layanan Astra Otoparts, ALTRO AC dapat menjadi salah satu pilihan untuk membangun infrastruktur EV charging di rumah, gedung komersial, area parkir, hospitality, fleet, hingga charging station.

Ringkasan: Astra Otopower ALTRO AC menawarkan 7 kW home charging hingga 22 kW commercial charging dengan AC Type 2, kabel 5 meter, OCPP 1.6J ready, NFC authentication, multiple protection, dan dukungan layanan Astra Otoparts.

FAQ Astra Otopower ALTRO AC Charger

Berapa kapasitas daya Astra Otopower ALTRO AC?

Astra Otopower ALTRO AC tersedia dalam dua konfigurasi utama, yaitu 7 kW untuk home wall-mount dan 22 kW untuk standing charger.

Apakah ALTRO AC menggunakan konektor Type 2?

Ya. Astra Otopower ALTRO AC menggunakan AC Type 2 connector dengan kabel output sepanjang 5 meter.

Apakah ALTRO AC 7 kW cocok untuk rumah?

Ya. Varian 7 kW merupakan konfigurasi compact wall-mounted yang dirancang untuk kebutuhan home charging dan residential.

Apakah ALTRO AC 22 kW menggunakan three-phase?

Ya. Varian 22 kW menggunakan suplai three-phase.

Apakah ALTRO AC 22 kW memiliki dua connector?

Ya. Varian 22 kW tersedia dalam konfigurasi satu atau dua connector, tergantung konfigurasi unit yang dipilih.

Apakah Astra Otopower ALTRO AC mendukung OCPP?

Ya. ALTRO AC mendukung OCPP 1.6J ready untuk kebutuhan integrasi dengan backend charging yang kompatibel.

Bagaimana cara autentikasi pengguna ALTRO AC?

ALTRO AC mendukung autentikasi menggunakan NFC card. Pengelolaan charging juga dapat dilakukan melalui aplikasi dan OCPP scheduling sesuai konfigurasi sistem.

Apakah ALTRO AC memiliki sistem proteksi?

Ya. Fitur keselamatan mencakup emergency button, over-current protection, short-circuit protection, over-temperature protection, overload protection, dan relay test.

Berapa IP rating Astra Otopower ALTRO AC?

ALTRO AC memiliki IP55 protection rating.

Apakah ALTRO AC dapat digunakan untuk SPKLU?

ALTRO AC dapat digunakan sebagai bagian dari infrastruktur EV charging yang terintegrasi dengan backend dan jaringan charging yang kompatibel. Dukungan Charge.IN dan implementasi PLN SPKLU perlu disesuaikan dengan konfigurasi perangkat serta persyaratan teknis yang berlaku.

Berapa panjang kabel charging ALTRO AC?

Astra Otopower ALTRO AC menggunakan output cable sepanjang 5 meter.

Butuh AC EV Charger 7–22 kW?

Konsultasikan kebutuhan charging kendaraan listrik Anda, mulai dari home charging 7 kW hingga commercial charging 22 kW, termasuk pilihan connector, kebutuhan instalasi, kapasitas listrik, dan integrasi charging management system.

Konsultasikan Kebutuhan Anda

Catatan: Spesifikasi, konfigurasi connector, kapasitas daya, dimensi, bobot, fitur komunikasi, dan opsi perangkat dapat berbeda berdasarkan varian ALTRO AC yang dipilih. Pastikan melakukan verifikasi technical datasheet dan kebutuhan instalasi sebelum pengadaan. Implementasi Charge.IN dan integrasi PLN SPKLU mengikuti persyaratan teknis dan konfigurasi yang berlaku. Hubungi PT SARANA ENERGI INVESTAMA untuk konsultasi atau quotation.

]]>
ABB Terra AC Wallbox (7.4–22 kW) https://partnerev.id/products/abb-terra-ac-wallbox-7-4-22-kw/ Sat, 22 Aug 2026 12:12:10 +0000 https://partnerev.id/products/abb-terra-ac-wallbox-7-4-22-kw/ .terra-article{ --primary:#e30613; --primary-dark:#a9000b; --secondary:#ef4444; --dark:#0f172a; --text:#475569; --muted:#64748b; --light:#fff7f7; --border:#fecaca; --white:#ffffff; max-width:950px; margin:0 auto; font-family:Inter,Arial,sans-serif; color:var(--text); line-height:1.75; font-size:16px; } .terra-article *{ box-sizing:border-box; } .terra-hero{ background:linear-gradient(135deg,#e30613 0%,#b0000b 55%,#0f172a 100%); color:#fff; padding:42px 35px; border-radius:18px; margin-bottom:32px; } .terra-hero .badge{ display:inline-block; background:rgba(255,255,255,.15); border:1px solid rgba(255,255,255,.25); padding:7px 14px; border-radius:30px; font-size:13px; font-weight:700; letter-spacing:.4px; margin-bottom:15px; } .terra-hero h1{ margin:0 0 15px; color:#fff; font-size:36px; line-height:1.2; font-weight:800; } .terra-hero p{ margin:0; color:#fee2e2; font-size:17px; } .terra-quick{ display:grid; grid-template-columns:repeat(4,1fr); gap:14px; margin:25px 0 35px; } .terra-card{ background:var(--light); border:1px solid var(--border); border-radius:14px; padding:20px 15px; text-align:center; } .terra-card .icon{ font-size:25px; margin-bottom:7px; } .terra-card strong{ display:block; color:var(--dark); font-size:20px; line-height:1.25; } .terra-card span{ display:block; color:var(--muted); font-size:13px; margin-top:4px; } .terra-article h2{ color:var(--dark); font-size:27px; line-height:1.3; margin:42px 0 16px; padding-bottom:10px; border-bottom:2px solid var(--border); } .terra-article h3{ color:var(--dark); font-size:21px; line-height:1.35; margin:28px 0 10px; } .terra-article p{ margin:0 0 17px; } .terra-article strong{ color:var(--dark); } .terra-highlight{ background:#fff1f2; border-left:5px solid var(--primary); padding:20px 22px; border-radius:0 12px 12px 0; margin:25px 0; } .terra-highlight strong{ color:var(--primary-dark); } .terra-feature-grid{ display:grid; grid-template-columns:repeat(2,1fr); gap:18px; margin:22px 0; } .terra-feature{ border:1px solid var(--border); border-radius:14px; padding:23px; background:#fff; } .terra-feature .feature-icon{ font-size:27px; margin-bottom:7px; } .terra-feature h3{ margin:0 0 7px; font-size:19px; } .terra-feature p{ margin:0; font-size:14px; color:var(--muted); } .terra-table-wrap{ width:100%; overflow-x:auto; margin:22px 0 28px; border:1px solid var(--border); border-radius:12px; } .terra-table{ width:100%; border-collapse:collapse; min-width:620px; background:#fff; } .terra-table th{ background:#fff1f2; color:var(--dark); font-weight:700; text-align:left; padding:13px 15px; border-bottom:1px solid var(--border); } .terra-table td{ padding:12px 15px; border-bottom:1px solid #e2e8f0; vertical-align:top; } .terra-table tr:last-child td{ border-bottom:0; } .terra-table td:first-child{ color:var(--dark); font-weight:600; width:42%; } .terra-list{ padding-left:20px; margin:12px 0 20px; } .terra-list li{ margin-bottom:9px; } .terra-cta{ margin-top:45px; background:linear-gradient(135deg,#0f172a,#a9000b,#e30613); color:#fff; border-radius:18px; padding:35px; text-align:center; } .terra-cta h2{ color:#fff; border:0; padding:0; margin:0 0 12px; font-size:27px; } .terra-cta p{ color:#fee2e2; max-width:700px; margin:0 auto 22px; } .terra-cta .cta-button{ display:inline-block; background:#fff; color:#b0000b; text-decoration:none; font-weight:700; padding:12px 23px; border-radius:9px; } .terra-note{ font-size:13px; color:var(--muted); margin-top:20px; } .terra-faq{ border:1px solid var(--border); border-radius:12px; margin-bottom:12px; overflow:hidden; } .terra-faq summary{ cursor:pointer; padding:16px 18px; color:var(--dark); font-weight:700; background:#fff7f7; } .terra-faq p{ padding:0 18px 17px; margin:15px 0 0; } @media(max-width:768px){ .terra-hero{ padding:30px 22px; } .terra-hero h1{ font-size:29px; } .terra-quick{ grid-template-columns:repeat(2,1fr); } .terra-feature-grid{ grid-template-columns:1fr; } .terra-article h2{ font-size:24px; } .terra-cta{ padding:28px 20px; } } @media(max-width:480px){ .terra-quick{ grid-template-columns:1fr 1fr; gap:10px; } .terra-card{ padding:16px 10px; } .terra-card strong{ font-size:17px; } .terra-hero h1{ font-size:26px; } }
ABB TERRA AC WALLBOX

ABB Terra AC Wallbox (7.4–22 kW)

Connected AC charging station dari ABB untuk kebutuhan home, workplace, dan semi-public charging, tersedia dalam pilihan daya 7.4 kW single-phase hingga 22 kW three-phase dengan Type 2, OCPP 1.6, smart charging, dan dynamic load management.

⚡
7.4–22 kW AC Charging Power
🔌
Type 2 5 m Cable / Socket
🌐
OCPP 1.6 Smart Charging
📶
Wi-Fi + Ethernet Connected Wallbox

Apa Itu ABB Terra AC Wallbox?

ABB Terra AC Wallbox merupakan charging station AC yang dirancang untuk mendukung kebutuhan pengisian kendaraan listrik pada lingkungan residential, workplace, dan semi-public.

Produk ini tersedia dalam pilihan daya mulai dari 7.4 kW single-phase hingga 22 kW three-phase, sehingga pengguna dapat memilih konfigurasi berdasarkan kapasitas listrik dan kebutuhan charging di lokasi.

Terra AC Wallbox menggunakan Type 2 connector yang tersedia dalam pilihan kabel tethered sepanjang 5 meter maupun socket outlet. Dengan desain compact dan mounting pada dinding, unit dapat ditempatkan untuk kebutuhan charging indoor maupun outdoor.

Highlight: ABB Terra AC Wallbox menggabungkan 7.4–22 kW AC charging, konektivitas Wi-Fi/Ethernet/Bluetooth, OCPP 1.6, RFID, app authentication, dan dynamic load management dalam satu charging solution.

Pilihan Daya 7.4 kW dan 22 kW

ABB Terra AC Wallbox tersedia dalam dua konfigurasi utama berdasarkan kebutuhan daya pengisian. Varian 7.4 kW menggunakan suplai single-phase, sedangkan varian 22 kW menggunakan konfigurasi three-phase.

Konfigurasi Rated Output Supply Current
Terra AC 7.4 kW 7.4 kW Single-phase Up to 32 A
Terra AC 22 kW 22 kW Three-phase Up to 32 A

Untuk konfigurasi charging hingga 22 kW, Terra AC Wallbox menggunakan suplai AC 380–420 V dengan arus hingga 32 A pada sistem three-phase.

Fitur Utama ABB Terra AC Wallbox

⚡

7.4–22 kW AC Charging

Pilihan daya 7.4 kW single-phase hingga 22 kW three-phase untuk berbagai kebutuhan charging.

🔌

Type 2 Connector

Mendukung Type 2 melalui pilihan 5 meter tethered cable maupun socket outlet.

🌐

OCPP 1.6

Mendukung OCPP 1.6 untuk konektivitas dengan backend charging management dan smart charging.

📶

Multiple Connectivity

Dilengkapi Wi-Fi, Ethernet, Bluetooth, dan Modbus. Model tertentu juga tersedia dengan konektivitas 4G.

🔄

Dynamic Load Management

Pengelolaan beban dinamis membantu menyesuaikan penggunaan daya charging dengan kondisi sistem listrik.

🛡

Integrated Protection

Dilengkapi residual current monitoring dan perlindungan overcurrent hingga 40 A.

Type 2 Cable dan Socket Outlet

ABB Terra AC Wallbox menggunakan standar Type 2 yang umum digunakan pada sistem AC charging kendaraan listrik.

Untuk memberikan fleksibilitas instalasi, Terra AC Wallbox tersedia dalam dua pilihan konfigurasi koneksi, yaitu 5 meter tethered cable atau Type 2 socket outlet.

  • Type 2 tethered cable dengan panjang 5 meter.
  • Type 2 socket outlet untuk penggunaan kabel charging terpisah.
  • Kompatibel dengan kebutuhan AC charging kendaraan listrik yang menggunakan Type 2.
  • Konfigurasi dapat dipilih berdasarkan kebutuhan penggunaan dan instalasi.
Type 2: Pilihan tethered cable atau socket outlet memberikan fleksibilitas dalam menentukan metode koneksi charging sesuai kebutuhan pengguna.

OCPP 1.6 dan Smart Charging

Salah satu keunggulan ABB Terra AC Wallbox adalah dukungan OCPP 1.6 yang memungkinkan charging station terhubung dengan backend charging management yang kompatibel.

Konektivitas tersebut dapat digunakan untuk mendukung pengelolaan charging, monitoring, serta fitur smart charging. Terra AC Wallbox juga memiliki berbagai pilihan konektivitas seperti Wi-Fi, Ethernet, Bluetooth, dan Modbus.

Connectivity Options

  • Wi-Fi untuk koneksi jaringan wireless.
  • Ethernet untuk koneksi jaringan kabel.
  • Bluetooth untuk konektivitas lokal.
  • Modbus untuk kebutuhan integrasi tertentu.
  • 4G tersedia pada model RFID/4G tertentu.

RFID, App, dan Free-Vending Mode

ABB Terra AC Wallbox mendukung beberapa metode authentication untuk memberikan fleksibilitas dalam mengatur akses pengguna terhadap charging station.

💳

RFID Authentication

Pengguna dapat melakukan autentikasi menggunakan RFID untuk mengakses charging station.

📱

App Authentication

Dukungan aplikasi memberikan alternatif akses dan pengelolaan charging secara connected.

🔓

Free-Vending Mode

Mode free-vending memungkinkan charging digunakan tanpa proses autentikasi tertentu sesuai konfigurasi.

🌐

Backend Integration

OCPP 1.6 mendukung integrasi charging station dengan backend yang kompatibel.

Dynamic Load Management

Pada instalasi kendaraan listrik, pengelolaan beban menjadi salah satu faktor penting terutama ketika charging station digunakan bersamaan dengan beban listrik lainnya.

ABB Terra AC Wallbox mendukung dynamic load management untuk membantu mengoptimalkan penggunaan daya charging berdasarkan kondisi sistem kelistrikan.

Smart Charging: Dynamic load management dapat membantu mengatur konsumsi daya charging sehingga implementasi EV charger dapat disesuaikan dengan kapasitas sistem listrik yang tersedia.

Integrated Energy Meter

Terra AC Wallbox dilengkapi dengan integrated AC energy meter. Fitur metering membantu menyediakan data energi yang digunakan selama proses pengisian kendaraan listrik.

Integrasi metering dengan sistem charging yang connected dapat membantu kebutuhan monitoring dan pengelolaan penggunaan energi pada charging station.

Sistem Proteksi dan Keselamatan

ABB Terra AC Wallbox dirancang dengan berbagai fitur perlindungan untuk mendukung keamanan pengoperasian charging station pada lingkungan indoor maupun outdoor.

🛡

Residual Current Monitoring

Sistem monitoring arus sisa untuk membantu mendeteksi kondisi residual current selama proses charging.

⚡

40 A Overcurrent Protection

Dilengkapi perlindungan overcurrent hingga 40 A sesuai konfigurasi perangkat.

🔌

Overvoltage Category III

Perangkat memiliki overvoltage category III untuk mendukung kebutuhan instalasi kelistrikan yang sesuai.

🏠

Indoor & Outdoor

Enclosure IP54 mendukung penggunaan pada instalasi indoor maupun outdoor sesuai kondisi pemasangan.

IP54 dan IK08 untuk Instalasi Indoor & Outdoor

ABB Terra AC Wallbox memiliki rating IP54 untuk perlindungan terhadap ingress dan IK08 untuk ketahanan terhadap impact.

Parameter Spesifikasi
Ingress Protection IP54
Impact Protection IK08
Operating Temperature −30 °C hingga +50 °C
Maximum Altitude Up to 2000 m
Installation Indoor / Outdoor

Desain Compact dan Wall-Mounted

Dengan dimensi sekitar 195 × 320 × 110 mm, ABB Terra AC Wallbox memiliki desain compact yang dapat dipasang pada dinding.

Bobot unit juga relatif ringan, yaitu sekitar 2.7 kg untuk versi socket dan 5.3 kg untuk versi cable. Hal tersebut memberikan fleksibilitas dalam proses instalasi.

Selain wall-mounted installation, tersedia pula floor pedestal yang dapat dikustomisasi untuk pemasangan hingga dua charging unit.

Parameter Spesifikasi
Dimensions 195 × 320 × 110 mm
Weight Socket Version 2.7 kg
Weight Cable Version 5.3 kg
Mounting Wall-mounted
Optional Mounting Floor pedestal
Pedestal Capacity Up to two chargers

Spesifikasi Kelistrikan ABB Terra AC Wallbox

Parameter Spesifikasi
Charger Type ABB Terra AC Wallbox
Rated Output 7.4 kW / 22 kW
Configuration 7.4 kW single-phase / 22 kW three-phase
AC Output Three-phase 320–480 V
Maximum Current Up to 32 A
Supply Voltage AC 380–420 V
Frequency 50–60 Hz
Connector Type 2
Cable Option 5 m tethered cable
Socket Option Type 2 socket outlet

Spesifikasi Connectivity dan Charging Management

Parameter Spesifikasi
Communication Protocol OCPP 1.6
Wireless Connectivity Wi-Fi, Bluetooth
Wired Connectivity Ethernet
Industrial Communication Modbus
4G Connectivity Available on RFID/4G model
Load Management Dynamic load management
Metering Integrated AC energy meter
Authentication RFID, app, free-vending mode

Perbandingan ABB Terra AC 7.4 kW dan 22 kW

Fitur Terra AC 7.4 kW Terra AC 22 kW
Rated Power 7.4 kW 22 kW
Phase Single-phase Three-phase
Maximum Current Up to 32 A Up to 32 A
Connector Type 2 Type 2
5 m Tethered Cable Available Available
Socket Outlet Available Available
OCPP 1.6 ✓ ✓
Dynamic Load Management ✓ ✓
IP Rating IP54 IP54

Aplikasi ABB Terra AC Wallbox

Dengan pilihan daya, konektivitas, dan sistem pengelolaan charging yang fleksibel, ABB Terra AC Wallbox dapat digunakan pada berbagai lingkungan pengisian kendaraan listrik.

🏠

Home Charging

Varian 7.4 kW dapat digunakan untuk kebutuhan pengisian kendaraan listrik di rumah.

🏢

Workplace Charging

Cocok untuk fasilitas kantor yang menyediakan charging station bagi kendaraan karyawan atau tamu.

🅿

Parking Area

Dapat digunakan pada area parkir gedung, properti, dan fasilitas komersial.

🏬

Semi-Public Charging

Mendukung charging infrastructure pada lokasi semi-public dengan kebutuhan akses pengguna yang terkelola.

🚗

Fleet Charging

Dapat menjadi bagian dari infrastruktur charging untuk kendaraan operasional dan fleet.

🏨

Hospitality & Property

Dapat diterapkan pada hotel, apartemen, residential complex, dan properti komersial.

Smart Charging untuk Pengelolaan Energi

Smart charging memungkinkan charging station tidak hanya berfungsi sebagai perangkat pengisian, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pengelolaan energi yang lebih terintegrasi.

Dengan dukungan OCPP 1.6, dynamic load management, integrated energy meter, dan berbagai pilihan konektivitas, Terra AC Wallbox dapat mendukung implementasi charging infrastructure yang membutuhkan monitoring dan pengelolaan secara connected.

  • Monitoring aktivitas charging melalui backend yang kompatibel.
  • Dynamic load management untuk pengelolaan beban.
  • Integrated AC energy meter untuk monitoring energi.
  • OCPP 1.6 untuk integrasi charging management.
  • Wi-Fi, Ethernet, Bluetooth, dan Modbus untuk konektivitas.

Spesifikasi Teknis ABB Terra AC Wallbox

Parameter Spesifikasi
Product Series ABB Terra AC Wallbox
Rated Power 7.4 kW / 22 kW
Charging Configuration 7.4 kW single-phase / 22 kW three-phase
AC Output Three-phase 320–480 V
Supply AC 380–420 V, 32 A
Frequency 50–60 Hz
Connector Type 2
Tethered Cable 5 meters
Socket Option Type 2 socket outlet
Connectivity Wi-Fi, Ethernet, Bluetooth, Modbus
4G Available on RFID/4G model
Communication Protocol OCPP 1.6
Load Management Dynamic load management
Authentication RFID, app, free-vending mode
Metering Integrated AC energy meter
Residual Current Protection Residual current monitoring
Overcurrent Protection 40 A
Overvoltage Category Category III
Ingress Protection IP54
Impact Protection IK08
Operating Temperature −30 °C to +50 °C
Maximum Altitude Up to 2000 m
Dimensions 195 × 320 × 110 mm
Weight Socket Version 2.7 kg
Weight Cable Version 5.3 kg
Mounting Wall-mounted
Optional Pedestal Floor pedestal, customizable up to two chargers

Keunggulan Utama ABB Terra AC Wallbox

⚡

Daya hingga 22 kW

Pilihan daya mulai 7.4 kW hingga 22 kW untuk kebutuhan home dan commercial charging.

🔌

Type 2

Tersedia dengan tethered cable 5 meter maupun socket outlet Type 2.

🌐

OCPP 1.6 Ready

Mendukung integrasi dengan backend charging management yang kompatibel dengan OCPP 1.6.

🔄

Dynamic Load Management

Membantu mengelola beban charging berdasarkan kebutuhan sistem kelistrikan.

📶

Connected Charging

Mendukung Wi-Fi, Ethernet, Bluetooth, Modbus, dan 4G pada model tertentu.

🛡

IP54 & IK08

Rating enclosure mendukung penggunaan Terra AC Wallbox pada lingkungan indoor maupun outdoor.

Kesimpulan

ABB Terra AC Wallbox 7.4–22 kW merupakan connected AC charging station yang dirancang untuk berbagai kebutuhan mulai dari home charging hingga workplace dan semi-public charging.

Dengan pilihan daya 7.4 kW single-phase dan 22 kW three-phase, pengguna dapat memilih konfigurasi berdasarkan kebutuhan charging serta kapasitas sistem listrik yang tersedia.

Dari sisi konektivitas, Terra AC Wallbox mendukung OCPP 1.6, Wi-Fi, Ethernet, Bluetooth, Modbus, serta 4G pada model tertentu. Dukungan RFID, app authentication, free-vending mode, integrated energy meter, dan dynamic load management membuat perangkat ini sesuai untuk implementasi charging infrastructure yang membutuhkan konektivitas dan pengelolaan energi.

Dengan desain compact, pilihan Type 2 cable atau socket, rating IP54 dan IK08, serta operating temperature hingga −30 °C sampai +50 °C, ABB Terra AC Wallbox dapat menjadi solusi AC EV charging untuk rumah, kantor, area parkir, properti komersial, dan lingkungan semi-public.

Ringkasan: ABB Terra AC Wallbox menawarkan 7.4–22 kW AC charging dengan Type 2, OCPP 1.6, dynamic load management, integrated energy meter, RFID/app authentication, serta konektivitas Wi-Fi, Ethernet, Bluetooth, dan Modbus.

FAQ ABB Terra AC Wallbox

Berapa kapasitas daya ABB Terra AC Wallbox?

ABB Terra AC Wallbox tersedia dalam pilihan 7.4 kW single-phase dan 22 kW three-phase dengan arus hingga 32 A.

Apakah ABB Terra AC Wallbox menggunakan Type 2?

Ya. Terra AC Wallbox menggunakan konektor Type 2, tersedia dalam pilihan 5 meter tethered cable atau Type 2 socket outlet.

Apakah ABB Terra AC Wallbox mendukung OCPP?

Ya. ABB Terra AC Wallbox mendukung protokol OCPP 1.6 untuk integrasi dengan backend charging management yang kompatibel.

Apakah ABB Terra AC Wallbox mendukung smart charging?

Ya. Terra AC Wallbox mendukung smart charging dan dynamic load management untuk membantu pengelolaan penggunaan daya charging.

Apakah Terra AC Wallbox bisa digunakan di luar ruangan?

Ya. Terra AC Wallbox memiliki rating IP54 dan dirancang untuk penggunaan indoor maupun outdoor dengan rentang temperatur operasi −30 °C hingga +50 °C.

Bagaimana cara autentikasi ABB Terra AC Wallbox?

Terra AC Wallbox mendukung beberapa metode authentication, termasuk RFID, aplikasi, dan free-vending mode sesuai konfigurasi sistem.

Apakah ABB Terra AC Wallbox memiliki energy meter?

Ya. Produk ini dilengkapi integrated AC energy meter untuk mendukung kebutuhan monitoring energi charging.

Berapa ukuran ABB Terra AC Wallbox?

Dimensi Terra AC Wallbox adalah sekitar 195 × 320 × 110 mm. Beratnya sekitar 2.7 kg untuk versi socket dan 5.3 kg untuk versi cable.

Apakah ABB Terra AC Wallbox dapat dipasang menggunakan pedestal?

Ya. Selain wall-mounted installation, tersedia opsi floor pedestal yang dapat dikustomisasi untuk pemasangan hingga dua charging unit.

Butuh ABB Terra AC Wallbox untuk EV Charging?

Konsultasikan kebutuhan AC EV Charger Anda, mulai dari pilihan daya 7.4 kW atau 22 kW, Type 2 cable atau socket, kebutuhan instalasi, hingga integrasi OCPP dan charging management system.

Konsultasikan Kebutuhan Anda

Catatan: Spesifikasi, fitur konektivitas, pilihan cable/socket, model 4G, serta konfigurasi perangkat dapat berbeda berdasarkan varian ABB Terra AC Wallbox yang dipilih. Pastikan melakukan verifikasi technical datasheet dan kebutuhan instalasi sebelum pengadaan. Hubungi PT SARANA ENERGI INVESTAMA untuk konsultasi teknis atau quotation.

]]>
ICE253/303/353(S,P) Lithium-Ion Counterbalance Forklift Series, 2.5-3.5 Tonnes https://partnerev.id/products/ep-ice253-303-353-lithium-ion-forklift-2-5-3-5-ton/ Mon, 17 Aug 2026 06:40:07 +0000 https://partnerev.id/products/ice253-303-353sp-lithium-ion-counterbalance-forklift-series-2-5-3-5-tonnes/ .forklift-case{ --primary:#15803d; --secondary:#22c55e; --dark:#14532d; --text:#475569; --border:#bbf7d0; --bg:#f7fdf9; max-width:950px; margin:auto; font-family:Inter,Arial,sans-serif; color:var(--text); line-height:1.85; } .forklift-hero{ background:linear-gradient(135deg,#052e16,#166534,#22c55e); color:#fff; padding:55px; border-radius:24px; position:relative; overflow:hidden; margin-bottom:35px; } .forklift-hero:after{ content:""; position:absolute; right:-90px; top:-90px; width:280px; height:280px; border:45px solid rgba(255,255,255,.08); border-radius:50%; } .forklift-hero:before{ content:""; position:absolute; right:80px; bottom:-130px; width:220px; height:220px; border:35px solid rgba(255,255,255,.06); border-radius:50%; } .category{ display:inline-block; padding:8px 18px; border-radius:30px; background:rgba(255,255,255,.12); border:1px solid rgba(255,255,255,.28); font-size:13px; font-weight:700; letter-spacing:.08em; text-transform:uppercase; position:relative; z-index:2; } .forklift-hero h1{ margin:20px 0 15px; color:#fff; font-size:42px; line-height:1.25; position:relative; z-index:2; } .forklift-hero p{ color:#dcfce7; font-size:18px; max-width:820px; position:relative; z-index:2; } .forklift-meta{ display:flex; flex-wrap:wrap; gap:12px; margin:28px 0; } .forklift-meta span{ background:#f0fdf4; color:#166534; padding:8px 16px; border-radius:30px; font-size:14px; font-weight:600; border:1px solid #dcfce7; } .grid{ display:grid; grid-template-columns:repeat(auto-fit,minmax(220px,1fr)); gap:20px; margin:40px 0; } .card{ background:#fff; border:1px solid var(--border); border-radius:18px; padding:24px; transition:.3s; } .card:hover{ transform:translateY(-6px); box-shadow:0 15px 35px rgba(21,128,61,.10); } .icon{ width:58px; height:58px; border-radius:14px; display:flex; align-items:center; justify-content:center; background:#dcfce7; font-size:28px; } .card h3{ color:var(--dark); margin-top:15px; } .forklift-case h2{ color:var(--dark); margin-top:45px; line-height:1.35; } .highlight{ background:linear-gradient(135deg,#f7fdf9,#ecfdf5); border-radius:18px; padding:35px; border:1px solid var(--border); margin:35px 0; overflow-x:auto; } .spec-table{ width:100%; border-collapse:collapse; font-size:15px; } .spec-table th{ padding:14px; border:1px solid #bbf7d0; background:#15803d; color:#fff; text-align:left; } .spec-table td{ padding:14px; border:1px solid #bbf7d0; vertical-align:top; } .spec-table tr:nth-child(even){ background:#f7fdf9; } .spec-title{ color:#15803d; font-size:20px; font-weight:700; margin:30px 0 15px; } .note{ background:#f0fdf4; border-left:4px solid #16a34a; padding:18px 22px; border-radius:12px; margin:25px 0; } .project-list{ padding-left:22px; } .project-list li{ margin-bottom:12px; } .cta-box{ background:linear-gradient(135deg,#14532d,#15803d,#22c55e); color:#fff; padding:40px; border-radius:22px; margin:45px 0 20px; position:relative; overflow:hidden; } .cta-box:after{ content:""; position:absolute; width:220px; height:220px; right:-80px; top:-80px; border:35px solid rgba(255,255,255,.08); border-radius:50%; } .cta-box h2{ color:#fff; margin-top:0; position:relative; z-index:2; } .cta-box p{ color:#dcfce7; position:relative; z-index:2; } .cta-button{ display:inline-block; background:#fff; color:#166534; padding:13px 22px; border-radius:30px; font-weight:700; text-decoration:none; margin-top:10px; position:relative; z-index:2; } @media(max-width:700px){ .forklift-hero{ padding:32px 24px; } .forklift-hero h1{ font-size:30px; } .forklift-hero p{ font-size:16px; } .highlight{ padding:20px; } .spec-table{ min-width:750px; } .cta-box{ padding:30px 24px; } }
🔋 80V Lithium-Ion 🏗 2.5–3.5 Ton ⚡ Electric Forklift 🏭 Industrial Application 🚜 Heavy-Duty ⚙ AC Drive 📦 Material Handling

Kebutuhan material handling pada warehouse dan fasilitas industri terus berkembang seiring meningkatnya tuntutan produktivitas, efisiensi energi, dan fleksibilitas operasional. Forklift menjadi salah satu equipment penting untuk memindahkan, mengangkat, dan menata material dengan cepat dan aman.

Untuk kebutuhan tersebut, EP ICE253/303/353(S,P) menawarkan platform forklift counterbalance elektrik dengan teknologi Lithium-Ion 80V dan kapasitas angkat mulai dari 2.500 kg hingga 3.500 kg.

Series ini tersedia dalam beberapa konfigurasi performa, yaitu Base, S, dan P. Masing-masing varian memiliki karakteristik berbeda dalam hal travel speed, lifting speed, gradeability, output drive motor, dan kapasitas baterai sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional material handling.

🔋

80V Lithium-Ion

Menggunakan sistem baterai Lithium-Ion 80V yang dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional forklift elektrik dengan penggunaan yang praktis.

🏗

Kapasitas hingga 3,5 Ton

Tersedia dalam kapasitas 2.500 kg, 3.000 kg, dan 3.500 kg untuk kebutuhan pemindahan berbagai jenis material.

⚡

AC Drive System

Sistem penggerak AC mendukung respons perjalanan dan kontrol forklift untuk kebutuhan material handling.

🚀

Performance Variant

Varian S dan P menawarkan peningkatan travel speed, lifting speed, gradeability, serta output motor.

Teknologi Lithium-Ion pada Forklift EP ICE Series

Salah satu karakteristik utama EP ICE253/303/353 Series adalah penggunaan baterai Lithium-Ion 80V. Teknologi ini menjadi alternatif sistem tenaga untuk forklift counterbalance yang membutuhkan performa elektrik dalam aktivitas material handling.

Berbeda dengan forklift berbasis internal combustion engine, forklift elektrik tidak menghasilkan emisi gas buang langsung selama pengoperasian. Karakteristik tersebut membuat forklift elektrik dapat menjadi pilihan untuk berbagai kebutuhan material handling, terutama pada area yang membutuhkan pengoperasian dengan emisi langsung yang lebih rendah.

Teknologi Lithium-Ion juga memberikan karakteristik penggunaan yang berbeda dibandingkan baterai lead-acid. Sistem ini tidak membutuhkan pengisian elektrolit secara berkala seperti pada baterai lead-acid dan dapat mendukung kebutuhan pengoperasian forklift yang membutuhkan fleksibilitas pengisian.

Parameter EP ICE Series
Battery Technology Lithium-Ion
Battery Voltage 80 V
Capacity Range 2.500–3.500 kg
Drive System Electric AC
Operator Type Seated
Application Indoor & Outdoor Material Handling

Model dan Varian EP ICE253/303/353

EP ICE Series tersedia dalam tiga kelompok kapasitas utama, yaitu ICE253 dengan kapasitas 2,5 ton, ICE303 dengan kapasitas 3 ton, dan ICE353 dengan kapasitas 3,5 ton.

Setiap kelompok kapasitas memiliki tiga pilihan performa, yaitu Base, S, dan P. Konfigurasi ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna dalam memilih forklift berdasarkan kebutuhan produktivitas dan kondisi area kerja.

2⃣

ICE253 Series

Kapasitas 2.500 kg dengan pilihan Base, S, dan P untuk kebutuhan material handling 2,5 ton.

3⃣

ICE303 Series

Kapasitas 3.000 kg dengan pilihan Base, S, dan P untuk aplikasi material handling 3 ton.

🏋

ICE353 Series

Kapasitas 3.500 kg dengan pilihan Base, S, dan P untuk kebutuhan pengangkatan material hingga 3,5 ton.

Perbandingan Performa EP ICE253/303/353

Model Capacity Travel Speed Laden / Unladen Lifting Speed Laden / Unladen Gradeability Laden / Unladen Drive Motor Battery
ICE253 2.500 kg 11 / 12 km/h 0,29 / 0,36 m/s 15 / 15% 10 kW 80V / 205Ah
ICE253S 2.500 kg 16 / 17 km/h 0,40 / 0,50 m/s 20 / 25% 17 kW 80V / 230Ah
ICE253P 2.500 kg 19 / 20 km/h 0,48 / 0,54 m/s 22 / 28% 17 kW 80V / 280Ah
ICE303 3.000 kg 11 / 12 km/h 0,29 / 0,36 m/s 15 / 15% 10 kW 80V / 205Ah
ICE303S 3.000 kg 16 / 17 km/h 0,40 / 0,50 m/s 20 / 25% 17 kW 80V / 230Ah
ICE303P 3.000 kg 19 / 20 km/h 0,48 / 0,54 m/s 22 / 28% 17 kW 80V / 460Ah
ICE353 3.500 kg 11 / 12 km/h 0,28 / 0,36 m/s 15 / 15% 10 kW 80V / 280Ah
ICE353S 3.500 kg 16 / 17 km/h 0,40 / 0,50 m/s 18 / 25% 17 kW 80V / 280Ah
ICE353P 3.500 kg 19 / 20 km/h 0,42 / 0,55 m/s 20 / 28% 17 kW 80V / 460Ah

Spesifikasi Teknis EP ICE253

EP ICE253 merupakan varian 2,5 ton dengan konfigurasi dasar yang ditujukan untuk kebutuhan material handling dengan tuntutan performa standar.

Parameter Spesifikasi ICE253
Load Capacity2.500 kg
Service Weight3.780 kg
Axle Loading Laden Front / Rear5.720 / 560 kg
Retracted Mast Height2.090 mm
Free Lift120 mm
Mast Extended Height4.025 mm
Overall Length3.600 mm
Overall Width1.154 mm
Fork Dimensions40 × 122 × 1.070 mm
Turning Radius2.305 mm
Travel Speed Laden / Unladen11 / 12 km/h
Lifting Speed Laden / Unladen0,29 / 0,36 m/s
Max. Gradeability Laden / Unladen15 / 15%
Drive Motor Rating10 kW
Lift Motor Rating16 kW
Battery80V / 205Ah

Spesifikasi Teknis EP ICE253S

EP ICE253S merupakan performance variant dengan output motor dan kemampuan operasional yang lebih tinggi dibandingkan varian ICE253 base.

Parameter Spesifikasi ICE253S
Load Capacity2.500 kg
Service Weight3.955 kg
Axle Loading Laden Front / Rear5.795 / 660 kg
Retracted Mast Height2.090 mm
Free Lift120 mm
Mast Extended Height4.025 mm
Overall Length3.600 mm
Overall Width1.154 mm
Fork Dimensions40 × 122 × 1.070 mm
Turning Radius2.305 mm
Travel Speed Laden / Unladen16 / 17 km/h
Lifting Speed Laden / Unladen0,40 / 0,50 m/s
Max. Gradeability Laden / Unladen20 / 25%
Drive Motor Rating17 kW
Lift Motor Rating26 kW
Battery80V / 230Ah

Spesifikasi Teknis EP ICE253P

EP ICE253P merupakan varian high-performance dengan travel speed hingga 19/20 km/h serta gradeability hingga 22/28% untuk kondisi laden dan unladen.

Parameter Spesifikasi ICE253P
Load Capacity2.500 kg
Service Weight4.025 kg
Axle Loading Laden Front / Rear5.865 / 660 kg
Retracted Mast Height2.090 mm
Free Lift120 mm
Mast Extended Height4.025 mm
Overall Length3.600 mm
Overall Width1.154 mm
Fork Dimensions40 × 122 × 1.070 mm
Turning Radius2.305 mm
Travel Speed Laden / Unladen19 / 20 km/h
Lifting Speed Laden / Unladen0,48 / 0,54 m/s
Max. Gradeability Laden / Unladen22 / 28%
Drive Motor Rating17 kW
Lift Motor Rating26 kW
Battery80V / 280Ah

Spesifikasi Teknis EP ICE303 Series

EP ICE303 merupakan forklift listrik dengan kapasitas 3.000 kg. Series ini tersedia dalam varian Base, S, dan P dengan karakteristik performa yang berbeda.

Model Service Weight Travel Speed Lifting Speed Gradeability Drive Motor Battery
ICE303 4.280 kg 11 / 12 km/h 0,29 / 0,36 m/s 15 / 15% 10 kW 80V / 205Ah
ICE303S 4.305 kg 16 / 17 km/h 0,40 / 0,50 m/s 20 / 25% 17 kW 80V / 230Ah
ICE303P 4.640 kg 19 / 20 km/h 0,48 / 0,54 m/s 22 / 28% 17 kW 80V / 460Ah

Spesifikasi Teknis EP ICE353 Series

EP ICE353 merupakan varian dengan kapasitas angkat terbesar dalam lineup ini, yaitu 3.500 kg. Series ini tersedia dalam konfigurasi Base, S, dan P.

Model Service Weight Travel Speed Lifting Speed Gradeability Drive Motor Battery
ICE353 4.570 kg 11 / 12 km/h 0,28 / 0,36 m/s 15 / 15% 10 kW 80V / 280Ah
ICE353S 4.625 kg 16 / 17 km/h 0,40 / 0,50 m/s 18 / 25% 17 kW 80V / 280Ah
ICE353P 5.000 kg 19 / 20 km/h 0,42 / 0,55 m/s 20 / 28% 17 kW 80V / 460Ah

Spesifikasi Umum EP ICE253/303/353 Series

Selain perbedaan kapasitas dan performa setiap varian, EP ICE Series memiliki sejumlah karakteristik umum yang menjadi bagian dari platform forklift counterbalance elektrik ini.

Parameter Spesifikasi
Manufacturer EP
Drive Electric
Operator Type Seated
Load Center Distance 500 mm
Wheelbase 1.740 mm
Tyre Type Solid Rubber
Wheels Front / Rear 2x / 2
Mast / Fork Carriage Tilt Forward / Backward 6 / 10°
Standard Lift Height 3.000 mm
Lowering Speed Laden / Unladen 0,43 / 0,44 m/s
Service Brake Hydraulic
Parking Brake Mechanical
Drive Control AC
Steering Hydraulic
Sound Pressure Level at Driver’s Ear <74 dB(A)

Desain dan Ergonomi Operator

EP ICE253/303/353 Series menggunakan konfigurasi seated counterbalance forklift yang dirancang untuk mendukung aktivitas material handling dalam durasi operasional yang panjang.

Area operator dilengkapi dengan high-resolution LCD display untuk menampilkan informasi penting mengenai kondisi dan status kendaraan. Informasi yang ditampilkan membantu operator memantau forklift selama digunakan.

Desain forklift juga mempertimbangkan kebutuhan penggunaan di berbagai lingkungan kerja. Pilihan konfigurasi closed roof maupun cabin memungkinkan unit disesuaikan dengan karakteristik area operasional indoor maupun outdoor.

Sistem Penggerak AC pada EP ICE Series

EP ICE253/303/353 menggunakan AC drive control sebagai sistem pengendalian penggerak. Teknologi AC drive dirancang untuk memberikan respons perjalanan yang stabil sekaligus mendukung kebutuhan pengoperasian forklift elektrik.

Varian Base menggunakan drive motor 10 kW, sedangkan varian S dan P menggunakan drive motor hingga 17 kW. Perbedaan output tersebut berkontribusi terhadap karakteristik travel speed dan gradeability masing-masing varian.

Sistem steering menggunakan hydraulic steering, sedangkan sistem pengereman menggunakan hydraulic service brake dan mechanical parking brake.

⚡

AC Drive Control

Sistem penggerak AC membantu menghasilkan kontrol perjalanan yang responsif untuk aktivitas material handling.

🎛

Hydraulic Steering

Sistem kemudi hidrolik mendukung pengendalian forklift counterbalance selama operasional.

🛑

Hydraulic Brake

Hydraulic service brake membantu mengendalikan forklift selama proses perjalanan dan material handling.

Kecepatan Travel dan Gradeability

Perbedaan varian Base, S, dan P dapat terlihat dari kemampuan travel speed serta gradeability. Varian Base memiliki travel speed hingga 11/12 km/h, sedangkan varian S dapat mencapai 16/17 km/h.

Untuk kebutuhan produktivitas lebih tinggi, varian P memiliki travel speed hingga 19/20 km/h. Gradeability juga meningkat hingga 22/28% pada ICE253P dan ICE303P.

Variant Travel Speed Laden Travel Speed Unladen Gradeability Laden Gradeability Unladen
Base 11 km/h 12 km/h 15% 15%
S 16 km/h 17 km/h 18–20% 25%
P 19 km/h 20 km/h 20–22% 28%

Ground Clearance dan Kemampuan Operasional

Ground clearance menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan ketika forklift digunakan pada area kerja dengan kondisi lantai yang berbeda. Platform EP ICE Series dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional forklift counterbalance di lingkungan industri.

Dengan konfigurasi solid rubber tyres, forklift dapat digunakan untuk aktivitas material handling pada area warehouse maupun fasilitas industri yang membutuhkan kestabilan kendaraan.

Aplikasi EP ICE253/303/353 Series

Dengan pilihan kapasitas 2,5 hingga 3,5 ton, EP ICE Series dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan material handling. Pemilihan varian sebaiknya disesuaikan dengan kapasitas material, kondisi area kerja, intensitas penggunaan, serta kebutuhan produktivitas.

  • Warehouse & Logistics untuk pemindahan pallet, loading, unloading, dan penataan material.
  • Manufacturing Facility untuk handling bahan baku, komponen produksi, dan produk jadi.
  • Distribution Center untuk aktivitas material handling dengan kebutuhan produktivitas tinggi.
  • Industrial Facility untuk pemindahan material berat dengan kapasitas hingga 3,5 ton.
  • Construction Material Handling untuk kebutuhan pengangkatan dan pemindahan material.
  • Indoor & Outdoor Operation untuk fasilitas yang membutuhkan forklift elektrik fleksibel.

Perbedaan Varian Base, S, dan P

⚙

Base Version

Varian dasar dengan drive motor 10 kW, travel speed hingga 11/12 km/h dan gradeability hingga 15/15%. Cocok untuk kebutuhan material handling standar.

🚀

S Version

Varian performance dengan drive motor 17 kW, travel speed hingga 16/17 km/h serta peningkatan lifting speed dan gradeability.

🏎

P Version

Varian high-performance dengan travel speed hingga 19/20 km/h dan gradeability hingga 22/28% pada konfigurasi tertentu.

Keunggulan EP ICE253/303/353 untuk Material Handling

🌱

Operasi Elektrik

Sistem penggerak elektrik tidak menghasilkan emisi gas buang langsung selama forklift beroperasi.

🔋

Lithium-Ion Battery

Teknologi Lithium-Ion 80V memberikan karakteristik pengoperasian yang praktis untuk kebutuhan forklift elektrik.

🏋

Kapasitas hingga 3,5 Ton

Rentang kapasitas 2.500 hingga 3.500 kg memberikan pilihan sesuai kebutuhan material handling.

🔇

Operasi Lebih Senyap

Sistem elektrik mendukung karakteristik operasi dengan tingkat kebisingan yang lebih rendah, dengan sound pressure level di area operator kurang dari 74 dB(A).

🚜

Heavy-Duty Platform

Platform counterbalance dirancang untuk kebutuhan material handling di lingkungan industri dan logistik.

📊

Pilihan Performa

Varian Base, S, dan P memungkinkan pengguna memilih performa berdasarkan kebutuhan operasional.

Bagaimana Memilih EP ICE Series?

Pemilihan forklift tidak hanya berdasarkan kapasitas angkat. Faktor seperti berat material, load center, kondisi lantai, lebar area kerja, kebutuhan kecepatan, intensitas penggunaan, serta kebutuhan indoor atau outdoor juga perlu dipertimbangkan.

Untuk kebutuhan material handling hingga 2.500 kg, ICE253 Series dapat menjadi pilihan. Untuk material hingga 3.000 kg, pengguna dapat mempertimbangkan ICE303 Series, sedangkan ICE353 Series ditujukan untuk kebutuhan kapasitas hingga 3.500 kg.

Selanjutnya, varian Base, S, atau P dapat dipilih berdasarkan kebutuhan produktivitas. Varian S dan P memiliki karakteristik performa lebih tinggi untuk aplikasi yang membutuhkan travel speed, lifting speed, dan gradeability yang lebih besar.

Catatan:
Kapasitas aktual forklift dapat dipengaruhi oleh konfigurasi mast, load center, attachment, kondisi permukaan, dan kondisi operasional. Pastikan spesifikasi dan load chart unit dikonfirmasi sebelum menentukan konfigurasi forklift untuk aplikasi tertentu.

EP ICE253/303/353 sebagai Forklift Listrik 2,5–3,5 Ton

EP ICE253/303/353(S,P) Lithium-Ion Counterbalance Forklift menawarkan pilihan forklift elektrik dengan kapasitas 2,5 hingga 3,5 ton untuk berbagai kebutuhan material handling.

Kombinasi baterai Lithium-Ion 80V, AC drive control, hydraulic steering, hydraulic service brake, solid rubber tyres, serta pilihan performa Base, S, dan P memberikan fleksibilitas dalam menentukan konfigurasi forklift sesuai kebutuhan operasional.

Kesimpulan

EP ICE253/303/353(S,P) Lithium-Ion Counterbalance Forklift Series merupakan lini forklift elektrik dengan kapasitas 2.500 kg hingga 3.500 kg yang ditujukan untuk kebutuhan material handling di warehouse, logistics, manufacturing, distribution center, dan fasilitas industri.

Dengan teknologi Lithium-Ion 80V, sistem penggerak AC, hydraulic steering, hydraulic service brake, serta konfigurasi seated counterbalance, series ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas dalam berbagai kebutuhan operasional.

Pilihan varian Base, S, dan P memungkinkan pengguna menyesuaikan performa forklift berdasarkan kebutuhan travel speed, lifting speed, gradeability, dan intensitas pekerjaan. Varian P menawarkan performa tertinggi dengan travel speed hingga 19/20 km/h pada konfigurasi tertentu.

Dengan rentang kapasitas hingga 3,5 ton dan teknologi baterai Lithium-Ion, EP ICE253/303/353 Series dapat menjadi salah satu opsi untuk perusahaan yang membutuhkan forklift elektrik dengan kapasitas besar dan fleksibilitas penggunaan pada lingkungan material handling modern.

Spesifikasi Utama EP ICE253/303/353 Series
Manufacturer EP
Type Lithium-Ion Counterbalance Forklift
Capacity Range 2.500–3.500 kg
Battery 80V Lithium-Ion
Drive Electric AC
Operator Seated
Steering Hydraulic
Service Brake Hydraulic
Tyre Solid Rubber
Variant Base / S / P

Butuh Forklift Listrik untuk Kebutuhan Industri?

Cari solusi electric forklift, lithium-ion forklift, dan material handling equipment yang sesuai dengan kebutuhan warehouse dan operasional industri Anda.

Konsultasikan kebutuhan kapasitas, aplikasi, dan konfigurasi forklift Anda bersama tim kami.

Konsultasikan Kebutuhan Anda →
]]>
ICE251 Electric Counterbalance Forklift Truck 2.5T https://partnerev.id/products/ice251-electric-counterbalance-forklift-truck-2-5t/ Mon, 17 Aug 2026 06:40:07 +0000 https://partnerev.id/products/ice251-electric-counterbalance-forklift-truck-2-5t/ .project-case{ --primary:#15803d; --secondary:#22c55e; --dark:#14532d; --text:#475569; --border:#bbf7d0; --bg:#f7fff9; max-width:950px; margin:auto; font-family:Inter,Arial,sans-serif; color:var(--text); line-height:1.85; } .project-hero{ background:linear-gradient(135deg,#052e16,#166534,#22c55e); color:#fff; padding:55px; border-radius:24px; position:relative; overflow:hidden; margin-bottom:35px; } .project-hero:after{ content:""; position:absolute; right:-90px; top:-90px; width:280px; height:280px; border:45px solid rgba(255,255,255,.08); border-radius:50%; } .project-hero:before{ content:""; position:absolute; left:-120px; bottom:-150px; width:300px; height:300px; background:rgba(255,255,255,.05); border-radius:50%; } .category{ display:inline-block; padding:8px 18px; border-radius:30px; background:rgba(255,255,255,.12); border:1px solid rgba(255,255,255,.28); font-size:13px; font-weight:700; letter-spacing:.08em; text-transform:uppercase; position:relative; z-index:1; } .project-hero h1{ margin:20px 0 15px; color:#fff; font-size:42px; line-height:1.25; position:relative; z-index:1; } .project-hero p{ color:#dcfce7; font-size:18px; max-width:800px; position:relative; z-index:1; } .project-meta{ display:flex; flex-wrap:wrap; gap:12px; margin:28px 0; } .project-meta span{ background:#f0fdf4; color:#166534; padding:8px 16px; border-radius:30px; font-size:14px; font-weight:600; border:1px solid #dcfce7; } .grid{ display:grid; grid-template-columns:repeat(auto-fit,minmax(220px,1fr)); gap:20px; margin:40px 0; } .card{ background:#fff; border:1px solid var(--border); border-radius:18px; padding:24px; transition:.3s; } .card:hover{ transform:translateY(-6px); box-shadow:0 15px 35px rgba(22,101,52,.10); } .icon{ width:58px; height:58px; border-radius:14px; display:flex; align-items:center; justify-content:center; background:#dcfce7; font-size:28px; } .card h3{ color:var(--dark); margin-top:15px; } .project-case h2{ color:var(--dark); margin-top:45px; line-height:1.35; } .project-highlight{ background:linear-gradient(135deg,#f7fff9,#ecfdf5); border-radius:18px; padding:35px; border:1px solid var(--border); margin:35px 0; overflow-x:auto; } .project-table{ width:100%; border-collapse:collapse; font-size:15px; } .project-table th{ padding:14px; border:1px solid #bbf7d0; background:#166534; color:#fff; text-align:left; } .project-table td{ padding:14px; border:1px solid #bbf7d0; vertical-align:top; } .project-table tr:nth-child(even){ background:#f7fff9; } .spec-title{ color:#15803d; font-size:20px; font-weight:700; margin:30px 0 15px; } .note{ background:#f0fdf4; border-left:4px solid #16a34a; padding:18px 22px; border-radius:12px; margin:25px 0; } .project-list{ padding-left:22px; } .project-list li{ margin-bottom:12px; } .cta{ background:linear-gradient(135deg,#14532d,#16a34a,#22c55e); color:#fff; padding:35px; border-radius:20px; margin-top:40px; } .cta h2{ color:#fff; margin-top:0; } .cta p{ color:#dcfce7; } @media(max-width:700px){ .project-hero{ padding:32px 24px; } .project-hero h1{ font-size:30px; } .project-hero p{ font-size:16px; } .project-highlight{ padding:20px; } .project-table{ min-width:750px; } }
⚡ Electric Forklift 🏗 Counterbalance 📦 Capacity 2.500 kg 🔋 LFP Lithium-ion 80V / 205Ah 🌧 IPX4 Water Protection 📡 Built-in Telematics 🏭 Warehouse & Outdoor

Kebutuhan material handling modern tidak hanya membutuhkan forklift dengan kapasitas angkat yang sesuai, tetapi juga kendaraan yang mampu bekerja secara efisien di berbagai lingkungan operasional. Penggunaan forklift listrik semakin relevan bagi perusahaan yang membutuhkan solusi material handling dengan karakteristik pengoperasian yang lebih fleksibel.

iMOW ICE251 Electric Counterbalance Forklift Truck hadir dengan kapasitas angkat hingga 2.500 kg dan load center sebesar 500 mm. Konfigurasi counterbalance memungkinkan forklift digunakan untuk aktivitas pemindahan, pengangkatan, dan penempatan material menggunakan pallet maupun berbagai jenis beban industri.

Dengan sistem penggerak AC, motor drive 10 kW, lift motor 16 kW, serta baterai LFP lithium-ion 80V/205Ah, ICE251 dirancang untuk mendukung aktivitas material handling yang membutuhkan performa konsisten dan fleksibilitas pengisian daya.

📦

Kapasitas 2,5 Ton

Memiliki load capacity hingga 2.500 kg dengan load center 500 mm untuk kebutuhan pemindahan material dan pallet.

🔋

LFP Lithium-ion

Menggunakan baterai LFP lithium-ion 80V/205Ah yang mendukung opportunity charging tanpa harus mengganggu jadwal operasional.

🌧

Perlindungan IPX4

Desain dengan perlindungan IPX4 memungkinkan unit digunakan pada area outdoor dan kondisi operasional saat hujan.

📡

Built-in Telematics

Teknologi telematics membantu pemantauan lokasi unit, diagnostik penggunaan, serta analisis kondisi baterai.

Electric Counterbalance Forklift untuk Material Handling

Forklift counterbalance merupakan salah satu jenis kendaraan material handling yang banyak digunakan untuk memindahkan dan mengangkat barang pada berbagai lingkungan kerja. Konfigurasi counterbalance memberikan keseimbangan kendaraan ketika forklift membawa beban pada bagian depan.

Berbeda dengan reach truck yang dirancang khusus untuk aplikasi high-density racking, ICE251 menggunakan konfigurasi electric counterbalance yang lebih fleksibel untuk aktivitas pemindahan material, loading dan unloading, pallet handling, serta pekerjaan di area warehouse maupun outdoor.

Dengan overall length sekitar 3.573 mm dan overall width sekitar 1.154 mm, ICE251 memiliki dimensi yang relatif kompak untuk kelas forklift counterbalance 2,5 ton.

Baterai LFP Lithium-ion 80V/205Ah

Salah satu komponen utama iMOW ICE251 adalah sistem baterai LFP lithium-ion 80V/205Ah. Teknologi Lithium Iron Phosphate (LFP) digunakan sebagai sumber energi kendaraan untuk mendukung aktivitas pengoperasian forklift listrik.

Baterai LFP memiliki karakteristik yang mendukung penggunaan pada kendaraan listrik industri. Sistem ini juga dirancang untuk membantu mencegah risiko self-ignition dan memberikan karakteristik pengoperasian yang sesuai untuk kebutuhan material handling.

ICE251 mendukung opportunity charging, sehingga pengisian baterai dapat dilakukan pada waktu tertentu di sela-sela aktivitas operasional. Pendekatan ini dapat membantu perusahaan mengurangi kebutuhan penghentian kendaraan dalam waktu yang panjang hanya untuk proses pengisian daya.

Parameter Spesifikasi
Battery Type LFP Lithium-ion
Battery Voltage 80 V
Nominal Capacity 205 Ah
Charging Concept Opportunity Charging
Safety Characteristic Designed to prevent self-ignition

AC Drive System dengan Motor 10 kW

iMOW ICE251 menggunakan AC drive system sebagai sistem penggerak kendaraan. Sistem penggerak AC dirancang untuk memberikan kontrol dan performa yang sesuai untuk aktivitas perjalanan forklift di area kerja.

Drive motor memiliki rating sebesar 10 kW berdasarkan siklus kerja S2 60 menit. Sementara itu, proses pengangkatan didukung oleh lift motor 16 kW berdasarkan siklus kerja S3 15%.

⚡

AC Drive Control

Sistem AC drive mendukung kontrol penggerak untuk aktivitas travel dan manuver kendaraan.

⚙

10 kW Drive Motor

Motor penggerak 10 kW mendukung kebutuhan perjalanan forklift dalam area operasional.

⬆

16 kW Lift Motor

Lift motor 16 kW mendukung proses pengangkatan beban hingga kapasitas nominal kendaraan.

Performa Outdoor dengan Perlindungan IPX4

Salah satu karakteristik ICE251 adalah desain dengan IPX4 water protection. Perlindungan ini memungkinkan forklift digunakan pada lingkungan outdoor dan kondisi kerja yang berpotensi terkena percikan air.

Kemampuan tersebut membuat ICE251 lebih fleksibel untuk kebutuhan material handling yang tidak terbatas pada area indoor. Forklift dapat digunakan untuk berbagai aktivitas seperti perpindahan material antara warehouse dan loading area, maupun pekerjaan di lingkungan luar fasilitas.

Meskipun memiliki perlindungan terhadap air, penggunaan forklift tetap harus mengikuti prosedur keselamatan dan kondisi lingkungan kerja yang sesuai dengan spesifikasi unit.

Compact Design untuk Warehouse dan Narrow Aisle

ICE251 memiliki overall length 3.573 mm dan overall width 1.154 mm. Dimensi tersebut memberikan konfigurasi yang relatif kompak untuk forklift counterbalance dengan kapasitas 2,5 ton.

Berdasarkan data teknis, kebutuhan aisle width untuk pallet 1.000 × 1.200 mm secara crossways adalah sekitar 3.985 mm, sedangkan pallet 800 × 1.200 mm membutuhkan sekitar 4.195 mm.

Parameter Spesifikasi
Overall Length 3.573 mm
Overall Width 1.154 mm
Aisle Width – Pallet 1.000 × 1.200 mm 3.985 mm
Aisle Width – Pallet 800 × 1.200 mm 4.195 mm
Turning Radius 2.290 mm

Built-in Telematics untuk Monitoring Forklift

ICE251 dilengkapi dengan built-in telematics yang membantu menghubungkan data kendaraan dengan kebutuhan monitoring operasional. Teknologi telematics dapat digunakan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi dan penggunaan unit.

Salah satu fungsi utamanya adalah mendukung real-time truck location. Informasi lokasi dapat membantu perusahaan mengetahui posisi kendaraan dan meningkatkan visibilitas terhadap aset material handling yang sedang digunakan.

Selain lokasi, telematics juga mendukung usage diagnostics serta battery condition analytics. Data tersebut dapat digunakan sebagai salah satu dasar untuk mengevaluasi penggunaan kendaraan, kondisi baterai, serta kebutuhan pemeliharaan.

📍

Real-time Location

Membantu mengetahui lokasi forklift dalam lingkungan operasional.

📊

Usage Diagnostics

Data penggunaan kendaraan dapat membantu proses monitoring dan evaluasi operasional.

🔋

Battery Analytics

Analisis kondisi baterai membantu memberikan informasi mengenai performa dan penggunaannya.

Kapasitas Angkat 2.500 kg

iMOW ICE251 memiliki rated load capacity sebesar 2.500 kg dengan load center 500 mm. Kapasitas ini membuat forklift sesuai untuk berbagai aktivitas material handling dengan beban pallet dan material industri.

Dengan konfigurasi counterbalance dan operator type seated, forklift dirancang untuk memberikan posisi pengoperasian yang sesuai untuk aktivitas pemindahan material dalam durasi operasional yang panjang.

Fork memiliki dimensi 40 × 122 × 1.070 mm dengan fork carriage class/type 2A dan fork carriage width sekitar 1.090 mm.

Ketinggian Mast dan Kemampuan Lifting

ICE251 memiliki lift height sebesar 3.000 mm. Retracted mast height tercatat sekitar 2.060 mm, sedangkan mast extended height mencapai sekitar 4.050 mm.

Free lift tercatat sebesar 140 mm, sementara overhead guard memiliki tinggi sekitar 2.160 mm. Konfigurasi tersebut membuat forklift dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan pallet handling dengan ketinggian pengangkatan standar.

Parameter Spesifikasi
Rated Capacity 2.500 kg
Load Center 500 mm
Retracted Mast Height (h1) 2.060 mm
Free Lift (h2) 140 mm
Lift Height (h3) 3.000 mm
Mast Extended Height (h4) 4.050 mm
Overhead Guard Height (h6) 2.160 mm

Kecepatan Travel dan Lifting

Untuk mendukung produktivitas material handling, ICE251 memiliki travel speed hingga 11 km/h saat laden dan 12 km/h saat unladen.

Lifting speed tercatat sebesar 0,28 m/s saat laden dan 0,37 m/s saat unladen. Sementara itu, lowering speed mencapai sekitar 0,45 m/s saat laden dan 0,5 m/s saat unladen.

Kemampuan gradeability tercatat sebesar 15% baik dalam kondisi laden maupun unladen berdasarkan data teknis yang tersedia.

Performa Laden Unladen
Travel Speed 11 km/h 12 km/h
Lifting Speed 0,28 m/s 0,37 m/s
Lowering Speed 0,45 m/s 0,5 m/s
Maximum Gradeability 15% 15%

Sistem Rem Hydraulic dan Parking Brake Mechanical

ICE251 menggunakan hydraulic service brake untuk membantu proses pengereman selama kendaraan beroperasi. Sistem hydraulic brake digunakan sebagai bagian dari sistem kontrol kendaraan ketika melakukan perjalanan dan membawa beban.

Untuk kondisi parkir, ICE251 menggunakan mechanical parking brake. Kombinasi sistem rem tersebut mendukung kebutuhan pengendalian kendaraan dalam aktivitas material handling.

Ban Pneumatic untuk Berbagai Kondisi Operasional

iMOW ICE251 menggunakan pneumatic tyres yang sesuai untuk kebutuhan operasional forklift pada lingkungan yang membutuhkan karakteristik ban pneumatik.

Ban bagian depan menggunakan ukuran 7.00-12-12PR, sedangkan ban belakang menggunakan ukuran 6.00-9-10PR.

Spesifikasi Teknis iMOW ICE251

Berikut merupakan spesifikasi teknis utama iMOW ICE251 Electric Counterbalance Forklift Truck berdasarkan data teknis yang tersedia.

Parameter Spesifikasi ICE251
Manufacturer iMOW
Model Designation ICE251
Drive Electric
Operator Type Seated
Load Capacity (Q) 2.500 kg
Load Center Distance (c) 500 mm
Load Distance (x) 495 mm
Wheelbase (y) 1.595 mm
Service Weight 3.770 kg
Axle Loading, Laden Front/Rear 5.490 / 780 kg
Axle Loading, Unladen Front/Rear 1.450 / 2.320 kg
Tyre Type Pneumatic
Front Tyre Size 7.00-12-12PR
Rear Tyre Size 6.00-9-10PR
Wheels Front/Rear 2x / 2 mm
Front Tread (b10) 970 mm
Rear Tread (b11) 975 mm
Mast/Fork Carriage Tilt 6 / 10°
Retracted Mast Height (h1) 2.060 mm
Free Lift (h2) 140 mm
Lift Height (h3) 3.000 mm
Mast Extended Height (h4) 4.050 mm
Overhead Guard Height (h6) 2.160 mm
Seat Height (h7) 1.095 mm
Tow Coupling Height (h10) 435 mm
Overall Length (l1) 3.573 mm
Length to Face of Forks (l2) 2.503 mm
Overall Width (b1/b2) 1.154 mm
Fork Dimensions (s/e/l) 40 × 122 × 1.070 mm
Fork Carriage Class/Type 2A
Fork Carriage Width (b3) 1.090 mm
Ground Clearance Below Mast (m1) 100 mm
Ground Clearance Center Wheelbase (m2) 150 mm
Aisle Width – Pallet 1.000 × 1.200 mm 3.985 mm
Aisle Width – Pallet 800 × 1.200 mm 4.195 mm
Turning Radius (Wa) 2.290 mm
Travel Speed Laden/Unladen 11 / 12 km/h
Lifting Speed Laden/Unladen 0,28 / 0,37 m/s
Lowering Speed Laden/Unladen 0,45 / 0,5 m/s
Drawbar Pull Laden/Unladen —— N
Maximum Drawbar Pull Laden/Unladen —— N
Maximum Gradeability Laden/Unladen 15 / 15%
Service Brake Hydraulic
Parking Brake Mechanical
Drive Motor Rating S2 60 min 10 kW
Lift Motor Rating S3 15% 16 kW
Battery Voltage / Nominal Capacity 80V / 205Ah
Battery Type LFP Lithium-ion
Battery Weight —— kg
Type of Drive Control AC
Steering Design Hydraulic
Sound Pressure Level at Driver’s Ear <74 dB(A)
Water Protection IPX4
Telematics Built-in

Aplikasi iMOW ICE251 Electric Forklift

Dengan kapasitas 2,5 ton, baterai lithium-ion, desain counterbalance, serta kemampuan digunakan pada lingkungan indoor maupun outdoor, ICE251 dapat diaplikasikan pada berbagai kebutuhan material handling.

  • Warehouse & Distribution Center untuk aktivitas pallet handling, loading, unloading, dan pemindahan barang.
  • Manufacturing Facility untuk memindahkan bahan baku, komponen produksi, dan finished goods.
  • Logistics Operation untuk mendukung proses pemindahan material dan distribusi.
  • Loading & Unloading Area untuk aktivitas bongkar muat antara kendaraan transportasi dan area penyimpanan.
  • Indoor Warehouse untuk kebutuhan material handling dengan forklift listrik.
  • Outdoor Material Handling untuk area kerja luar ruangan dengan kebutuhan perlindungan terhadap percikan air.
  • Rainy Operating Conditions dengan desain perlindungan IPX4 untuk lingkungan yang berpotensi terkena air.

Keunggulan Utama iMOW ICE251

📦

Kapasitas 2,5 Ton

Kapasitas angkat 2.500 kg dengan load center 500 mm untuk kebutuhan material handling.

🔋

LFP Lithium-ion

Baterai 80V/205Ah dengan dukungan opportunity charging untuk fleksibilitas operasional.

🌧

IPX4 Protection

Perlindungan terhadap percikan air untuk mendukung penggunaan di area outdoor dan kondisi hujan.

⚡

AC Drive System

Sistem AC drive dengan drive motor 10 kW dan lift motor 16 kW untuk kebutuhan material handling.

📡

Built-in Telematics

Monitoring lokasi kendaraan, usage diagnostics, dan battery condition analytics.

📏

Compact Dimensions

Overall length 3.573 mm memberikan konfigurasi yang relatif kompak untuk forklift counterbalance 2,5 ton.

Perbandingan Karakteristik iMOW ICE251

Fitur iMOW ICE251
Kategori Electric Counterbalance Forklift
Operator Seated
Kapasitas 2.500 kg
Load Center 500 mm
Drive Electric AC
Drive Motor 10 kW
Lift Motor 16 kW
Battery LFP Lithium-ion 80V / 205Ah
Charging Opportunity Charging
Water Protection IPX4
Maximum Lift Height 3.000 mm
Travel Speed 11 / 12 km/h
Tyre Pneumatic
Steering Hydraulic
Service Brake Hydraulic
Parking Brake Mechanical
Telematics Built-in
Sound Pressure Level <74 dB(A)

Kenapa Memilih Electric Forklift iMOW ICE251?

Pemilihan forklift untuk operasional warehouse perlu mempertimbangkan kapasitas beban, konfigurasi area kerja, sumber energi, kebutuhan pengisian daya, serta intensitas penggunaan kendaraan.

iMOW ICE251 menawarkan kombinasi kapasitas 2.500 kg, baterai LFP lithium-ion, sistem penggerak AC, perlindungan IPX4, dan teknologi telematics. Kombinasi tersebut menjadikan ICE251 sebagai salah satu opsi untuk perusahaan yang sedang mempertimbangkan elektrifikasi pada aktivitas material handling.

Dukungan opportunity charging juga memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan energi kendaraan. Sementara itu, built-in telematics membantu meningkatkan visibilitas terhadap lokasi, penggunaan, dan kondisi baterai forklift.

Butuh Electric Forklift 2,5 Ton untuk Operasional Anda?

iMOW ICE251 dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan material handling di warehouse, distribution center, manufacturing, logistics, maupun area outdoor. Untuk informasi produk, konsultasi kebutuhan unit, dan penawaran, hubungi PT SARANA ENERGI INVESTAMA.

Technical Data Sheet:
Full technical data sheet (PDF) tersedia berdasarkan permintaan. Spesifikasi dapat disesuaikan dengan konfigurasi unit dan kebutuhan aplikasi. Silakan hubungi PT SARANA ENERGI INVESTAMA untuk konsultasi dan quotation.
]]>
CQD15SD Standing Electric Deep Reach Forklift Truck – 1.5 Tonne Capacity https://partnerev.id/products/cqd15sd-standing-electric-deep-reach-forklift-truck-1-5-tonne-capacity/ Mon, 17 Aug 2026 06:40:06 +0000 https://partnerev.id/products/cqd15sd-standing-electric-deep-reach-forklift-truck-1-5-tonne-capacity/ .project-case{ --primary:#15803d; --secondary:#22c55e; --dark:#14532d; --text:#475569; --border:#bbf7d0; --bg:#f0fdf4; max-width:950px; margin:auto; font-family:Inter,Arial,sans-serif; color:var(--text); line-height:1.8; } .project-hero{ background:linear-gradient(135deg,#052e16,#166534,#22c55e); color:#fff; padding:50px; border-radius:24px; position:relative; overflow:hidden; margin-bottom:30px; } .project-hero:after{ content:""; position:absolute; right:-90px; top:-90px; width:280px; height:280px; border:45px solid rgba(255,255,255,.08); border-radius:50%; } .category{ display:inline-block; padding:8px 18px; border-radius:30px; background:rgba(255,255,255,.12); border:1px solid rgba(255,255,255,.25); font-size:13px; font-weight:700; letter-spacing:.06em; text-transform:uppercase; } .project-hero h1{ margin:20px 0 15px; color:#fff; font-size:40px; line-height:1.25; } .project-hero p{ color:#dcfce7; font-size:17px; max-width:820px; } .project-meta{ display:flex; flex-wrap:wrap; gap:10px; margin:25px 0; } .project-meta span{ background:#dcfce7; color:#166534; padding:8px 15px; border-radius:30px; font-size:14px; font-weight:600; } .grid{ display:grid; grid-template-columns:repeat(auto-fit,minmax(220px,1fr)); gap:18px; margin:35px 0; } .card{ background:#fff; border:1px solid var(--border); border-radius:18px; padding:23px; transition:.3s; } .card:hover{ transform:translateY(-5px); box-shadow:0 15px 30px rgba(22,101,52,.10); } .icon{ width:55px; height:55px; border-radius:14px; display:flex; align-items:center; justify-content:center; background:#dcfce7; font-size:27px; } .card h3{ color:var(--dark); margin-top:14px; } .project-case h2{ color:var(--dark); margin-top:42px; line-height:1.35; } .project-highlight{ background:linear-gradient(135deg,#f0fdf4,#dcfce7); border-radius:18px; padding:28px; border:1px solid var(--border); margin:30px 0; overflow-x:auto; } .project-table{ width:100%; border-collapse:collapse; font-size:15px; } .project-table th{ padding:13px; border:1px solid #bbf7d0; background:#15803d; color:#fff; text-align:left; } .project-table td{ padding:13px; border:1px solid #bbf7d0; vertical-align:top; } .project-table tr:nth-child(even){ background:#f0fdf4; } .project-list{ padding-left:22px; } .project-list li{ margin-bottom:10px; } .cta{ background:linear-gradient(135deg,#14532d,#16a34a); color:#fff; padding:35px; border-radius:20px; margin-top:40px; text-align:center; } .cta h2{ color:#fff; margin-top:0; } .cta p{ color:#dcfce7; } .cta-button{ display:inline-block; margin-top:12px; padding:12px 22px; border-radius:30px; background:#fff; color:#15803d; font-weight:700; text-decoration:none; } @media(max-width:700px){ .project-hero{ padding:32px 24px; } .project-hero h1{ font-size:29px; } .project-hero p{ font-size:16px; } .project-highlight{ padding:20px; } .project-table{ min-width:650px; } }
⚡ Electric Forklift 🏭 Warehouse 📦 Capacity 1.500 kg ↔ Deep Reach 🔋 48V / 600Ah 🏗 Lift ±11,5 m

Kebutuhan penyimpanan dengan kepadatan tinggi membuat penggunaan ruang vertikal menjadi semakin penting pada warehouse modern. Karena itu, forklift yang digunakan harus memiliki kemampuan lift tinggi sekaligus mampu bermanuver pada area dengan aisle terbatas.

iMOW CQD15SD dirancang sebagai electric reach truck untuk mendukung aktivitas penyimpanan dan pengambilan pallet pada rak bertingkat. Konfigurasi standing operator, electronic steering, dan scissor fork reach membantu memberikan fleksibilitas dalam operasional material handling.

🏗

Lift hingga 11,5 Meter

Kemampuan lift tinggi mendukung aplikasi high-level pallet racking dan penyimpanan barang secara vertikal.

📦

Kapasitas 1.500 kg

Rated capacity mencapai 1.500 kg dengan load center 600 mm untuk kebutuhan pallet handling.

↔

Scissor Fork Reach

Mekanisme deep reach membantu proses pengambilan dan penempatan pallet pada rack dengan jangkauan sekitar 1.067 mm.

🔋

Battery 48V / 600Ah

Menggunakan baterai lead-acid 48V/600Ah dengan opsi Li-ion untuk kebutuhan operasional tertentu.

Desain dan Teknologi iMOW CQD15SD

CQD15SD menggunakan konfigurasi standing operator yang mendukung desain kendaraan untuk operasional warehouse. Sistem electronic steering membantu operator mengendalikan kendaraan secara presisi ketika bekerja di antara rak penyimpanan.

Sebagai deep reach truck, forklift ini menggunakan scissor fork reach mechanism. Mekanisme tersebut memungkinkan fork bergerak maju dan mundur untuk mendukung proses pallet handling pada high-density storage.

Kapasitas Angkat dan Ketinggian Lift

Dengan rated capacity sebesar 1.500 kg dan load center 600 mm, CQD15SD dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan material handling di warehouse dan distribution center.

Kemampuan lift mencapai sekitar 11,5 meter, dengan standard lift height sebesar 8.500 mm dan mast extended height sekitar 9.540 mm.

Parameter Spesifikasi
Rated Capacity 1.500 kg
Load Center 600 mm
Maximum Lift Height Hingga ±11.500 mm
Lift Height (h3) 8.500 mm
Mast Extended Height (h4) 9.540 mm
Reach Distance 1.067 mm

Sistem Penggerak Listrik AC

CQD15SD menggunakan AC drive system yang dirancang untuk mendukung aktivitas perjalanan dan material handling di dalam warehouse.

⚡

AC Drive

Sistem penggerak AC mendukung pengoperasian kendaraan secara responsif di area warehouse.

⚙

Drive Motor 7 kW

Motor penggerak 7 kW digunakan untuk mendukung aktivitas travel forklift.

⬆

Lift Motor 20 kW

Motor pengangkat 20 kW mendukung proses lifting pallet menuju level rack yang tinggi.

Baterai 48V / 600Ah

CQD15SD menggunakan konfigurasi baterai 48V/600Ah dengan lead-acid sebagai pilihan standar. Tersedia pula opsi Li-ion battery untuk kebutuhan operasional tertentu.

Sistem sideways battery pull-out memungkinkan baterai dikeluarkan dari sisi kendaraan sehingga proses penggantian baterai dapat dilakukan dengan lebih praktis.

Parameter Spesifikasi
Battery Voltage 48 V
Battery Capacity 600 Ah
Standard Battery Lead-acid
Battery Option Li-ion
Battery Weight 900 kg
Battery Replacement Sideways battery pull-out
Charger Output Current 80 A

Deep Reach untuk Narrow-Aisle Warehouse

Salah satu karakteristik utama CQD15SD adalah kemampuan deep reach. Mekanisme scissor fork memungkinkan fork bergerak ke arah depan sehingga pallet dapat ditempatkan dan diambil dari rack secara lebih fleksibel.

Dengan reach distance sekitar 1.067 mm, forklift ini sesuai untuk kebutuhan high-density storage yang membutuhkan pemanfaatan ruang rack secara optimal.

Performa di Area Warehouse

CQD15SD dirancang untuk kebutuhan operasional warehouse dengan ruang manuver yang terkontrol. Dimensi kendaraan, electronic steering, dan turning radius sekitar 1.945 mm mendukung penggunaan pada area penyimpanan dengan aisle terbatas.

Parameter Spesifikasi
Aisle Width Pallet 1.000 × 1.200 mm 3.125 mm
Aisle Width Pallet 800 × 1.200 mm 3.195 mm
Turning Radius 1.945 mm
Travel Speed Laden / Unladen 11 / 12 km/h
Lifting Speed Laden / Unladen 0,45 / 0,5 m/s
Reaching Speed Laden / Unladen 0,2 / 0,23 m/s

Fitur Utama iMOW CQD15SD

🏗

High Lift

Lift hingga sekitar 11,5 meter untuk kebutuhan high-level racking.

📦

1,5 Ton Capacity

Kapasitas angkat 1.500 kg dengan load center 600 mm.

↔

Deep Reach

Scissor fork reach dengan jangkauan sekitar 1.067 mm.

⚡

AC Electric Drive

Drive motor 7 kW dan lift motor 20 kW untuk aktivitas material handling.

🔋

48V / 600Ah

Baterai lead-acid dengan opsi Li-ion dan sideways battery pull-out.

🎛

Electronic Steering

Sistem kemudi elektronik untuk membantu manuver di area warehouse.

Aplikasi iMOW CQD15SD

Dengan kapasitas 1.500 kg dan kemampuan lift hingga sekitar 11,5 meter, CQD15SD dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan material handling, antara lain:

  • High-Level Pallet Racking untuk penyimpanan pallet pada rak bertingkat tinggi.
  • Narrow-Aisle Warehouse untuk fasilitas dengan area aisle yang terbatas.
  • Distribution Center untuk aktivitas penyimpanan dan pengambilan pallet.
  • Manufacturing Warehouse untuk pemindahan material dan komponen produksi.
  • Logistics Warehouse untuk pallet handling dan inventory storage.
  • High-Density Storage untuk memaksimalkan ruang penyimpanan secara vertikal.

Spesifikasi Utama iMOW CQD15SD

Parameter Spesifikasi CQD15SD
Manufacturer EP
Model CQD15SD
Drive Unit Electric AC
Operator Type Standing
Rated Capacity 1.500 kg
Load Center 600 mm
Maximum Lift ±11,5 meter
Reach Distance 1.067 mm
Drive Motor 7 kW
Lift Motor 20 kW
Battery 48V / 600Ah
Battery Type Lead-acid / Li-ion option
Steering Electronic
Tyre Polyurethane
Turning Radius 1.945 mm
Service Brake Electromagnetic
Parking Brake Electromagnetic

Kesimpulan

iMOW CQD15SD Standing Electric Deep Reach Forklift Truck merupakan forklift listrik berkapasitas 1.500 kg yang dirancang untuk kebutuhan material handling pada warehouse, distribution center, dan fasilitas logistik dengan sistem high-level racking.

Kemampuan lift hingga sekitar 11,5 meter, scissor fork reach, AC electric drive, electronic steering, serta baterai 48V/600Ah menjadikan CQD15SD sebagai pilihan untuk operasional warehouse yang membutuhkan efisiensi ruang dan kemampuan penyimpanan vertikal.

Butuh Forklift Listrik untuk Warehouse?

Cari solusi material handling yang sesuai dengan kapasitas, ketinggian rack, dan kondisi aisle warehouse Anda. Konsultasikan kebutuhan forklift dengan tim kami.

Konsultasikan Kebutuhan Forklift
]]>
iMOW CQD15S Electric Reach Truck (1.5 Tonne) https://partnerev.id/products/imow-cqd15s-electric-reach-truck-1-5-tonne/ Mon, 17 Aug 2026 06:40:05 +0000 https://partnerev.id/products/imow-cqd15s-electric-reach-truck-1-5-tonne/ .project-case{ --primary:#15803d; --secondary:#22c55e; --dark:#14532d; --text:#475569; --border:#bbf7d0; --bg:#f7fdf9; max-width:950px; margin:auto; font-family:Inter,Arial,sans-serif; color:var(--text); line-height:1.8; } .project-hero{ background:linear-gradient(135deg,#052e16,#15803d,#22c55e); color:#fff; padding:50px; border-radius:24px; position:relative; overflow:hidden; margin-bottom:30px; } .project-hero:after{ content:""; position:absolute; right:-90px; top:-90px; width:280px; height:280px; border:45px solid rgba(255,255,255,.08); border-radius:50%; } .category{ display:inline-block; padding:8px 18px; border-radius:30px; background:rgba(255,255,255,.12); border:1px solid rgba(255,255,255,.28); font-size:13px; font-weight:700; letter-spacing:.08em; text-transform:uppercase; } .project-hero h1{ margin:20px 0 15px; color:#fff; font-size:40px; line-height:1.25; } .project-hero p{ color:#dcfce7; font-size:17px; max-width:800px; } .project-meta{ display:flex; flex-wrap:wrap; gap:10px; margin:25px 0 30px; } .project-meta span{ background:#f0fdf4; color:#166534; padding:8px 15px; border-radius:30px; font-size:14px; font-weight:600; border:1px solid #dcfce7; } .project-case h2{ color:var(--dark); margin-top:42px; line-height:1.35; } .grid{ display:grid; grid-template-columns:repeat(auto-fit,minmax(210px,1fr)); gap:18px; margin:30px 0; } .card{ background:#fff; border:1px solid var(--border); border-radius:18px; padding:22px; transition:.3s; } .card:hover{ transform:translateY(-5px); box-shadow:0 12px 30px rgba(21,128,61,.10); } .icon{ width:52px; height:52px; border-radius:14px; display:flex; align-items:center; justify-content:center; background:#dcfce7; font-size:25px; } .card h3{ color:var(--dark); margin:14px 0 8px; } .project-highlight{ background:linear-gradient(135deg,#f7fdf9,#ecfdf5); border-radius:18px; padding:28px; border:1px solid var(--border); margin:30px 0; overflow-x:auto; } .project-table{ width:100%; border-collapse:collapse; font-size:15px; } .project-table th{ padding:13px; border:1px solid #bbf7d0; background:#15803d; color:#fff; text-align:left; } .project-table td{ padding:13px; border:1px solid #dcfce7; vertical-align:top; } .project-table tr:nth-child(even){ background:#f7fdf9; } .project-list{ padding-left:22px; } .project-list li{ margin-bottom:10px; } .cta{ background:linear-gradient(135deg,#14532d,#15803d,#22c55e); color:#fff; padding:35px; border-radius:20px; margin:40px 0 10px; text-align:center; } .cta h2{ color:#fff; margin-top:0; } .cta p{ color:#dcfce7; margin-bottom:22px; } .cta-button{ display:inline-block; background:#fff; color:#15803d; padding:12px 24px; border-radius:30px; font-weight:700; text-decoration:none; } @media(max-width:700px){ .project-hero{ padding:32px 24px; } .project-hero h1{ font-size:30px; } .project-hero p{ font-size:16px; } .project-highlight{ padding:18px; } .project-table{ min-width:650px; } }
⚡ Electric Drive 🏭 Reach Truck 📦 Warehouse ↔ Narrow Aisle 🔋 48V / 420Ah 🏋 Capacity 1.500 kg

Dalam warehouse modern, pemanfaatan ruang vertikal menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan. Karena itu, dibutuhkan material handling equipment yang mampu bekerja secara stabil pada area dengan ruang manuver terbatas.

iMOW CQD15S hadir dengan konfigurasi stand-up electric reach truck yang compact, electronic steering, serta mekanisme reach untuk mendukung proses pengambilan dan penempatan pallet pada sistem racking.

🏋

Kapasitas 1,5 Ton

Rated capacity hingga 1.500 kg dengan load center 600 mm untuk kebutuhan pallet handling.

↕

Lift hingga 7,5 Meter

Pilihan konfigurasi mast memungkinkan lift height hingga 7.500 mm.

↔

Reach Distance 665 mm

Mekanisme reach membantu proses penempatan dan pengambilan pallet pada sistem racking.

🔋

Battery 48V

Menggunakan baterai hingga 48V/420Ah dengan berbagai pilihan kapasitas baterai.

Desain dan Teknologi iMOW CQD15S

iMOW CQD15S menggunakan konfigurasi standing electric reach truck dengan desain yang compact untuk kebutuhan operasional warehouse. Wheelbase 1.504 mm dan turning radius sekitar 1.765 mm mendukung manuver pada area dengan ruang terbatas.

Sistem electronic steering membantu operator mengendalikan kendaraan secara lebih terkontrol ketika bekerja di antara racking. Sementara mekanisme reach memungkinkan fork bergerak maju untuk menjangkau pallet pada posisi tertentu.

Sistem Penggerak Listrik AC

CQD15S menggunakan AC drive system dengan drive motor sebesar 4 kW. Kecepatan perjalanan mencapai sekitar 8,5 km/jam saat laden dan 9 km/jam saat unladen.

Untuk sistem lifting, unit menggunakan lift motor 8,2 kW yang mendukung aktivitas pengangkatan pallet secara berulang di dalam warehouse.

Parameter Spesifikasi
Rated Capacity 1.500 kg
Load Center 600 mm
Standard Lift Height 3.000 mm
Optional Lift Height Hingga 7.500 mm
Reach Distance 665 mm
Drive Motor 4 kW
Lift Motor 8,2 kW
Battery 48V / hingga 465Ah
Turning Radius 1.765 mm
Steering Electronic
Tyre Polyurethane

Pilihan Mast dan Lift Height

CQD15S tersedia dengan beberapa konfigurasi mast yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan ketinggian racking. Pilihan 2-stage sesuai untuk kebutuhan penyimpanan menengah, sedangkan 3-stage dapat digunakan untuk aplikasi racking yang lebih tinggi.

Konfigurasi Lift Height Aplikasi
2-Stage Mast 2.700–4.300 mm Warehouse dengan racking menengah
3-Stage Mast 4.000–7.500 mm Warehouse dengan racking tinggi

Dimensi Compact untuk Narrow Aisle

Dengan overall length sekitar 2.335 mm, overall width sekitar 1.078–1.090 mm, serta turning radius 1.765 mm, CQD15S dirancang untuk mendukung aktivitas material handling pada warehouse dengan ruang manuver yang terbatas.

Dimensi Spesifikasi
Overall Length 2.335 mm
Overall Width 1.078 / 1.090 mm
Wheelbase 1.504 mm
Turning Radius 1.765 mm
Fork Length 1.070 mm
Ground Clearance 70 mm

Sistem Baterai 48V

CQD15S menggunakan sistem baterai 48V dengan berbagai pilihan kapasitas, mulai dari 300Ah hingga 465Ah. Tersedia pula pilihan lithium-ion untuk kebutuhan operasional tertentu.

Pilihan kapasitas baterai memungkinkan konfigurasi kendaraan disesuaikan dengan kebutuhan durasi penggunaan dan karakteristik operasional warehouse.

Sistem Pengereman dan Ban

CQD15S menggunakan electromagnetic service brake dan electromagnetic parking brake untuk mendukung kontrol kendaraan selama pengoperasian.

Untuk aplikasi warehouse, unit menggunakan polyurethane tyres dengan konfigurasi roda yang dirancang untuk mendukung stabilitas dan aktivitas material handling di area indoor.

Aplikasi iMOW CQD15S

  • Narrow-Aisle Warehouse untuk aktivitas pallet handling pada lorong dengan ruang manuver terbatas.
  • High-Density Warehouse untuk pemanfaatan ruang penyimpanan secara vertikal.
  • Distribution Center untuk proses receiving, storage, dan dispatch.
  • Logistics Facility untuk aktivitas penyimpanan dan pengambilan material secara rutin.
  • Manufacturing Warehouse untuk pemindahan material dan komponen menuju area produksi.

Keunggulan Utama iMOW CQD15S

🏋

1,5 Ton Capacity

Kapasitas angkat hingga 1.500 kg untuk kebutuhan pallet handling.

↕

Lift hingga 7,5 m

Pilihan mast mendukung kebutuhan penyimpanan pada racking dengan ketinggian berbeda.

⚡

AC Drive System

Drive motor 4 kW mendukung aktivitas perjalanan secara efisien di area warehouse.

↔

Compact Maneuver

Turning radius 1.765 mm membantu mendukung operasional pada narrow aisle.

🔋

Battery 48V

Beragam pilihan kapasitas baterai untuk menyesuaikan kebutuhan operasional.

🎛

Electronic Steering

Sistem kemudi elektronik membantu pengendalian kendaraan saat bermanuver.

Spesifikasi Utama iMOW CQD15S

Parameter iMOW CQD15S
Manufacturer EP
Model CQD15S
Operator Type Standing
Drive Electric AC
Capacity 1.500 kg
Load Center 600 mm
Standard Lift Height 3.000 mm
Maximum Optional Lift 7.500 mm
Reach Distance 665 mm
Drive Motor 4 kW
Lift Motor 8,2 kW
Battery 48V / hingga 465Ah
Travel Speed 8,5 / 9 km/h
Turning Radius 1.765 mm
Steering Electronic
Brake Electromagnetic
Tyre Polyurethane

Kesimpulan

iMOW CQD15S Electric Reach Truck merupakan electric reach truck berkapasitas 1.500 kg yang dirancang untuk kebutuhan material handling pada warehouse, distribution center, dan fasilitas logistik dengan konfigurasi narrow aisle.

Dengan AC drive 4 kW, lift motor 8,2 kW, electronic steering, baterai 48V, serta pilihan mast hingga 7.500 mm, CQD15S menawarkan konfigurasi yang sesuai untuk aktivitas pemindahan dan penyimpanan pallet secara vertikal.

Butuh Electric Reach Truck untuk Warehouse?

Optimalkan material handling dan pemanfaatan ruang gudang dengan solusi forklift listrik yang sesuai dengan kebutuhan operasional Anda.

Konsultasikan Kebutuhan Anda →
]]>
iMOW CPD50L1 Electric Forklift (5.0 Tonne) https://partnerev.id/products/imow-cpd50l1-electric-forklift-5-0-tonne/ Mon, 17 Aug 2026 06:40:05 +0000 https://partnerev.id/products/imow-cpd50l1-electric-forklift-5-0-tonne/ .forklift-article{ --primary:#15803d; --secondary:#22c55e; --dark:#14532d; --text:#475569; --border:#bbf7d0; --bg:#f0fdf4; max-width:950px; margin:auto; font-family:Inter,Arial,sans-serif; color:var(--text); line-height:1.8; } .forklift-hero{ background:linear-gradient(135deg,#052e16,#166534,#22c55e); color:#fff; padding:48px; border-radius:24px; position:relative; overflow:hidden; margin-bottom:30px; } .forklift-hero:after{ content:""; position:absolute; right:-90px; top:-90px; width:280px; height:280px; border:45px solid rgba(255,255,255,.08); border-radius:50%; } .forklift-hero:before{ content:""; position:absolute; left:-100px; bottom:-120px; width:260px; height:260px; border:35px solid rgba(255,255,255,.06); border-radius:50%; } .category{ display:inline-block; padding:7px 16px; border-radius:30px; background:rgba(255,255,255,.12); border:1px solid rgba(255,255,255,.25); font-size:12px; font-weight:700; letter-spacing:.07em; text-transform:uppercase; } .forklift-hero h1{ margin:18px 0 14px; color:#fff; font-size:40px; line-height:1.25; } .forklift-hero p{ color:#dcfce7; font-size:17px; max-width:820px; } .meta{ display:flex; flex-wrap:wrap; gap:10px; margin:25px 0; } .meta span{ background:#dcfce7; color:#166534; padding:8px 15px; border-radius:30px; font-size:13px; font-weight:700; } .forklift-article h2{ color:var(--dark); margin-top:42px; line-height:1.35; } .forklift-article h3{ color:var(--dark); } .grid{ display:grid; grid-template-columns:repeat(auto-fit,minmax(210px,1fr)); gap:18px; margin:30px 0; } .card{ background:#fff; border:1px solid var(--border); border-radius:18px; padding:22px; transition:.3s; } .card:hover{ transform:translateY(-5px); box-shadow:0 12px 30px rgba(22,101,52,.10); } .icon{ width:52px; height:52px; border-radius:14px; display:flex; align-items:center; justify-content:center; background:#dcfce7; font-size:25px; } .card h3{ margin:14px 0 8px; } .highlight{ background:linear-gradient(135deg,#f0fdf4,#dcfce7); border:1px solid var(--border); border-radius:18px; padding:25px; margin:30px 0; overflow-x:auto; } .spec-table{ width:100%; border-collapse:collapse; font-size:14px; } .spec-table th{ background:#15803d; color:#fff; padding:12px; text-align:left; } .spec-table td{ padding:12px; border:1px solid #bbf7d0; } .spec-table tr:nth-child(even){ background:#f0fdf4; } .list{ padding-left:22px; } .list li{ margin-bottom:10px; } .cta{ background:linear-gradient(135deg,#052e16,#15803d,#22c55e); color:#fff; padding:35px; border-radius:22px; margin-top:45px; } .cta h2{ color:#fff !important; margin-top:0; } .cta p{ color:#dcfce7; } .cta-button{ display:inline-block; margin-top:10px; padding:12px 22px; background:#fff; color:#166534; border-radius:30px; font-weight:700; text-decoration:none; } .note{ background:#f8fafc; border-left:4px solid #22c55e; padding:18px 22px; border-radius:12px; margin:25px 0; } @media(max-width:700px){ .forklift-hero{ padding:32px 24px; } .forklift-hero h1{ font-size:29px; } .forklift-hero p{ font-size:15px; } .highlight{ padding:18px; } .spec-table{ min-width:650px; } }
⚡ Electric Drive 🏗 Forklift 5 Ton 🔋 80V / 560Ah ⚙ AC Drive 🏭 Heavy-Duty 📦 Material Handling

Kebutuhan pemindahan material berat membutuhkan forklift dengan kapasitas angkat tinggi, konstruksi stabil, serta sistem penggerak yang mampu mendukung aktivitas operasional secara berulang.

iMOW CPD50L1 hadir sebagai forklift listrik berkapasitas 5 ton yang menggabungkan electric drive, baterai berkapasitas besar, dan pilihan konfigurasi mast untuk menyesuaikan kebutuhan berbagai fasilitas industri.

🏗

Kapasitas 5 Ton

Kapasitas angkat hingga 5.000 kg pada load centre 500 mm untuk kebutuhan material berat.

⚡

AC Drive 18 kW

Motor penggerak AC 18 kW mendukung mobilitas forklift pada area operasional industri.

🔋

Battery 80V

Menggunakan baterai standar 80V/560Ah dengan pilihan kapasitas hingga 80V/690Ah lithium.

📐

Lift hingga 6 Meter

Pilihan mast tersedia hingga ketinggian pengangkatan sekitar 6.000 mm.

Performa Electric Forklift 5 Ton

CPD50L1 menggunakan AC drive system dengan drive motor berdaya 18 kW. Sistem ini dirancang untuk mendukung perjalanan forklift ketika membawa material berat di dalam area warehouse maupun fasilitas industri.

Travel speed mencapai 16 km/h saat laden dan 18 km/h saat unladen. Maximum drawbar pull mencapai 26.000 N, sedangkan gradeability mencapai 15% saat membawa beban dan 20% tanpa beban.

Parameter Spesifikasi
Load Capacity 5.000 kg
Load Centre 500 mm
Drive Motor 18 kW
Lift Motor 25,4 kW
Battery 80V / 560Ah
Travel Speed 16 / 18 km/h
Maximum Mast Height 6.000 mm
Maximum Drawbar Pull 26.000 N

Variasi Mast iMOW CPD50L1

CPD50L1 tersedia dengan beberapa konfigurasi mast untuk menyesuaikan kebutuhan ketinggian pengangkatan. Pilihan mast meliputi 2W, 2F, dan 3F, dengan lift height hingga 6.000 mm.

Konfigurasi Lift Height Kapasitas Tipe
2W300 3.000 mm 5.000 kg Two Stage
2W350 3.500 mm 5.000 kg Two Stage
2W450 4.500 mm 4.000 kg Two Stage
2F350 3.500 mm 5.000 kg Full Free Lift
3F450 4.500 mm 4.000 kg Triplex
3F500 5.000 mm 3.500 kg Triplex
3F600 6.000 mm 2.200 kg Triplex

Sistem Baterai 80V / 560Ah

iMOW CPD50L1 menggunakan sistem baterai 80V/560Ah dengan berat sekitar 396 kg. Tersedia pula pilihan baterai hingga 80V/690Ah lithium untuk kebutuhan operasional tertentu.

Dengan kapasitas baterai yang besar, sistem tenaga ini dirancang untuk mendukung penggunaan forklift secara berulang dalam aktivitas material handling dengan intensitas tinggi.

Dimensi dan Stabilitas

Sebagai forklift berkapasitas 5 ton, CPD50L1 memiliki konstruksi dengan service weight sekitar 7.000 kg dan wheelbase 2.000 mm. Overall width mencapai 1.550 mm dengan turning radius sekitar 2.675 mm.

Dimensi Spesifikasi
Wheelbase 2.000 mm
Overall Length 3.970 mm
Overall Width 1.550 mm
Turning Radius 2.675 mm
Ground Clearance Below Mast 130 mm
Fork Dimensions 55 × 150 × 1.070 mm
Tyre Type Solid Rubber

Aplikasi iMOW CPD50L1

Dengan kapasitas hingga 5 ton dan pilihan konfigurasi mast, CPD50L1 dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan heavy-duty material handling.

  • Warehouse & Distribution Center untuk pemindahan pallet dan material berat.
  • Manufacturing Facility untuk transportasi material antara storage dan production area.
  • Industrial Material Handling untuk material dengan bobot hingga 5.000 kg.
  • Logistics Operation untuk aktivitas loading, unloading, dan pemindahan equipment.
  • Heavy Equipment Handling untuk material berukuran besar dan berbobot tinggi.

Keunggulan Utama iMOW CPD50L1

🏗

5 Ton Capacity

Kapasitas hingga 5.000 kg untuk kebutuhan material handling berat.

⚡

AC Electric Drive

Motor AC 18 kW mendukung mobilitas forklift pada lingkungan industri.

🔋

80V Battery

Sistem baterai 80V/560Ah dengan opsi kapasitas hingga 690Ah lithium.

📐

Multiple Mast

Pilihan mast 2W, 2F, dan 3F dengan lift height hingga 6 meter.

🛞

Solid Rubber Tyres

Ban solid rubber mendukung kebutuhan operasional pada area industri.

🪑

Seated Operator

Konfigurasi operator duduk untuk mendukung aktivitas material handling berulang.

Spesifikasi Teknis iMOW CPD50L1

Parameter Spesifikasi CPD50L1
Manufacturer EP
Model CPD50L1
Drive Electric AC
Operator Type Seated
Load Capacity 5.000 kg
Load Centre 500 mm
Standard Lift Height 3.000 mm
Maximum Available Lift Height 6.000 mm
Drive Motor 18 kW
Lift Motor 25,4 kW
Battery 80V / 560Ah
Battery Option 80V / 690Ah Lithium
Travel Speed Laden / Unladen 16 / 18 km/h
Maximum Gradeability 15 / 20%
Maximum Drawbar Pull 26.000 N
Tyre Solid Rubber
Service Brake Hydraulic / Mechanical
Parking Brake Mechanical
Sound Pressure Level 70 dB(A)

Kesimpulan

iMOW CPD50L1 Electric Forklift merupakan forklift listrik berkapasitas 5 ton yang ditujukan untuk kebutuhan heavy-duty material handling pada warehouse, manufacturing facility, distribution center, dan area industri.

Dengan kapasitas 5.000 kg, AC drive 18 kW, lift motor 25,4 kW, baterai 80V/560Ah, serta pilihan mast hingga 6.000 mm, CPD50L1 menawarkan fleksibilitas untuk berbagai kebutuhan pemindahan material berat.

Butuh forklift listrik untuk kebutuhan industri?
Pilih konfigurasi kapasitas, mast, baterai, dan fitur yang sesuai dengan kondisi operasional warehouse atau fasilitas Anda.

Butuh Electric Forklift 5 Ton?

Konsultasikan kebutuhan material handling Anda dan temukan konfigurasi iMOW CPD50L1 yang sesuai untuk warehouse, manufacturing, distribution center, maupun kebutuhan industri.

Konsultasikan Kebutuhan Anda →
]]>